Dukung Data Intensif, HP Luncurkan HP Apollo Systems dan Ragam Solusi Proses Komputasi Baru

Reading time:
August 14, 2015
(Kiri-Kanan): Managing Director, Enterprise Group, HP Indonesia, Hemant Tiwari, bersama dengan Product Manager, HP Servers, HP Indonesia, Ray Christian dan Head of IT Infrastructure Kaskus, Glen Lumanau pada cara temu media HP Apollo Systems di Jakarta.
(Kiri-Kanan): Managing Director, Enterprise Group, HP Indonesia, Hemant Tiwari; Product Manager, HP Servers, HP Indonesia, Ray Christian; Head of IT Infrastructure Kaskus, Glen Lumanau pada cara temu media HP Apollo Systems di Jakarta.

Pada Kamis (13/8), Hewlett-Packard (HP) meluncurkan rangkaian platform dan solusi terbaru yang dirancang khusus untuk membantu para pengguna dan pelanggan untuk memanfaatkan seluruh aset data yang ada. Dengan begitu, pelanggan mampu memanfaatkan seluruh data yang ada tersebut untuk melakukan pengambilan keputusan yang lebih cepat, efisiensi operasional yang lebih baik dan komersialisasi langsung dari konten.

Hemant Tiwari, Managing Director Enterprise Group Indonesia untuk Hewlett-Packard Company.
Hemant Tiwari, Managing Director Enterprise Group Indonesia untuk Hewlett-Packard Company.

Berdasarkan data dari Gartner, terdapat 4,9 milyar perangkat yang saat ini telah terhubung, dan data ini meningkat dibandingkan tahun 2014 sebelumnya. “Dengan banyaknya data yang ada saat ini, maka pembisnis pun mulai harus berpikir akan bagaimana memanfaatkan keseluruhan data yang didapatkan tersebut untuk melakukan analisa, terutama untuk pengambilan keputusan dan prediksi ke depan.” Tutur Hemant Tiwari, Managing Director Enterprise Group Indonesia untuk Hewlett-Packard Company.

Product Manager, HP Servers, HP Indonesia, Ray Christian
Product Manager, HP Servers, HP Indonesia, Ray Christian

Solusi terbaru yang diluncurkan oleh HP kali ini mencakup HP Apollo 2000, seri HP Apollo System 4000, HP Big Data Reference Architecture, HP Integrity Superdome X, dan beberapa server HP seperti ProLiant DL580, DL569, dan BL660c Gen9.

HP Apollo 2000 merupakan jembatan bagi infrastruktur scale-out yang dirancang untuk menghasilkan efisiensi dan kinerja hyperscale di data center tradisional untuk menjalankan beban-beban kerja umum namun berkinerja tinggi. Sementara HP Apollo 4000 Systems yang terdiri dari tiga server, Apollo 4510, Apollo 4530 dan 4200, dirancang secara khusus untuk beban kerja data yang lebih intensif seperti Hadoop dan analisa big data, selain sebagai penyimpanan objek. Perbedaan dari ketiga server seri Apollo 4000 tersebut terletak pada kepadatan kapasitas, skalabilitas kinerja dan fleksibilitas untuk mengubah rasio komputasi. Solusi-solusi yang ditawarkan oleh HP ini juga didukung dengan platform HP Haven Big Data, yang menawarkan HP Vertica dan berbagai mitra HP HyperScale Big Data Ecosystem, termasuk Cleversafe, Scality, Clouera dan Hortonworks. Solusi-solusi ini juga mendukung proyek-proyek open source.

Share
Load Comments

Gadget

October 19, 2025 - 0

Review Infinix GT 30: Smartphone Gaming Padahal Aslinya All-Rounder!

Ini adalah Infinix GT 30! Ya, hape ini adalah versi…
July 10, 2025 - 0

Fossil Hadirkan Dua Jam Tangan Kolaborasi Marvel Fantastic Four

Fossil mengumumkan hadrinya dua jam tangan eksklusif hasil kolaborasi Marvel…
June 18, 2025 - 0

Review “Singkat” Samsung Galaxy S25 Edge: Smartphone Pemicu Pro-Kontra! Sebaik/Seburuk Itu?

Ini hape yang memicu Pro-kontra.  Banyak orang, bahkan kami pun…
June 17, 2025 - 0

Review Amazfit Active 2 Square: Smartwatch “Kotak” yang Klasik, Canggih, dan Baterai Awet!

Kalian sedang cari smartwatch bentuk kotak yang canggih, baterai irit,…

Laptop

May 27, 2026 - 0

Review Polytron Luxia with AMD Ryzen 5: Rp 7 Jutaan, Kencang, Upgradeable, 5X USB, ADP+

Ini dia Laptop pertama Polytron dengan prosesor AMD Ryzen. Harganya?…
May 25, 2026 - 0

Review Acer TravelMate X4 14 AI: Laptop Bisnis AI Cepat, Ringan & Produktif

Kata siapa bisnis UMKM ga butuh Laptop canggih?! Apalagi sekarang…
May 21, 2026 - 0

Review ASUS Zenbook DUO 2026 (UX8407AA): Desain Baru, Makin Kokoh, Makin Kenceng!

Kerja serius pakai laptop thin and light biasa? Kurang mantap…

Gaming

June 8, 2026 - 0

Zenless Zone Zero Versi 3.0 Awali Season 3, Bawa Roscaelifer dan Versi Steam

Zenless Zone Zero Versi 3.0 menjadi pembuka Season 3 dengan…
June 6, 2026 - 0

Stellar Blade Blood Rain Resmi Diumumkan di Summer Game Fest 2026

Shift Up perlihatkan Stellar Blade Blood Rain di Summer Game…
June 6, 2026 - 0

Resident Evil Veronica Resmi Reveal di Summer Game Fest 2026

Setelah bertahun-tahun menjadi bahan rumor dan permintaan komunitas, Resident Evil…
June 6, 2026 - 0

Final Fantasy VII Revelation Tampil Dengan Apik di Summer Game Fest 2026

Setelah penantian panjang selama lebih dari dua tahun, Square Enix…