Groupon Gugat IBM untuk Paten Berbasis Lokasi

Author
Cerira
Reading time:
May 12, 2016
groupon

Groupon dikabarkan telah melayangkan gugatan kepada IBM yang dituduh telah melanggar paten terkait dengan teknologi yang membantu bisnis untuk meminta pelanggan berdasarkan pada lokasi pelanggan yang diberikan pada saat tertentu. Menurut laporan yang dimuat di Reuters, pasar online terkemuka tersebut melayangkan gugatan tersebut pada hari Senin lalu ke pengadilan federal di Chicago dimana gugatan ini dilayangkan tepat setelah dua bulan lalu IBM juga menggugat Groupon atas kasus pelanggaran hak paten namun dalam gugatan yang terpisah.

Menurut juru bicara Groupon, Bill Roberts, IBM mencoba untuk menumpahkan statusnya sebagai dinosaurus jaman dial-up dengan melakukan pelanggaran pada hak-hak perusahaan teknologi saat ini seperti Groupon. Sedangkan juru bicara IBM, Doug Shelton, menyatakan bahwa tuntutan balik tersebut benar-benar tidak berdasar.

Kepanjangan dari IBM sendiri adalah International Business Machines Corp. Sedangkan gugatan terbaru yang dilayangkan mengacu pada platform WebSphere Commerce IBM yang disebutkan Groupon memungkinkan para merchant mengirim pesan kepada pelanggannya dengan piranti yang dilengkapi dengan GPS berdasar pada lokasi mereka saat itu dan mereka menggunakan media sosial termasuk Facebook.

Groupon menyatakan bahwa platform melanggar sebuah hak paten Desember 2010 dan layak mendapatkan royalti milyaran dolar dari pendapatan Armonk, IBM yang berbasis di New York yang diterimanya melalui pelanggaran tersebut. IBM yang merupakan peninggalan dari salah satu perusahaan teknologi terbesar abad 20 saat ini terpaksa merebut kekayaan intelektual dari perusahaan yang lahir di milenium ini.

Pada tanggal 2 Maret lalu, IBM menggugat Groupon dalam gugatan federal di Dealware dalam hal pelanggaran empat paten termasuk dua yang terkait dengan Prodigy, yakni cikal bakal internet yang lahir di akhir 1980-an.

Shelton menjelaskan bahwa selama tiga tahun terakhir, IBM telah berusaha menyimpulkan perjanjian lisensi paten yang adil dan wajar dengan Groupon, namun mereka kecewa karena Groupon berusaha untuk mengalihkan perhatian dari pelanggaran paten dengan menggugat balik.

Share
Tags:

Load Comments

Gadget

October 19, 2025 - 0

Review Infinix GT 30: Smartphone Gaming Padahal Aslinya All-Rounder!

Ini adalah Infinix GT 30! Ya, hape ini adalah versi…
July 10, 2025 - 0

Fossil Hadirkan Dua Jam Tangan Kolaborasi Marvel Fantastic Four

Fossil mengumumkan hadrinya dua jam tangan eksklusif hasil kolaborasi Marvel…
June 18, 2025 - 0

Review “Singkat” Samsung Galaxy S25 Edge: Smartphone Pemicu Pro-Kontra! Sebaik/Seburuk Itu?

Ini hape yang memicu Pro-kontra.  Banyak orang, bahkan kami pun…
June 17, 2025 - 0

Review Amazfit Active 2 Square: Smartwatch “Kotak” yang Klasik, Canggih, dan Baterai Awet!

Kalian sedang cari smartwatch bentuk kotak yang canggih, baterai irit,…

Laptop

March 18, 2026 - 0

Review ADVAN Workmate Ultra: Laptop Intel Core Ultra di Bawah Rp 8 Juta?!

Laptop pakai Intel Core Ultra 5 cuma Rp 8 Juta?…
March 17, 2026 - 0

Review Lenovo Legion Pro 5 Gen 10: Laptop 16-Core Buat Kerja Berat & Main Game AAA

Hei Lenovo! Kalian itu mau sedekah?! Masa’ harga Laptop Gaming…
February 21, 2026 - 0

Review ASUS Zenbook 14 OLED (UM3406GA): Laptop Tipis-Ringan Kelas Atas dengan AMD Ryzen AI 400

Ini dia Laptop tipis dan ringan terbaru dengan prosesor “AMD…

Gaming

March 18, 2026 - 0

Co-Founder Embark Studios Tinggalkan Perusahaan Akibat Tuduhan Pelecehan

Co-founder Embark Studios, Rob Runesson, keluar dari studio itu setelah…
March 18, 2026 - 0

Death Stranding 2 Perlihatkan Konten & Fitur Baru Jelang Rilis di PC

Mendekati rilisnya di PC, Death Stranding 2 perlihatkan adanya konten…
March 18, 2026 - 0

Pimpinan Take Two Sebut AI Tak Bisa Ciptakan Game Yang Sukses

Pimpinan Take Two, Strauss Zelnick, menegaskan bahwa AI hanya dapat…
March 18, 2026 - 0

Kreator MindsEye Berpisah Dari Publisher IO Interactive

Publisher IO Interactive resmi mengakhiri kerja samanya dengan Build a…