Review Motherboard: MSI H110M Pro-VH
Selama ini pembahasan yang berkaitan dengan sistem berbasis Skylake terpusat kepada chipset Z170 dan prosesor K Series. Sebagai flagship dari arsitektur terbaru Intel, wajar kalau pasangan tersebut banyak menjadi sorotan. Tetapi apakah pengguna yang mempunyai dana terbatas mampu meminang sebuah prosesor dan motherboard yang cukup mahal tersebut? Jika memang kebutuhan tidak mengharuskan sistem yang kaya fitur dan performa terdepan kami akan menyarankan untuk melirik pasangan chipset entry level dan prosesor yang lebih terjangkau. Terkadang kebutuhan MEMANG didiktekan oleh dana yang ada. Kombinasi yang menarik jika dicermati adalah prosesor non K (entah Pentium, Core i3, i5 atau bahkan i7) dengan motherboard yang mengusung chipset entry level seperti H110. Intel telah membuktikan bahwa sebuah chipset entry level masih dapat dipasangkan dengan prosesor high end (walau kami tidak menyarankan ini). Tentunya yang dikorbankan dari sebuah chipset entry level adalah fitur yang tersedia, tetapi apakah performa juga berkurang? Apakah fitur yang dipotong benar-benar kita butuhkan? Apakah sebuah motherboard dengan chipset entry level pantas menjadi pilihan di kala kantong memang tidak memungkinkan?

Untuk membantu kami menjawab pertanyaan diatas hadirlah wakil MSI H110M Pro-VH. Hadir dengan harga yang cukup terjangkau, motherboard ini adalah jawaban MSI bagi pengguna yang ingin mencicipi platform Skylake tetapi tidak memiliki dana yang cukup besar. Kami sajikan ulasan berikut ini untuk membantu Anda menentukan apakah produk MSI yang satu ini pantas menjadi pilihan Anda!
Platform Pengujian MSI H110M PRO-VH

Memory: Kingston HyperX Fury 8GB DDR4 2133 MHz (Dual Channel)

Graphics Card: NVIDIA GeForce GTX 950
Storage: Kingston HyperX Fury 240 GB SSD

Power Supply: Corsair AX850

CPU Cooler: Corsair H80

Monitor: LCD Monitor 1920×1080
Input: Generic Keyboard and Mouse
OS: Windows 8.1 64-bit
Intel Chipset H110

Pertanyaan yang paling penting dari chipset ini adalah apa fitur yang hilang dan apakah kehilangan tersebut penting?
H110 kehilangan jumlah jalur PCI Express yang diusung. Chipset ini hanya mendapatkan enam buah dan itu pun hanya mengusung standard PCIe 2.0. Fitur ini tidak terlalu berpengaruh ketika Anda hanya menjalankan game dengan VGA card mid-end di resolusi menengah. PCIe 3.0 baru akan bersinar ketika digunakan memainkan game AAA di VGA card high end dengan resolusi tinggi. Agak tidak masuk akal jika ada pengguna yang menggunakan VGA card high end dan bermain game AAA tetapi memilih sebuah motherboard dengan chipset entry level.
Selain itu PCI lane, jumlah konektivitas juga berkurang. Jumlah port SATA3 dan USB 3.0 yang di dukung lebih sedikit. Tidak didukungnya peripheral yang menggunakan SATA Express dan M.2 juga termasuk dalam fitur yang ditiadakan. Tentunya fitur-fitur yang dipotong dicocokan dengan kelas platform chipset ini. Intel berasumsi jika Anda memilih chipset ini, tentunya kebutuhan akan konektivitas berbagai peripheral akan terbatas. Terbatas akan dana tentunya.
Satu hal yang tentunya dihilangkan dari chipset ini adalah dukungan overclocking untuk prosesor K series. Sebuah langkah yang wajar mengingat harga prosesor tersebut cenderung lebih tinggi dari non K. Di tambah rata-rata produsen motherboard akan menggunakan komponen dengan kualitas standard yang sangat tidak disarankan untuk overclocking.
Spesifikasi Lengkap:
CPU
- Supports 6th Gen Intel® Core™ i3/i5/i7 processors, and Intel® Pentium® and Celeron® processors for Socket LGA1151
Chipset
- Intel® H110 Chipset
Main Memory
- 2 x DDR4 memory slots, support up to 32GB
– Supports DDR4 2133 MHz - Dual channel memory architecture
- Supports Non-ECC, un-buffered memory
- Supports Intel® Extreme Memory Profile (XMP)
* Hyper DIMM support is subject to the physical characteristics of individual CPUs
* DDR4 2133 MHz and higher memory modules will only run at maximum of DDR4 2133 MHz on XMP mode due to Intel® chipset limitation
* Please refer to Compatibility reports for more information of compatible memory.
Slots
- 1 x PCIe 3.0 x16 slot
- 2 x PCIe 2.0 x1 slots
Onboard Graphics
- 1 x HDMI™ ports, support a maximum resolution of 4096×2160@24Hz, 2560×1600@60Hz
– Support for HDMI™ 1.4 version. - 1 x VGA port, supports a maximum resolution of 2048×1536@50Hz, 2048×1280@60Hz, 1920×1200@60Hz
On-Board SATA
- Intel® H110 Chipset
- 4 x SATA 6Gb/s ports
USB
- Intel® H110 Chipset
– 4 x USB 3.1 Gen1 (SuperSpeed USB) ports (2 ports on the back panel, 2 ports available through the internal USB connector)
– 6 x USB 2.0 (High-speed USB) ports (4 ports on the back panel, 2 ports available through the internal USB connectors)
Audio
- Realtek® ALC887 Codec
- 7.1-Channel High Definition Audio
LAN
- 1 x Realtek RTL8111H Gigabit LAN controller
Back Panel I/O Ports
- 1 x PS/2 keyboard/ mouse port
- 4 x USB 2.0 ports
- 2 x USB 3.1 Gen1 ports
- 1 x HDMI™ port
- 1 x VGA port
- 1 x LAN (RJ45) port
- 3 x audio jacks
Internal I/O Connectors
- 1 x 24-pin ATX main power connector
- 1 x 4-pin ATX 12V power connector
- 4 x SATA 6Gb/s connectors
- 1 x USB 2.0 connectors (supports additional 2 USB 2.0 ports)
- 1 x USB 3.1 Gen1 connector (supports additional 2 USB 3.1 Gen1 ports)
- 1 x 4-pin CPU fan connector
- 1 x 4-pin system fan connectors
- 1 x Front panel audio connector
- 2 x Front panel connectors
- 1 x TPM module connector
- 1 x Serial Port connector
- 1 x Chassis Intrusion connector
- 1 x Clear CMOS jumper
Dimension
- 9.3 in. x 7.1 in. (23.5 cm x 18.0 cm) Micro-ATX Form Factor
Mounting
- 6 mounting holes
- Pembukaan dan Fitur
- Kemasan
- The Board
- BIOS & Utility
- Pengujian Performa - Bagian 1
- Kesimpulan














