Interstellar Jadi Film yang Paling Banyak Dibajak di 2015

Reading time:
December 28, 2015
interstellar-film

Sebentar lagi kita akan memasukki pergantian tahun ke 2016, dan tentu saja berbagai film yang diantisipasi juga akan hadir di tahun tersebut. Walau demikian, harus kita akui bahwa film-film di tahun 2015 ini sendiri sebenarnya juga tidak kalah menarik.

Sebut saja, kita sudah disuguhi berbagai film box office yang menjadi populer di tahun 2015 seperti Avengers: Age of Ultron, Jurassic World, Furious 7, hingga Star Wars: The Force Awakens yang tayang di pertengahan bulan Desember 2015 kemarin. Namun tentu saja, berbagai film box office yang berhasil tembus peraihan US$ 1 juta tersebut juga tidak kalah banyak dibajaknya.

Berdasarkan data dari perusahaan Excipio via Screen Crush, film karya Christoper Nolan, “Interstellar”, menduduki posisi pertama dari daftar film yang paling sering dibajak. Daftar tahun ini juga memuat data film tahun lalu, berhubung seperti yang kita tahu bahwa ketika sebuah film tayang di layar lebar, maka butuh waktu beberapa bulan kemudian hingga versi DVD atau Bluray-nya rilis di pasaran. Dan Interstellar pun tidak masuk pengecualian.

Berikut adalah 10 film paling sering dibajak sepanjang tahun 2015, dan di antaranya masih termasuk film yang tayang perdana di layar lebar tahun 2014 lalu:

1. Interstellar (2014) – 46,762,310
2. Furious 7 (2015) – 44,794,877
3. Avengers: Age of Ultron (2015) – 41,594,159
4. Jurassic World (2015) – 36,881,763
5. Mad Max: Fury Road (2015) – 36,443,244
6. American Sniper (2014) – 33,953,737
7. Fifty Shades of Grey (2015) – 32,126,827
8. The Hobbit: The Battle of the Five Armies (2014) – 31,574,872
9. Terminator: Genisys (2015) – 31,001,480
10. Kingsman: The Secret Service (2015) – 30,922,987

Tahun 2014 lalu, film yang paling sering dibajak dipegang oleh Wolf of Wall Street dengan 30 juta download. Hasil ini sendiri membuktikan bahwa pembajakan semakin meningkat setiap tahunnya, bahkan tahun 2015 ini meningkat hingga 55 persen.

Apa artinya? Hasil ini membuktikan juga bahwa penetrasi internet di dunia semakin tinggi setiap tahunnya sehingga akses untuk melakukan download ilegal ini lebih leluasa ketimbang tahun-tahun sebelumnya. Apakah berarti hal ini merugikan pihak studio yang telah susah payah membuat filmnya? Rasanya terlalu sempit jika menyalahkan pembajakan semata jika berbicara untung dan rugi sebuah studio film, tetapi secara logikanya pembajakan memang salah satu alasan pihak studio bisa merugi. Karena bisa di-download dengan mudah, besar kemungkinan sebagian orang tidak tertarik untuk “membayar” (misalnya, menonton di bioskop atau membeli produk videonya) untuk bisa menonton film.

Share
Load Comments

Gadget

October 19, 2025 - 0

Review Infinix GT 30: Smartphone Gaming Padahal Aslinya All-Rounder!

Ini adalah Infinix GT 30! Ya, hape ini adalah versi…
July 10, 2025 - 0

Fossil Hadirkan Dua Jam Tangan Kolaborasi Marvel Fantastic Four

Fossil mengumumkan hadrinya dua jam tangan eksklusif hasil kolaborasi Marvel…
June 18, 2025 - 0

Review “Singkat” Samsung Galaxy S25 Edge: Smartphone Pemicu Pro-Kontra! Sebaik/Seburuk Itu?

Ini hape yang memicu Pro-kontra.  Banyak orang, bahkan kami pun…
June 17, 2025 - 0

Review Amazfit Active 2 Square: Smartwatch “Kotak” yang Klasik, Canggih, dan Baterai Awet!

Kalian sedang cari smartwatch bentuk kotak yang canggih, baterai irit,…

Laptop

May 21, 2026 - 0

Review ASUS Zenbook DUO 2026 (UX8407AA): Desain Baru, Makin Kokoh, Makin Kenceng!

Kerja serius pakai laptop thin and light biasa? Kurang mantap…
May 14, 2026 - 0

Review ASUS Zenbook S14 OLED (UX5406AA): Baterai Awet, Performa Makin Kenceng, Desain Tetap Mewah

Ini adalah laptop terbaru dari ASUS yang cantik banget! Bodinya…
May 8, 2026 - 0

Review ASUS ExpertBook Ultra (2026): Ultra Tipis, Ultra Kencang, Ultra Irit

ASUS ExpertBook Ultra ini bisa dikatakan sebagai Laptop Bisnis pertama…

Gaming

May 21, 2026 - 0

Ubisoft PHK Lebih Dari 1000 Karyawan Dalam Setahun Terakhir

Dampak restrukturisasi yang dilakukan Ubisoft telah memangkas lebih dari 1000…
May 21, 2026 - 0

Poppy Playtime Chapter 5 Meluncur ke Console pada Akhir Mei

Setelah melalui 3 bulan penantian, akhirnya game horror Poppy PlayTime…
May 21, 2026 - 0

Embark Studios Jelaskan Sistem Matchmaking ARC Raiders

Embark Studios beberkan sistem matchmaking di ARC Raiders, sekaligus patahkan…
May 21, 2026 - 0

Spellcasters Chronicles Dihentikan Oleh Quantic Dream

Quantic Dream resmi menghentikan layanan Spellcasters Chronicles dan tutup server,…