Review Motherboard: MSI H110M Pro-VH
Motherboard

H110M Pro-VH mengusung form factor MicroATX. Kami merasa form factor ini dipilih karena memberikan keseimbangan antara jumlah ruang yang didapat dengan biaya produksi. Komponen yang dimasukkan cukup banyak tanpa harus memproduksi board yang lebih besar.
Skema warna yang diusung motherboard ini masih tidak berubah. Warna yang banyak di deskripsikan sebagai warna PCB, sudah menjadi warna “kebangsaan” dari seri ini. Kembali kami mendapatkan kesan minimalis dari pilihan MSI ini.

Motherboard ini hadir dengan 6-Phase Design. Terlihat bahwa VRM yang digunakan tidak didinginkan oleh pendingin dalam bentuk apa pun. Terlihat bahwa motherboard ini tentunya akan lebih baik dipasangkan dengan prosesor non K series.

Enam buah fasa yang diusung motherboard ini menggunakan design tradisional. Kapasitor yang berada disebelah adalah solid cap standard. Pilihan komponen untuk board ini sejalan dengan sebuah produk yang di design untuk berjalan dengan kondisi normal.

Tersedia dua buah slot memori DIMM DDR4 di motherboard ini, dengan begitu Anda bisa memaksimalkan penggunaan RAM memori DDR4 hingga 32 GB. Slot DIMM RAM DDR4 ini juga dibekali fitur profile XMP yang memudahkan Anda menggunakan profile XMP pada kepingan memori yang mendukung fitur XMP.
Terdapat header USB 3.0 yang terletak disebelah power pin utama. Dengan header tersebut Anda dapat menghubungkan port USB 3.0 yang tersedia pada casing terbaru.
Salah satu fitur yang kami anggap cukup berguna adalah EZ Debug LED. Fitur yang digunakan untuk mendeteksi masalah pada saat booting ini adalah alternatif yang menarik ketika tidak adanya POST Code Reader. Untuk pengguna awam tentunya lebih berguna daripada disediakan POST Code Reader tetapi membacanya akan lebih rumit.

Port yang disediakan pada bagian Input Output (I/O) terbilang cukup memadai untuk rata-rata pengguna. Pilihan konektor display yang disediakan dapat mengakomodasi display yang berharga murah hingga mahal. Jumlah port USB yang disediakan cukup untuk kebutuhan pengguna awam yang biasanya hanya menghubungkan mouse, keyboard dan beberapa peripheral tambahan. Hadirnya USB 3.1 gen2 dapat mengakomodasi peripheral yang mengusung standard ini dikemudain hari. Untuk urusan audio, I/O yang disediakan cukup untuk mengakomodasi headphone atau pun speaker standard.
I/O yang disertakan pada motherboard ini adalah sebagai berikut:
- 1 x PS/2 keyboard/ mouse combo port
- 4 x USB 2.0 ports
- 2 x USB 3.1 Gen1 ports
- 1 x VGA port
- 1 x HDMI™ port
- 1 x LAN (RJ45) port
- 3 x audio jacks

Untuk media penyimpanan, motherboard ini menyediakan empat buah konektor SATA3. Dukungan chipset H110 membuat board ini tidak menyediakan SATA Express dan M.2.

Slot ekspansi yang tersedia pada board ini meliputi sebuah PCI Express 2.0 x16 dan dua buah PCI Express x1. Board ini masih dapat mengakomodasi sebuah kartu grafis jika ingin melakukan kegiatan gaming. Untuk tambahan peripheral lainnya dapat menggunakan dua buah slot tambahan dibawahnya.

Untuk sistem tata suara, motherboard ini mengusung Realtek ALC887. Bagian audionya sengaja dipisahkan dari board utama agar mendapatkan suara lebih jernih tanpa gangguan. Tentunya kualitas suara yang dihasilkan akan lebih baik karena menggunakan chemi-con audio capacitors.
















