Review Smartphone Huawei Mate 8

Author
Irham
Reading time:
April 9, 2016

Diluncurkan di akhir tahun 2015, Huawei Mate 8 digadang-gadang menjadi sebuah smartphone flagship yang paling powerfull ditahun tersebut. Perangkat ini sebenarnya merupakan kelanjutan dari seri Ascend Mate, dimana Huawei sebelumnya meluncurkan Huawei Ascend Mate 7. Kini Huawei tak lagi menggunakan ‘Ascend’ dalam produk premium terbarunya yang diberi nama Huawei Mate 8. Menggunakan chipset pabrikasi Huawei sendiri yaitu Kirin 950,  performanya digadang-gadang sudah mampu  mengalahkan smartphone premium dari Samsung, yaitu Galaxy Note 5 yang menggunakan SoC Exynos 7420.

Tak cuma soal performa, Huawei juga tak mau ketinggalan dengan Apple dalam menghadirkan desain yang paling mewah pada produknya tersebut. Huawei Mate 8 cukup memikat pengguna lewat tampilannya yang mewah. Huawei Mate 8 juga menjanjikan kualitas kamera terbarik dengan sensor Sony IMX298 16MP yang dimilikinya. Dengan banderol harga yang begitu tinggi, tentu banyak ekspektasi yang diharapkan oleh para peminatnnya. Sepetrti apa kemampuan sesungguhnya dari Huawei Mate 8?

Untuk itu kami mencoba mengulas kemampuan dari Huawei Mate 8 secara langsung. Lebih jelasnya bisa anda baca di review berikut ini

Desain

Huawei cukup konsisten dengan desain unibody dan mengutamakan tampilan yang elegan. Vendor smartphone yang sempat menempati urutan ketiga tahun lalu ini  memang tak pernah ingin memberikan kesan tampilan yang ‘murahan’ disetiap produknya. Mate 8 yang diluncurkan oleh Huawei di akhir tahun 2015 kemarin ini juga memiliki desain metal yang tampak kokoh, dan terlihat premium.

20160328_134720

Mate 8 memiliki diusung dengan layar selebar 6 inci atau biasa juga disebut sebagai smartphone kategori ‘Phablet.’ Biasanya smartphone dengan layar besar seperti ini banyak diminati oleh pengguna yang sering menikmati konten multimedia dan gaming melalui ponsel mereka. Meski  secara ergonomis, ukuran layar 6 inci masih terbilang segmented, karena ukurannya dalam genggaman yang kurang praktis. Tapi Huawei Mate 8 memiliki screen to body ratio yang begitu tinggi yaitu sebesar 78%, sehingga perangkat ini tampak tidak memiliki bezel antar layar dan body. Dimensi ketebalannya juga tidak terlalu tebal yaitu 7,9 sehingga membuatnya tetap nyaman digenggam. Namun berhubung tekstur bagian belakang dengan finishing metal yang cukup licin, pengguna tampaknya lebih baik jika menggunakan cover tambahan untuk mengurangi resiko apabila perangkat terlepas dari genggaman.

Huawei Mate 8 tersedia dalam beberapa pilihan warna yang mewah antara lain Champagne Gold, Moonlight Silver, Space Gray, Mocha Brown. Untuk produk yang kami terima adalah varian berwarna silver moonlight.

20160328_134931

Untuk posisi tombol, Mate 8 meletakan tombol power serta volume up/down di bagian sisi kanan perangkat. Cukup mudah untuk dioperasikan termasuk saat ingin melakukan screenshot layar, karena jaraknya yang berdekatan.

20160328_135019

Sementara berada di sisi kiri perangkat terdapat lubang slot untuk SIM Card dan juga MicroSD. Sedangkan lubang jack 3,5mm berada  dibagian atas perangkat.

20160328_135011

Grill speaker berada di bagian bawah smartphone, hal yang sama sebelumnya kita temui pada produk Huawei P8. Bahkan desainnya juga terlihat mirip, yaitu dengan dua buah baut yang ditonjolkan pada bagian pinggir,membuatnya nampak cukup gahar. Slot MicroUSB juga terletak berada dibagian bawah.

20160328_134951

Spesifikasi

Spesifikasi yang dimiliki juga tentu termasuk di kategori flasghsip. Mate 8 memiliki layar 6 inci dengan resolusi Full HD 1080x1920p serta kepadatan pixel 368 ppi. Dilapisi dengan pelindung layar Corning Gorilla Glass 4, memberikan perlindungan pada layar dengan baik. SoC yang digunakan adalah pabrikan Huawei sendiri yaitu HiSilicon Kirin 950 (64-bit,16nm FinFET+), Octa-core (4 x 2.3 GHz A72+ 4 x 1.8 GHz A53) + i5 co-processor. Ini termasuk SoC yang paling powerfull untuk tahun 2015,bersaing dengan Exynos 7420 dan juga Snapdragon 810. Selain itu dilengkapi dengan RAM berkapasitas 4 GB, serta internal memori 64 GB.

Untuk kameranya, Huawei Mate 8 memiliki sensor kamera utama Sony IMX298 dengan resolusi 16 MP f/2.0 disertai dengan lampu flash Dual-Tone LED dan Phase Detection auto-focus , dan kamera depan berukuran 8 MP  f/2.4. Sensor kamera utama berukuran besar tersebut bisa tampak jelas terlihat pada bagian belakang ponsel.  Berada di bagian bawah kamera utama terdapat pula sensor pemindai sidik jari berbentuk bulat.

20160328_135033

Komponen sensor pada Mate 8 juga sudah cukup lengkap mulai dari accelerometer, gyro, proximity, barometer, compass hingga Fingerprint telah tersedia.

Kapasitas baterai yang disematkan pada Huawei Mate 8 juga cukup besar. Mate 8 dibekali dengan baterai Lithium Polymer Non-Removable berkapasitas 4000mAh. Mate 8 didukung dengan fast charging untuk pengisian dayanya. Untuk konektivitas, Huawei Mate 8 telah mendukung jaringan 4G, dengan tersedia dual slot SIM Card berukuran Nano.  Huawei Mate 8 juga menyediakan slot MicroSD up to 128 GB untuk anda yang menginginkan ekspansi penyimpanan tambahan. Namun untuk slot MicroSD ini tersedia secara hybrid dengan slot SIMcard 2.

Sayangnya untuk produk review yang kami terima hanya unit handset-nya saja, sehingga untuk paket penjualan tidak dapat kami bahas lebih lanjut. Lebih dari itu, OS yang digunakan juga masih menggunakan EmotionUI 4.0 versi China.

Share
Load Comments

Gadget

October 19, 2025 - 0

Review Infinix GT 30: Smartphone Gaming Padahal Aslinya All-Rounder!

Ini adalah Infinix GT 30! Ya, hape ini adalah versi…
July 10, 2025 - 0

Fossil Hadirkan Dua Jam Tangan Kolaborasi Marvel Fantastic Four

Fossil mengumumkan hadrinya dua jam tangan eksklusif hasil kolaborasi Marvel…
June 18, 2025 - 0

Review “Singkat” Samsung Galaxy S25 Edge: Smartphone Pemicu Pro-Kontra! Sebaik/Seburuk Itu?

Ini hape yang memicu Pro-kontra.  Banyak orang, bahkan kami pun…
June 17, 2025 - 0

Review Amazfit Active 2 Square: Smartwatch “Kotak” yang Klasik, Canggih, dan Baterai Awet!

Kalian sedang cari smartwatch bentuk kotak yang canggih, baterai irit,…

Laptop

May 14, 2026 - 0

Review ASUS Zenbook S14 OLED (UX5406AA): Baterai Awet, Performa Makin Kenceng, Desain Tetap Mewah

Ini adalah laptop terbaru dari ASUS yang cantik banget! Bodinya…
May 8, 2026 - 0

Review ASUS ExpertBook Ultra (2026): Ultra Tipis, Ultra Kencang, Ultra Irit

ASUS ExpertBook Ultra ini bisa dikatakan sebagai Laptop Bisnis pertama…
April 29, 2026 - 0

Review Axioo Pongo 755 AMD: Sama Kencangnya, Sama Komplitnya, Lebih Murah Harganya

Ini Laptop Gaming pertama dari Axioo dengan prosesor AMD Ryzen.…
April 27, 2026 - 0

Review Acer Predator Helios 16 AI: Laptop Gaming 16″ Paling “Monster” dari Acer!

Ini adalah Acer Predator Helios 16 AI! Walaupun ukurannya 16…

Gaming

May 14, 2026 - 0

Film Live Action The Legend of Zelda Dipercepat Rilisnya

Nintendo bagikan berita baik, dengan memajukan rilis film live action…
May 14, 2026 - 0

Capcom Jelaskan Posisi Generative AI Dalam Pengembangan Game Mereka

Capcom gunakan generative AI untuk meningkatkan efisiensi pengembangan game dan…
May 14, 2026 - 0

Frekuensi Update ARC Raiders Akan Dikurangi Demi Jaga Kualitas Konten

Embark Studios mengubah strategi frekuensi update ARC Raiders menjadi dua…
May 14, 2026 - 0

Fortnite Resmi Umumkan Kolaborasi dengan Overwatch

Setelah cukup lama hanya jadi rumor, Fortnite akhirnya berkolaborasi dengan…