Review Motherboard: MSI H110M Pro-VH

Reading time:
April 5, 2016

Selama ini pembahasan yang berkaitan dengan sistem berbasis Skylake terpusat kepada chipset Z170 dan prosesor K Series. Sebagai flagship dari arsitektur terbaru Intel, wajar kalau pasangan tersebut banyak menjadi sorotan. Tetapi apakah pengguna yang mempunyai dana terbatas mampu meminang sebuah prosesor dan motherboard yang cukup mahal tersebut? Jika memang kebutuhan tidak mengharuskan sistem yang kaya fitur dan performa terdepan kami akan menyarankan untuk melirik pasangan chipset entry level dan prosesor yang lebih terjangkau. Terkadang kebutuhan MEMANG didiktekan oleh dana yang ada. Kombinasi yang menarik jika dicermati adalah prosesor non K (entah Pentium, Core i3, i5 atau bahkan i7) dengan motherboard yang mengusung chipset entry level seperti H110. Intel telah membuktikan bahwa sebuah chipset entry level masih dapat dipasangkan dengan prosesor high end (walau kami tidak menyarankan ini).  Tentunya yang dikorbankan dari sebuah chipset entry level adalah fitur yang tersedia, tetapi apakah performa juga berkurang? Apakah fitur yang dipotong benar-benar kita butuhkan? Apakah sebuah motherboard dengan chipset entry level pantas menjadi pilihan di kala kantong memang tidak memungkinkan?

MSI_H110M_Pro-VH_Board_Label

Untuk membantu kami menjawab pertanyaan diatas hadirlah wakil MSI H110M Pro-VH. Hadir dengan harga yang cukup terjangkau, motherboard ini adalah jawaban MSI bagi pengguna yang ingin mencicipi platform Skylake tetapi tidak memiliki dana yang cukup besar. Kami sajikan ulasan berikut ini untuk membantu Anda menentukan apakah produk MSI yang satu ini pantas menjadi pilihan Anda!

Platform Pengujian MSI H110M PRO-VH

Prosesor: Core i7 6600

Intel Core i5 non K

Memory: Kingston HyperX Fury 8GB DDR4 2133 MHz (Dual Channel)

DDR4 HyperX Fury

Graphics Card: NVIDIA GeForce GTX 950

Storage: Kingston HyperX Fury 240 GB SSD

SSD HyperX Fury

Power Supply: Corsair AX850

corsair-ax850

CPU Cooler: Corsair H80

corsair-h80

Monitor: LCD Monitor 1920×1080

Input: Generic Keyboard and Mouse

OS: Windows 8.1 64-bit

Intel Chipset H110 

Intel Skylake Processor 100 Series Chipset Comparison 01

Pertanyaan yang paling penting dari chipset ini adalah apa fitur yang hilang dan apakah kehilangan tersebut penting?

H110 kehilangan jumlah jalur PCI Express yang diusung. Chipset ini hanya mendapatkan enam buah dan itu pun hanya mengusung standard PCIe 2.0. Fitur ini tidak terlalu berpengaruh ketika Anda hanya menjalankan game dengan VGA card mid-end di resolusi menengah. PCIe 3.0 baru akan bersinar ketika digunakan memainkan game AAA di VGA card  high end dengan resolusi tinggi. Agak tidak masuk akal jika ada pengguna yang menggunakan VGA card high end dan bermain game AAA tetapi memilih sebuah motherboard dengan chipset entry level.

Selain itu PCI lane, jumlah konektivitas juga berkurang. Jumlah port SATA3 dan USB 3.0 yang di dukung lebih sedikit. Tidak didukungnya peripheral yang menggunakan SATA Express dan M.2 juga termasuk dalam fitur yang ditiadakan. Tentunya fitur-fitur yang dipotong dicocokan dengan kelas platform chipset ini. Intel berasumsi jika Anda memilih chipset ini, tentunya kebutuhan akan konektivitas berbagai peripheral akan terbatas. Terbatas akan dana tentunya.

Satu hal yang tentunya dihilangkan dari chipset ini adalah dukungan overclocking untuk prosesor K series. Sebuah langkah yang wajar mengingat harga prosesor tersebut cenderung lebih tinggi dari non K. Di tambah rata-rata produsen motherboard akan menggunakan komponen dengan kualitas standard yang sangat tidak disarankan untuk overclocking.

Spesifikasi Lengkap:

CPU

  • Supports 6th Gen Intel® Core™ i3/i5/i7 processors, and Intel® Pentium® and Celeron® processors for Socket LGA1151

Chipset

  • Intel® H110 Chipset

Main Memory

  • 2 x DDR4 memory slots, support up to 32GB
    – Supports DDR4 2133 MHz
  • Dual channel memory architecture
  • Supports Non-ECC, un-buffered memory
  • Supports Intel® Extreme Memory Profile (XMP)
    * Hyper DIMM support is subject to the physical characteristics of individual CPUs
    * DDR4 2133 MHz and higher memory modules will only run at maximum of DDR4 2133 MHz on XMP mode due to Intel® chipset limitation
    * Please refer to Compatibility reports for more information of compatible memory.

Slots

  • 1 x PCIe 3.0 x16 slot
  • 2 x PCIe 2.0 x1 slots

Onboard Graphics

  • 1 x HDMI™ ports, support a maximum resolution of 4096×2160@24Hz, 2560×1600@60Hz
    – Support for HDMI™ 1.4 version.
  • 1 x VGA port, supports a maximum resolution of 2048×1536@50Hz, 2048×1280@60Hz, 1920×1200@60Hz

On-Board SATA

  • Intel® H110 Chipset
  • 4 x SATA 6Gb/s ports

USB

  • Intel® H110 Chipset
    – 4 x USB 3.1 Gen1 (SuperSpeed USB) ports (2 ports on the back panel, 2 ports available through the internal USB connector)
    – 6 x USB 2.0 (High-speed USB) ports (4 ports on the back panel, 2 ports available through the internal USB connectors)

Audio

  • Realtek® ALC887 Codec
  • 7.1-Channel High Definition Audio

LAN

  • 1 x Realtek RTL8111H Gigabit LAN controller

Back Panel I/O Ports

  • 1 x PS/2 keyboard/ mouse port
  • 4 x USB 2.0 ports
  • 2 x USB 3.1 Gen1 ports
  • 1 x HDMI™ port
  • 1 x VGA port
  • 1 x LAN (RJ45) port
  • 3 x audio jacks

Internal I/O Connectors

  • 1 x 24-pin ATX main power connector
  • 1 x 4-pin ATX 12V power connector
  • 4 x SATA 6Gb/s connectors
  • 1 x USB 2.0 connectors (supports additional 2 USB 2.0 ports)
  • 1 x USB 3.1 Gen1 connector (supports additional 2 USB 3.1 Gen1 ports)
  • 1 x 4-pin CPU fan connector
  • 1 x 4-pin system fan connectors
  • 1 x Front panel audio connector
  • 2 x Front panel connectors
  • 1 x TPM module connector
  • 1 x Serial Port connector
  • 1 x Chassis Intrusion connector
  • 1 x Clear CMOS jumper

Dimension

  • 9.3 in. x 7.1 in. (23.5 cm x 18.0 cm) Micro-ATX Form Factor

Mounting

  • 6 mounting holes
Share
Load Comments

Gadget

October 19, 2025 - 0

Review Infinix GT 30: Smartphone Gaming Padahal Aslinya All-Rounder!

Ini adalah Infinix GT 30! Ya, hape ini adalah versi…
July 10, 2025 - 0

Fossil Hadirkan Dua Jam Tangan Kolaborasi Marvel Fantastic Four

Fossil mengumumkan hadrinya dua jam tangan eksklusif hasil kolaborasi Marvel…
June 18, 2025 - 0

Review “Singkat” Samsung Galaxy S25 Edge: Smartphone Pemicu Pro-Kontra! Sebaik/Seburuk Itu?

Ini hape yang memicu Pro-kontra.  Banyak orang, bahkan kami pun…
June 17, 2025 - 0

Review Amazfit Active 2 Square: Smartwatch “Kotak” yang Klasik, Canggih, dan Baterai Awet!

Kalian sedang cari smartwatch bentuk kotak yang canggih, baterai irit,…

Laptop

May 27, 2026 - 0

Review Polytron Luxia with AMD Ryzen 5: Rp 7 Jutaan, Kencang, Upgradeable, 5X USB, ADP+

Ini dia Laptop pertama Polytron dengan prosesor AMD Ryzen. Harganya?…
May 25, 2026 - 0

Review Acer TravelMate X4 14 AI: Laptop Bisnis AI Cepat, Ringan & Produktif

Kata siapa bisnis UMKM ga butuh Laptop canggih?! Apalagi sekarang…
May 21, 2026 - 0

Review ASUS Zenbook DUO 2026 (UX8407AA): Desain Baru, Makin Kokoh, Makin Kenceng!

Kerja serius pakai laptop thin and light biasa? Kurang mantap…

Gaming

June 12, 2026 - 0

Stellar Blade Blood Rain Janjikan Karakter Protagonis Yang Lebih Kuat

Evie, protagonis baru untuk Stellar Blade: Blood Rain, dipastikan Shift…
June 12, 2026 - 0

Gears of War: E-Day Siapkan Campaign Dengan Durasi Terpanjang

The Coalition memastikan campaign di Gears of War: E-Day akan…
June 12, 2026 - 0

Roblox Diklaim Ingin “Jalan Damai” Untuk Ratusan Gugatan Keamanan Anak

Roblox diklaim ingin selesaikan lebih dari 150 gugatan terkait dugaan…
June 12, 2026 - 0

Xbox Kaji Ulang Strategi Console Next-Gen Mereka

Xbox sedang mengevaluasi kembali pendekatan untuk Project Helix, dengan faktor…