China Batasi Ekspor Drone dan Supercomputer

Author
Cerira
Reading time:
August 10, 2015
chndrnes

Kementerian Perdagangan China atau Ministry of Commerce (MOC) mengumumkan sebuah peraturan baru dimana negara tersebut akan membatasi ekspor drone berperforma tinggi mulai 15 Agustus nanti. Langkah ini nampaknya menjadi babak baru dalam perang dingin antara negara tersebut dengan negara Barat dimana drone memang menjadi salah satu senjata andalan di abad ini.

Menurut berita yang dimuat di surat kabar China Daily, pemerintah China mengumumkan dekrit baru tersebut terkait dengan kekhawatiran akan drone canggih serta teknologi-teknologi lain yang bisa mengganggu keamanan negara. Peraturan baru tersebut ditujukan kepada perusahaan-perusahaan yang mengekspor drone dan supercomputer dimana mereka kini harus mendaftarkan terlebih dahulu produk yang akan diekspornya tersebut ke otoritas dagang negara untuk persetujuan.

Dalam keterangan dari South China Morning Post, drone yang masuk dalam kualifikasi canggih dan harus dibatasi ekspornya adalah drone yang memiliki kemampuan untuk tetap berada di udara selama kurang lebih satu jam. Selain itu, disebutkan juga bahwa drone canggih adalah drone yang mampu terbang melalui cuaca buruk, misal angin kencang, serta mampu melayang di udara dengan ketinggian sekitar 50 kaki.

Selain mengirimkan drone untuk didaftarkan, perusahaan China yang akan mengekspor drone juga diharuskan mengisi spesifikasi teknis dari berbagai produk terknologi yang akan diekspor, termasuk rincian penerima dari kontrak tersebut serta apa tujuan penerima dalam menggunakan teknologi yang diimpor tersebut. Proses review sendiri disebutkan akan memakan waktu sekitar 45 hari yang tentunya merupakan jangka waktu yang sangat panjang untuk sebuah teknologi, namun merupakan waktu yang sangat singkat jika bicara tentang birokrasi pemerintahan.

Pembatasan ekspor drone sendiri nampaknya hanya berlaku untuk drone canggih dan tidak untuk drone rekreasi. Menurut Shao Jianhuo, vice presiden DJI Technology, sebuah perusahaan drone terkemuka, pembatasan tersebut menargetkan pada drone yang bukan diproduksi untuk tujuan komersial dan akan melindungi teknologi kunci dari perusahaan China. Sedangkan untuk supercomputer, disebutkan bahwa produk yang dilarang diekspor adalah produk komputer dengan operasi lebih dari 8 tera floating-point per detik.

Langkah-langkah ini nampaknya dilakukan China untuk membalas peraturan pemerintah Amerika Serikat yang pada bulan April lalu dilaporkan telah memblokir Intel yang akan membantu China meningkatkan kinerja supercomputer Tianhe-2 yang diklaim sebagai supercomputer paling cepat di dunia saat ini. Nampaknya China tidak rela jika teknologi canggih drone dan supercomputer buatannyayang sudah terkenal itu dinikmati oleh negara lain, khususnya negara Amerika Serikat.

Share
Load Comments

Gadget

October 19, 2025 - 0

Review Infinix GT 30: Smartphone Gaming Padahal Aslinya All-Rounder!

Ini adalah Infinix GT 30! Ya, hape ini adalah versi…
July 10, 2025 - 0

Fossil Hadirkan Dua Jam Tangan Kolaborasi Marvel Fantastic Four

Fossil mengumumkan hadrinya dua jam tangan eksklusif hasil kolaborasi Marvel…
June 18, 2025 - 0

Review “Singkat” Samsung Galaxy S25 Edge: Smartphone Pemicu Pro-Kontra! Sebaik/Seburuk Itu?

Ini hape yang memicu Pro-kontra.  Banyak orang, bahkan kami pun…
June 17, 2025 - 0

Review Amazfit Active 2 Square: Smartwatch “Kotak” yang Klasik, Canggih, dan Baterai Awet!

Kalian sedang cari smartwatch bentuk kotak yang canggih, baterai irit,…

Laptop

September 7, 2026 - 0

Podcast: Axioo Pakai “ODM Sampah”? ini Penjelasannya!

Harga RAM naik. Harga SSD naik. Nilai tukar Dolar naik.…
September 4, 2026 - 0

Review Acer Swift Air 14 AI: Laptop Kekinian Harusnya Begini!

Ini adalah laptop thin and light 2026 yang sangat kami…
September 3, 2026 - 0

Review Acer Aspire 7 Pro: Kok Bisa Spek Segini Cuma Rp 13 Jutaan?

Hari gini nyari laptop high performance pada mahal semua? Eits…
September 2, 2026 - 0

Review Lenovo IdeaPad Slim 3i (2026): Kencang? Irit? Uji Perdana Laptop Intel “Wildcat Lake”

Kalian harus tahu kalau selain “Core Ultra Series 3”, Intel…

Gaming

September 15, 2026 - 0

Valve Buka Pre-order Steam Frame & Umumkan Harga Resminya

Setelah sekian lama dinantikan, Valve akhirnya buka reservasi pre-order Steam…
September 15, 2026 - 0

Nintendo Umumkan Harga Resmi Switch & Switch 2 di Indonesia

Nintendo akhirnya resmi ungkap harga console Switch dan Switch 2…
September 15, 2026 - 0

Nintendo Switch 2 Versi Zelda 40 Tahun Kini Dijual Reseller Hingga $1700

Akibat kelangkaan karena sold out, reseller kini jual Nintendo Switch…
September 15, 2026 - 0

ASUS Rilis Monitor ProArt PA27UCDV Dengan Reproduksi Warna Tinggi

ASUS ProArt PA27UCDV tawarkan monitor 4K QD-OLED 120Hz yang bisa…