Apa itu AMD FRTC (Frame Rate Target Control)?
Efek dari AMD Frame Rate Target Control?
Konsumsi Daya Lebih Rendah, Suhu Lebih Dingin
So, whats the point of doing this. Pertama tama mari kita lihat screenshot dibawah ini.


Kami menggunakan The Witcher 3 sebagai pembanding. Di game tersebut, saat FRTC digunakan, dapat Anda lihat pada pojok kanan atas, FPS yang dihasilkan akan berkisar pada 60 FPS, layaknya menggunakan VSync. Lalu untuk apa melakukan hal ini? Pada saat kami menggunakan FRTC pada game tersebut, clock dari graphics card tersebut akan lebih bervariasi, tergantung sejauh mana Anda membutuhkannya. Pada scene yang kami gunakan untuk Screenshot tersebut, GPU sebelum menggunakan FRTC akan berjalan secara maksimum, tetapi saat menggunakan FRTC, clock akan turun berada pada 900MHz.
Lalu efek apa yang dihasilkan? Tentu saja pengurangan konsumsi daya dan suhu yang lebih dingin. Berikut adalah tabel yang kami buat untuk lebih mudah membandingkan Antara yang menggunakan FRTC dan tidak.




Terlihat konsumsi daya berkurang cukup banyak (sekitar 50 Watt) hanya dengan mengaktifkan FRTC. Begitu juga dengan suhu yang turun cukup jauh. Kedua hal tersebut membuat Anda bisa menghemat konsumsi daya listrik sembari menjaga suhu operasi PC tanpa mengurangi kenyamanan bermain Anda. Suhu yang turun juga berimbas pada menurunnya putaran fan, sehingga suara bising dari dalam casing bisa semakin dikurangi.
Mengurangi Efek Stuttering
Kegunaan lain dari FRTC adalah untuk mendapatkan framerate yang lebih stabil sehingga tampilan di monitor akan lebih nyaman dilihat. Misalnya, saat Anda menjalankan game yang cukup berat dan FPS yang didapatkan naik turun dengan cepat, contohnya FPS labil yang menyentuh angka 60 tapi sering turun ke 40 ataupun 30, hal itu akan menyebabkan stutter di monitor. Anda mungkin akan lebih nyaman memainkan game tersebut dengan melakukan limit FPS ke angka 30 FPS atau 40 FPS, karena tidak akan terjadi penurunan framerate secara tiba-tiba yang merusak pengalaman bermain.
Well, untuk hal yang satu ini, Anda harus mencobanya langsung untuk membuktikan efeknya. Di game berat yang menyebabkan naik-turunnya framerate secara drastis, menjaga game berjalan di framerate rendah tapi stabil akan memberikan pengalaman yang lebih baik. Higher better, but not always bring the best experience. 🙂












