Terlalu Lambat, Polisi Stop Mobil Otomatis Google

Reading time:
November 15, 2015

Kepolisian wilayah Mountain View, California, Amerika Serikat, disebut menghentikan mobil otomatis milik Google. Mobil Google tersebut disebut berjalan terlalu lambat, sehingga memicu terjadinya antrean panjang di belakangnya. Hal itulah yang membuat pihak kepolisian terpaksa menghentikannya.

Google Self-Driving Car

Berdasarkan penjelasan dari pihak berwajib di wilayah Mountain View, mobil otomatis Google dipantau berjalan di kecepatan hanya 24 mil/jam, sekitar 39 km/jam, di jalan yang memiliki kecepatan rata-rata 35 mil/jam, sekitar 56 km/jam. Kecepatan yang terlalu rendah membuat mobil lain terpaksa melambat dan menumpuk di belakang mobil Google tersebut. Kepolisian setempat menyadari bahwa mobil tersebut adalah kendaraan uji coba Google, mereka langsung mengamankannya dan menghubungi pihak Google.

Google sendiri membenarkan kejadian tersebut. Mereka mengakui bahwa karena alasan keamanan, mobil otomatis hanya diatur agar berjalan di kecepatan tertinggi 25 mil/jam. Mereka juga menyebutkan bahwa sejauh ini, mobil otomatis mereka tidak pernah melanggar peraturan lalu lintas dan mendapatkan tilang. Google tampaknya tidak terlalu menganggap kejadian ini suatu masalah yang berarti.

Mobil otomatis Google saat ini memang tengah diuji coba di beberapa wilayah, termasuk di Mountain View, California. Google juga menyebutkan bahwa mereka menyertakan pengemudi pendamping di setiap mobil otomatis yang diuji coba untuk saat ini. Langkah tersebut diambil untuk memastikan keamanan dari mobil otomatis dan apapun yang ada di sekitarnya.

Share
Load Comments

Gadget

October 19, 2025 - 0

Review Infinix GT 30: Smartphone Gaming Padahal Aslinya All-Rounder!

Ini adalah Infinix GT 30! Ya, hape ini adalah versi…
July 10, 2025 - 0

Fossil Hadirkan Dua Jam Tangan Kolaborasi Marvel Fantastic Four

Fossil mengumumkan hadrinya dua jam tangan eksklusif hasil kolaborasi Marvel…
June 18, 2025 - 0

Review “Singkat” Samsung Galaxy S25 Edge: Smartphone Pemicu Pro-Kontra! Sebaik/Seburuk Itu?

Ini hape yang memicu Pro-kontra.  Banyak orang, bahkan kami pun…
June 17, 2025 - 0

Review Amazfit Active 2 Square: Smartwatch “Kotak” yang Klasik, Canggih, dan Baterai Awet!

Kalian sedang cari smartwatch bentuk kotak yang canggih, baterai irit,…

Laptop

May 27, 2026 - 0

Review Polytron Luxia with AMD Ryzen 5: Rp 7 Jutaan, Kencang, Upgradeable, 5X USB, ADP+

Ini dia Laptop pertama Polytron dengan prosesor AMD Ryzen. Harganya?…
May 25, 2026 - 0

Review Acer TravelMate X4 14 AI: Laptop Bisnis AI Cepat, Ringan & Produktif

Kata siapa bisnis UMKM ga butuh Laptop canggih?! Apalagi sekarang…
May 21, 2026 - 0

Review ASUS Zenbook DUO 2026 (UX8407AA): Desain Baru, Makin Kokoh, Makin Kenceng!

Kerja serius pakai laptop thin and light biasa? Kurang mantap…

Gaming

June 12, 2026 - 0

Stellar Blade Blood Rain Janjikan Karakter Protagonis Yang Lebih Kuat

Evie, protagonis baru untuk Stellar Blade: Blood Rain, dipastikan Shift…
June 12, 2026 - 0

Gears of War: E-Day Siapkan Campaign Dengan Durasi Terpanjang

The Coalition memastikan campaign di Gears of War: E-Day akan…
June 12, 2026 - 0

Roblox Diklaim Ingin “Jalan Damai” Untuk Ratusan Gugatan Keamanan Anak

Roblox diklaim ingin selesaikan lebih dari 150 gugatan terkait dugaan…
June 12, 2026 - 0

Xbox Kaji Ulang Strategi Console Next-Gen Mereka

Xbox sedang mengevaluasi kembali pendekatan untuk Project Helix, dengan faktor…