Review Notebook: ASUS UX305F
The Notebook

Unit review yang mampir ke meja pengujian kami ini menggunakan warna putih sebagai warna utamanya dan di perindah dengan diamond cutting di bagian pinggirnya serta pada bagian trackpad. Selain warna putih, ASUS UX305F juga memiliki pilihan warna hitam dan gold champagne yang tidak kalah menawan. Walaupun dimensinya sangat tipis, casing ASUS UX305F terasa sangat solid dan kami tidak merasakan adanya kekosongan antara casing bagian atas dengan bagian komponen di dalamnya.

Dengan casing setipis ini, ASUS menggunakan prosesor yang dapat menggunakan pendingin pasif atau fanless. Hal ini memang bisa dikatakan sangat baru untuk sebuah notebook yang tidak dilengkapi dengan fan pendingin dan hanya mengandalkan heatsink untuk mendinginkan prosesor. Tetapi hal ini memang diijinkan oleh Intel. Kami tidak terlalu merasakan panas yang berlebihan ketika menggunakan notebook ini saat berada di pangkuan untuk menjalankan aplikasi harian yang ringan, namun hawa panas akan sedikit terasa pada bagian tengah notebook ketika kami mulai melakukan benchmark dalam jangka panjang yang cukup menguras prosesornya, tetapi panas yang dihasilkan tidak terlalu mengganggu.

















