Jim Keller, Arsitek Legendaris CPU AMD Akhiri Masa Tugasnya

Reading time:
September 19, 2015

Sebuah berita mengejutkan datang dari salah satu produsen prosesor PC terbesar di dunia, Advanced Micro Devices alias AMD. Jim Keller, AMD Chief Architect of Microprocessor Cores mengakhiri tugasnya pada 18 September 2015. Jim Keller sendiri merupakan salah satu orang penting dibalik lahirnya sejumlah prosesor legendaris dari AMD seperti K7 dan K8 beserta teknologi HyperTransport. Tidak sampai disitu saja, Jim Keller juga bertanggung jawab atas pengembangan teknologi x86-64 instruction set yang menjadi cikal bakal lahirnya Athlon 64 dan prosesor-prosesor 64-bit modern di pasaran saat ini. Sempat tergabung bersama Apple dan mengembangkan SoC A4 dan A5, Jim Keller kembali bergabung di tahun 2012 dan memimpin sebuah tim untuk mengembangkan arsitektur CPU generasi terbaru, AMD Zen. Untuk saat ini belum diketahui bagaimana karir selanjutnya dari Jim Keller tetapi dikatakan “ia akan mengejar peluang lainnya”.

Jim Keller
Jim Keller (kanan), mantan AMD Chief Architect of Microprocessor Cores

Berikut penuturan juru bicara AMD yang kami dapatkan melalui sumber berita kami.

“Jim was responsible for overseeing the teams defining the roadmaps for AMD’s CPU cores, systems IP, and server and client SoCs.”

“Jim helped establish a strong leadership team that is well positioned for success as we enter the completion phase of the “Zen” core and associated system IP and SoCs.”

“Jim’s departure is not expected to impact our public product or technology roadmaps, and we remain on track for “Zen” sampling in 2016 with first full year of revenue in 2017.”

Walaupun telah meninggalkan AMD, tampaknya Jim keller telah merampungkan tugasnya dalam mengembangkan arsitektur CPU AMD Zen. Alhasil jika tidak ada perubahan rencana, produk prosesor “AMD Zen” tersebut tampaknya akan segera dapat dinikmati paling cepat pada penghujung tahun 2016 atau awal tahun 2017. Seperti kita ketahui, arsitektur CPU AMD Zen diharapkan mampu membuat kancah persaingan produk prosesor PC kembali memanas. Saat ini AMD menunjuk Mark Papermaster, AMD Chief Technology Officer, sebagai pengganti Jim Keller untuk memimpin tim yang ditinggalkannya.

Sumber

Share
Load Comments

Gadget

October 19, 2025 - 0

Review Infinix GT 30: Smartphone Gaming Padahal Aslinya All-Rounder!

Ini adalah Infinix GT 30! Ya, hape ini adalah versi…
July 10, 2025 - 0

Fossil Hadirkan Dua Jam Tangan Kolaborasi Marvel Fantastic Four

Fossil mengumumkan hadrinya dua jam tangan eksklusif hasil kolaborasi Marvel…
June 18, 2025 - 0

Review “Singkat” Samsung Galaxy S25 Edge: Smartphone Pemicu Pro-Kontra! Sebaik/Seburuk Itu?

Ini hape yang memicu Pro-kontra.  Banyak orang, bahkan kami pun…
June 17, 2025 - 0

Review Amazfit Active 2 Square: Smartwatch “Kotak” yang Klasik, Canggih, dan Baterai Awet!

Kalian sedang cari smartwatch bentuk kotak yang canggih, baterai irit,…

Laptop

April 29, 2026 - 0

Review Axioo Pongo 755 AMD: Sama Kencangnya, Sama Komplitnya, Lebih Murah Harganya

Ini Laptop Gaming pertama dari Axioo dengan prosesor AMD Ryzen.…
April 27, 2026 - 0

Review Acer Predator Helios 16 AI: Laptop Gaming 16″ Paling “Monster” dari Acer!

Ini adalah Acer Predator Helios 16 AI! Walaupun ukurannya 16…
April 26, 2026 - 0

Review ASUS ROG Strix G16 (G615): Laptop ROG Kelas Atas dengan RTX 5080, Sekencang Apa?

Ini adalah Laptop Gaming Monster dari ASUS yang performanya super…
April 13, 2026 - 0

Review Axioo Hype AI 5: Racikan Kencang Merk Lokal dengan Intel Core Ultra

Ini Laptop tipis dan ringan pertama dari Axioo dengan prosesor…

Gaming

April 30, 2026 - 0

Film Nintendo Berikutnya Garapan Illumination Dikabarkan Rilis April 2028

Sebuah film Nintendo baru garapan Illumination dilaporkan muncul di jadwal…
April 30, 2026 - 0

Nama WUCHANG: Fallen Feathers Dibeli Digital Bros

Digital Bros resmi membeli IP WUCHANG: Fallen Feathers dari Chengdu…
April 30, 2026 - 0

Windrose Janjikan Daerah Baru Bernama Ashlands via Roadmap

Windrose bagikan roadmap terbarunya dengan janji akan bawakan daerah baru…
April 29, 2026 - 0

EA Sebut 85 Persen Proses QA Mereka Kini Sudah Gunakan AI

EA mengungkap sekitar 85 persen proses quality assurance mereka kini…