Apple Setuju Bayar Royalti ke Ericsson Selama 7 Tahun

Reading time:
December 22, 2015
apple-corporate-office-620x400

Perselisihan hak paten antara Apple dan Ericsson yang sudah berjalan hampir satu tahun akhirnya menemukan titik akhir. Apple dikabarkan siap membayar royalti kepada Ericsson selama 7 tahun akibat pelanggaran penggunaan standar teknologi 3G dan 4G yang terpasang pada iPhone dan iPad.

Apple dan Ericsson sebenarnya sempat bekerjasama dalam melakukan kesepakatan teknologi silang paten. Setelah perjanjian tersebut akan berakhir, Apple sempat menolak membayar biaya royalti yang harus dibayar karena dianggap terlalu mahal. Padahal pihak Ericsson berujar bahwa biaya royalti yang harus dibayar dianggap cukup wajar.

Kini atas pelanggaran yang dilakukannya, Apple pun diharuskan membayar royalti dengan harga yang lebih tinggi. Ericsson diprediksi akan memperoleh dana pemasukan dari Apple atas hak kekayaan intelektualnya sebesar USD 1.64 milar.

Mengenai pelanggaran yang dilakukan Apple, ada sekitar 41 pelanggaran paten yang dilanggarnya. Ericsson yang tengah meradang pada saat itu karena royaltinya tidak bayar, meminta pihak pengadilan untuk melarang Apple menjual semua unit iPhone dan iPad yang telah beredar di pasaran.

Meskipun saat ini sudah tidak memproduksi ponsel lagi, Ericsson tampaknya tengah menikmati hasil pemasukan dari hak kekayaan intelektual yang dimilikinya. Menurut berita yang kami sadur dari Digital Trends, setelah kasus dengan Apple rampung, Ericsson dikabarkan siap menuntut produsen smartphone lainnya, antara lain Samsung dan Xiaomi.

Share
Load Comments

Gadget

October 19, 2025 - 0

Review Infinix GT 30: Smartphone Gaming Padahal Aslinya All-Rounder!

Ini adalah Infinix GT 30! Ya, hape ini adalah versi…
July 10, 2025 - 0

Fossil Hadirkan Dua Jam Tangan Kolaborasi Marvel Fantastic Four

Fossil mengumumkan hadrinya dua jam tangan eksklusif hasil kolaborasi Marvel…
June 18, 2025 - 0

Review “Singkat” Samsung Galaxy S25 Edge: Smartphone Pemicu Pro-Kontra! Sebaik/Seburuk Itu?

Ini hape yang memicu Pro-kontra.  Banyak orang, bahkan kami pun…
June 17, 2025 - 0

Review Amazfit Active 2 Square: Smartwatch “Kotak” yang Klasik, Canggih, dan Baterai Awet!

Kalian sedang cari smartwatch bentuk kotak yang canggih, baterai irit,…

Laptop

June 24, 2026 - 0

Review Lenovo Legion Pro 7i FIFA World Cup Edition: Laptop Gaming Kolaborasi Spesial Piala Dunia!

Ini adalah laptop gaming limited edition dari Lenovo, yang kolaborasi…
June 23, 2026 - 0

Review ASUS Zenbook A14 (UX3407) 2026: Laptop Snapdragon X2 Elite Paling Ringan, Irit, & Kencang

Laptop 18-Core ini bodinya tipis dan beratnya enteng banget cuman…
June 18, 2026 - 0

Review ASUS ROG Zephyrus Duo (2026): Kencang “Pol” Buat Multitasking & Gaming AAA

Laptop Gaming kekinian tuh harusnya kayak gini. Ini adalah “ASUS…
May 27, 2026 - 0

Review Polytron Luxia with AMD Ryzen 5: Rp 7 Jutaan, Kencang, Upgradeable, 5X USB, ADP+

Ini dia Laptop pertama Polytron dengan prosesor AMD Ryzen. Harganya?…

Gaming

June 25, 2026 - 0

Valve Dorong SteamOS Untuk Ubah PC Gaming Jadi Console

Valve memperluas SteamOS ke PC gaming dengan rangkul NVIDIA demi…
June 25, 2026 - 0

Valve Ungkap Alasan Tingginya Harga Steam Machine

Valve menjelaskan alasan Steam Machine dibanderol di atas $1000, menyoroti…
June 25, 2026 - 0

Unreal Engine 5.8 Siapkan Optimisasi Performa yang Besar

Epic Games sebutkan Unreal Engine 5.8 akan menjadi versi paling…
June 25, 2026 - 0

Rumor: PS6 Diklaim Akan Gunakan Frame Generation Berbasis AI

Bocoran terbaru menyebut PS6 akan mengandalkan AI, Super Resolution, dan…