Uji Singkat NVIDIA GeForce GT 710

Reading time:
March 31, 2016
NVIDIA GT 710 DDR3

NVIDIA membuka tahun 2016 dengan meluncurkan graphic card untuk kalangan pemula dari lini GeForce 700 Series yaitu, GeForce GT 710. Otak cerdas di balik graphics card dengan kisaran harga $49,99 (MSRP online) ini adalah chip GPU GK208 berbasiskan arsitektur Kepler  yang memiliki 192 CUDA Cores; 16 Texture Units; 8 ROP Units).
GPU GK208 pada GT 710 hadir dengan clock sebesar 954 MHz tanpa teknologi GPU Boost dan didampingi oleh memori DDR3 yang berjalan pada kecepatan hingga 1800 MHz untuk konfigurasi tertinggi. GPU dan Memori DDR 3 pada GT 710 dihubungkan oleh memory bus sebesar 64-bit.

Jika melihat spesifikasinya, graphic card ini memang bukan untuk Anda yang mencintai performa tinggi, namun GeForce GT 710 ini lebih ditujukan untuk Anda yang masih setia dengan sistem sekelas Intel Pentium Dual-Core dan memanfaatkan Internal Graphic Processing atau (IGP)-nya.

NVIDIA GT 710 DDR3 Top View

Menariknya, meski tak ditujukan untuk para pencinta performa tinggi, para produsen ternama yang  menjadi partner NVIDIA turut menyambutnya dengan hangat. Kami menemukan setiap produsen setidaknya menggelontorkan dua model untuk GeForce GT 710 dengan pilihan sistem pendingin ataupun kapasitas memori berbeda.

Hal ini yang membuat kami merasa penasaran dan kebetulan kami berkesempatan menjajal graphic card terbaru dari NVIDIA karena graphic card ini sempat mampir ke Lab. Pengujian Tim JagatReview. Dan untuk membuktikan klaim yang buat NVIDIA, kami menguji Graphic card GT 710 dengan membandingkannya dengan GPU Intel HD milik Intel Pentium Dual-Core G3258 pada sistem yang sama. Berikut sistem yang kami gunakan:

  • Prosesor: Intel Pentium Dual-Core G3258
  • Motherboard: MSI H81M-E33
  • Memori: Kingston HyperX Blu 4GB 1333
  • PSU: Corsair CX500
  • Monitor: Dell S2240.
GT-710DA

Kebetulan, graphic card GT 710 yang kami terima adalah miliki Digital Alliance yang hadir dengan sistem pendingin aktif dan memori sebesar 2 GB. Sayangnya memori tersebut hanya berjalan pada clock memori 1600 MHz, jadi untuk mendapatkan performa terbaiknya kami meningkatkan sedikit clock memorinya ke angka 1800. Penasaran seberapa besar peningkatan performanya, berikut hasil pengujian singkat kami!

GT-710-3DMark-11

Untuk pengujian game, kami mencobanya dengan game online kompetitif seperti Dota 2 dan CS:GO. Tak lupa kami menjajal performa graphic card kelas entry ini untuk memainkan game GTA V yang kini cukup banyak di mainkan. Inilah hasil pengujian kami!

GT-710-Game

Ya, dengan menambamkan GT 710 pada sistem yang kami gunakan, peningkatan performa graphic sebesar 50-60% berhasil kami dapatkan. Pada resolusi 1366 x 768 game Dota 2 dan CS:GO dapat dimainkan lebih kompetitif, bahkan Anda bisa menggunakan seting medium pada game CS:GO di resolusi tersebut. Jika masih penasaran, Anda bisa mengetahui performa GT 710 lebih lanjut pada video di bawah ini!

 

Share
Load Comments

Gadget

October 19, 2025 - 0

Review Infinix GT 30: Smartphone Gaming Padahal Aslinya All-Rounder!

Ini adalah Infinix GT 30! Ya, hape ini adalah versi…
July 10, 2025 - 0

Fossil Hadirkan Dua Jam Tangan Kolaborasi Marvel Fantastic Four

Fossil mengumumkan hadrinya dua jam tangan eksklusif hasil kolaborasi Marvel…
June 18, 2025 - 0

Review “Singkat” Samsung Galaxy S25 Edge: Smartphone Pemicu Pro-Kontra! Sebaik/Seburuk Itu?

Ini hape yang memicu Pro-kontra.  Banyak orang, bahkan kami pun…
June 17, 2025 - 0

Review Amazfit Active 2 Square: Smartwatch “Kotak” yang Klasik, Canggih, dan Baterai Awet!

Kalian sedang cari smartwatch bentuk kotak yang canggih, baterai irit,…

Laptop

March 18, 2026 - 0

Review ADVAN Workmate Ultra: Laptop Intel Core Ultra di Bawah Rp 8 Juta?!

Laptop pakai Intel Core Ultra 5 cuma Rp 8 Juta?…
March 17, 2026 - 0

Review Lenovo Legion Pro 5 Gen 10: Laptop 16-Core Buat Kerja Berat & Main Game AAA

Hei Lenovo! Kalian itu mau sedekah?! Masa’ harga Laptop Gaming…
February 21, 2026 - 0

Review ASUS Zenbook 14 OLED (UM3406GA): Laptop Tipis-Ringan Kelas Atas dengan AMD Ryzen AI 400

Ini dia Laptop tipis dan ringan terbaru dengan prosesor “AMD…

Gaming

March 18, 2026 - 0

Co-Founder Embark Studios Tinggalkan Perusahaan Akibat Tuduhan Pelecehan

Co-founder Embark Studios, Rob Runesson, keluar dari studio itu setelah…
March 18, 2026 - 0

Death Stranding 2 Perlihatkan Konten & Fitur Baru Jelang Rilis di PC

Mendekati rilisnya di PC, Death Stranding 2 perlihatkan adanya konten…
March 18, 2026 - 0

Pimpinan Take Two Sebut AI Tak Bisa Ciptakan Game Yang Sukses

Pimpinan Take Two, Strauss Zelnick, menegaskan bahwa AI hanya dapat…
March 18, 2026 - 0

Kreator MindsEye Berpisah Dari Publisher IO Interactive

Publisher IO Interactive resmi mengakhiri kerja samanya dengan Build a…