Review Smartphone ZTE Blade S7

Author
Irham
Reading time:
March 20, 2016

Uji Performance

Benchmark

Untuk menguji performa dari Lenovo ZTE Blade S7 kami melakukan serangkaian performace test dengan beberapa aplikasi benchmark. Bechmark yang kami gunakan dalam pengujian ini antara lain AnTuTu, Geekbench, 3DMark, dan PCMark. Dan berikut adalah hasil benchmark yang kami lakukan menggunakan empat jenis aplikasi tersebut.

AnTuTu 6.0

Aplikasi benchmark yang satu ini adalah salah satu yang paling banyak digunakan untuk mengukur kekuatan sebuah perangkat Android. Beberapa hal yang diuji di AnTuTu antara lain User Experience (UX), CPU, RAM, GPU, dan I/O. Semakin tinggi hasilnya, semakin baik.

ZTE-Blade-S7-AnTuTu

 

Geekbench 3.3.2

GeekBench 3 merupakan benchmark cross platform yang mengukur kinerja prosesor sebuah perangkat smartphone, tablet, dan PC. Aplikasi ini menggunakan skenario simulasi real world sehingga mampu menganalisa performa sebuah prosesor saat menggunakan single core atau multi core. Semakin tinggi nilainya, semakin baik.

ZTE-Blade-S7-Geekbench

 

3DMark Ice Storm Unlimited

Benchmark ini ditujukan untuk menguji performa dari sistem pada sebuah smarpthone Android dalam menangani pemrosesan grafis. Semakin tinggi hasilnya, semakin baik smartphone tersebut menjalankan proses grafis.

ZTE-Blade-S7-3DMark

 

PCMark

Aplikasi benchmark ini mengukur performa dan umur baterai pada smartphone maupun tablet Android, lewat pengujian yang berbasis aktivitas sehari-hari yang biasa dilakukan oleh user, bukan algoritma yang bersifat abstrak. Skor yang dihasilkan diklaim mampu mencerminkan performa sesungguhnya dari perangkat tersebut.

Screenshot_2016-03-14-08-25-23
Dari keseluruhan pengujian, performa dari ZTE Blade S7 cukup mengakomodir di berbagai kebutuhan. Mulai dari multimedia, browsing, social media, dan juga gaming. Namun untuk pengujian performa tinggi seperti benchmark dan gaming, perangkat ini mengalami sedikit masalah overheating.

Kami menjalankan salah satu aplikasi game FPS online yaitu Crisis Action, dan dalam beberapa saat pemakaian perangkat ini langsung terasa hangat. Meskipun tidak mempengaruhi performa tapi cukup menganggu kenyamanan dalam genggaman.

Kamera

Hasil gambar dari kamera Blade S7 terbilang cukup baik. Dengan bantuan laser auto fokus, membuat proses fokus dan pengambilan gambar jauh lebih cepat. Secara kualitas juga lumayan, tapi belum bisa dikatakan mampu bersaing dengan smartphone-smartphone fotografi di kelas menengah. Mode manual mungkin juga bisa menjadi salah satu kelabihan dari Blade S7, dimana pengguna bisa mengatur sendiri exposure, aperture dan juga shutter speed.

Kamera Belakang

Disamping itu kamera depan 13 MP yang menjadi andalannya juga memiliki kualitas yang baik, meskipun hanya pada lingkungan outdoor atau tempat yang cukup cahaya. Sementara di lingkup yang gelap juga belum begitu maksimal. Fitur beautification yang tersedia mungkin cukup berguna bagi kalangan pengguna wanita, karena bisa menambah pengalaman selfie. Untuk kebutuhan sosial media, secara keseluruhan fitur kamera dari Blade S7 sudah cukup optimal.

Kamera Depan

Baterai

Pengujian baterai dilakukan menggunakan aplikasi benchmark PCMark. Dengan kapasitas baterai 2500mAh, hasil yang didapatkan untuk ZTE  Blade S7 adalah 6 jam 19 min. Angka tersebut terbilang standar dengan rata-rata smartphone kebanyakan dengan kapasitas baterai dibawah 3000mAh menyentuh waktu benchmark 6-7 jam. Sementara untuk pengisiannya lebih dari dua jam, cukup lama dikarenakan pula adaptor charger dengan outputnya yang kecil yaitu hanya 1A.

ZTE-Blade-S7--Battery-PCMark

PCMark Battery

ZTE-Blade-S7--Battery-Log

Battery Log

Share
Load Comments

Gadget

October 19, 2025 - 0

Review Infinix GT 30: Smartphone Gaming Padahal Aslinya All-Rounder!

Ini adalah Infinix GT 30! Ya, hape ini adalah versi…
July 10, 2025 - 0

Fossil Hadirkan Dua Jam Tangan Kolaborasi Marvel Fantastic Four

Fossil mengumumkan hadrinya dua jam tangan eksklusif hasil kolaborasi Marvel…
June 18, 2025 - 0

Review “Singkat” Samsung Galaxy S25 Edge: Smartphone Pemicu Pro-Kontra! Sebaik/Seburuk Itu?

Ini hape yang memicu Pro-kontra.  Banyak orang, bahkan kami pun…
June 17, 2025 - 0

Review Amazfit Active 2 Square: Smartwatch “Kotak” yang Klasik, Canggih, dan Baterai Awet!

Kalian sedang cari smartwatch bentuk kotak yang canggih, baterai irit,…

Laptop

July 29, 2026 - 0

Review Lenovo Yoga Slim 7i Ultra Aura Edition (14IPH11): Laptop Mewah Idaman Kami!

Bodi Lenovo Yoga Slim 7i Ultra Aura Edition Form Factor…
July 22, 2026 - 0

Review Zyrex D-Tech: Rp 6 Jutaan, AMD Ryzen Quad-Core, Bisa Upgrade, Tapi…

Bodi Zyrex D-Tech Form Factor Clamshell atau Laptop Klasik Material…
July 20, 2026 - 0

Review Axioo Hype AMD X1: Terjangkau, Kencang, & Aman Kalau Dimaling

Bodi Form Factor Clamshell atau Laptop Klasik Material Polikarbonat Pilihan…
July 16, 2026 - 0

Review Dell Pro 14 Essential: Dell Bikin Laptop Bisnis Terjangkau? Performanya Gimana?

Bodi Dell Pro 14 Essential Form Factor Clamshell Material Polikarbonat…

Gaming

July 29, 2026 - 0

Gamer Cerdik Gabungkan 2 GeForce RTX 30, Ringankan Beban Frame Generation

Gamer cerdik berhasil gabungkan GeForce RTX 3090 dan RTX 3050…
July 29, 2026 - 0

Steam Frame Terancam Makin Mahal Akibat Harga Chip Qualcomm Naik

Kenaikan harga chipset Qualcomm dikabarkan dapat membuat perangkat Steam Frame…
July 29, 2026 - 0

TCL Masuk ke Pasar Gaming Monitor Premium Lewat OLED+ Pro X3B

TCL meluncurkan monitor dual-mode OLED+ Pro X3B, dengan panel 4K…
July 29, 2026 - 0

Stop Killing Games Kritik Keputusan Sony Hapus Disc PlayStation

Stop Killing Games mengkritik keputusan Sony menghentikan disc PlayStation dan…