MSI: Memilih Notebook Gaming Tidak Bisa Dilihat Dari Spesifikasi Tinggi Saja

Reading time:
August 24, 2016
DSC08525s

Seminggu lalu, MSI mengundang kami menghadiri MSI Gaming Press Conference 2016 di Taipei untuk menyaksikan peluncuran berbagai solusi notebook gaming high-performance yang memiliki kinerja mirip PC Desktop. Namun salah satu pembahasan yang menarik pada ajang tersebut adalah ketika MSI berpendapat bahwa notebook berspesifikasi tinggi saja tidak cukup untuk menghadirkan pengalaman gaming yang nyaman pada notebook, namun ada banyak faktor lain yang perlu diperhitungkan.

Berikut ini beberapa poin-poin yang menurut MSI perlu diperhatikan untuk merancang sebuah gaming notebook beperforma luar biasa:

 

Cooler Mumpuni Untuk Menjaga Temperatur

DSC08487s

Untuk mendongkrak kinerja, menggunakan beberapa komponen high-end, seperti prosesor multi-core dengan TDP besar dan juga GPU beperforma tinggi pastinya umum dijumpai pada PC Desktop. Namun ketika hal serupa diaplikasikan ke notebook, ukuran notebook yang umumnya lebih kecil dari PC Desktop kebanyakan, akan menghasilkan problem klasik: suhu tinggi.

Suhu tinggi ini nantinya berpotensi memperpendek umur komponen, atau juga membuat berbagai komponen seperti CPU dan GPU di dalam laptop tersebut beroperasi di bawah kecepatan maksimalnya. Ini yang membuat MSI sangat memperhatikan solusi cooling untuk notebook gaming mereka. Tidak main-main, MSI memiliki sebuah cooler bernama Cooler Boost Titan, dilengkapi lebih dari 10 heatpipe untuk mendinginkan berbagai komponen seperti CPU dan GPU di dalam notebook kelas atas mereka(GT Series) . Ada juga Cooler Boost Trinity yang dirancang untuk notebook tipis mereka (GS series)

DSC08523s
Cooler Boost Titan untuk MSI GT Series

 

DSC08508s
Cooler Boost Trinity untuk GS Series

 

MSI pun sempat mendemokan Cooler Boost Titan mereka, yang diklaim untuk masih bisa menjalankan prosesor Core i7-6820HK dan kartu grafis GTX 1080 dan masih menjaga suhu prosesor maksimal mereka di bawah 80 C saat stress test.

DSC08485s

Display: Opsi Panel LCD 120Hz

DSC08452s2 DSC08454s

Menurut MSI, memiliki notebook dengan kinerja grafis tinggi akan membuka potensi ke banyak hal, dan kali ini MSI mencoba memanfaatkan kinerja tinggi tersebut dengan memberikan opsi display 120 Hz yang memberikan pengalaman gaming lebih smooth pada framerate tinggi, dan juga respon input lebih baik pada game bergenre FPS.

MSI pun masih memberikan opsi untuk melakukan fine-tuning warna lewat panel ‘True Color’ untuk mendapat akurasi warna sesuai yang diinginkan pengguna.

DSC08452s DSC08453s

 

Audio: Tetap Penting

DSC08493s DSC08517s

Mengingat solusi audio di notebook umumnya tidak bisa diupgrade dengan mudah seperti di desktop, MSI langsung memberikan Audio premium  pada beberapa lini notebook-nya dengan menggunakan DAC berkualitas tinggi. Beberapa model (seperti GT83VR/GT73VR) juga dilengkapi speaker rancangan Dynaudio yang dipercaya memberi pengalaman audio yang immersive.

 

Overclocking: Kenapa Tidak?

MSI_Turbo

Dengan software Dragon Center , MSI mengijinkan model-model tertentu untuk di-overclock untuk ekstra performa.

 

High-performance Storage: 3300MB/s dengan SuperRAID 4

DSC08516s DSC08495s

Selain CPU dan GPU beperforma tinggi, MSI percaya bahwa performa bagian storage juga merupakan salah satu hal yang krusial untuk memberikan responsiveness yang optimal. MSI memberikan solusi Dual M.2 PCI-e Gen3 x4 SSD RAID 0, menghasilkan transfer rate lebih dari 3000 MB/s!

Tentu saja, masih ada beberapa fitur tambahan lain yang membuat gaming notebook MSI berbeda, mulai dari Keyboard SteelSeries, dan juga solusi LAN dari Killer.

 

Penutup

Beberapa hal yang ditunjukkan MSI di ajang MSI Gaming Press Conference 2016 di atas tentu memberi pandangan baru bahwa notebook gaming tidak bisa dinilai dari spesifikasi CPU+GPU-nya saja, dan ada beberapa hal lain yang patut diperhatikan. Mengingat tema dari acara tersebut adalah ‘Shatter Desktop Performance Cliché’, cukup menarik untuk melihat berbagai add-on dan ekstra fitur yang disematkan MSI ke notebook gaming mereka demi meraih performa sekelas desktop. Sebagai tambahan, Kami juga cukup terkejut dengan melihat profil overclocking yang ada beberapa lini notebook mereka, dan berharap bisa menjajal fitur ini di waktu mendatang.

Bagaimana menurut Anda? Apa yang Anda jadikan prioritas saat memilih solusi notebook gaming? Silahkan share pendapat Anda di kolom komentar di bawah ini.

DSC08512s
GS43VR, salah satu yang menarik perhatian kami karena ukurannya yang relatif mungil dibanding kakak-kakak-nya.
DSC08511s
Share
Load Comments

Gadget

October 19, 2025 - 0

Review Infinix GT 30: Smartphone Gaming Padahal Aslinya All-Rounder!

Ini adalah Infinix GT 30! Ya, hape ini adalah versi…
July 10, 2025 - 0

Fossil Hadirkan Dua Jam Tangan Kolaborasi Marvel Fantastic Four

Fossil mengumumkan hadrinya dua jam tangan eksklusif hasil kolaborasi Marvel…
June 18, 2025 - 0

Review “Singkat” Samsung Galaxy S25 Edge: Smartphone Pemicu Pro-Kontra! Sebaik/Seburuk Itu?

Ini hape yang memicu Pro-kontra.  Banyak orang, bahkan kami pun…
June 17, 2025 - 0

Review Amazfit Active 2 Square: Smartwatch “Kotak” yang Klasik, Canggih, dan Baterai Awet!

Kalian sedang cari smartwatch bentuk kotak yang canggih, baterai irit,…

Laptop

March 18, 2026 - 0

Review ADVAN Workmate Ultra: Laptop Intel Core Ultra di Bawah Rp 8 Juta?!

Laptop pakai Intel Core Ultra 5 cuma Rp 8 Juta?…
March 17, 2026 - 0

Review Lenovo Legion Pro 5 Gen 10: Laptop 16-Core Buat Kerja Berat & Main Game AAA

Hei Lenovo! Kalian itu mau sedekah?! Masa’ harga Laptop Gaming…
February 21, 2026 - 0

Review ASUS Zenbook 14 OLED (UM3406GA): Laptop Tipis-Ringan Kelas Atas dengan AMD Ryzen AI 400

Ini dia Laptop tipis dan ringan terbaru dengan prosesor “AMD…

Gaming

March 18, 2026 - 0

Co-Founder Embark Studios Tinggalkan Perusahaan Akibat Tuduhan Pelecehan

Co-founder Embark Studios, Rob Runesson, keluar dari studio itu setelah…
March 18, 2026 - 0

Death Stranding 2 Perlihatkan Konten & Fitur Baru Jelang Rilis di PC

Mendekati rilisnya di PC, Death Stranding 2 perlihatkan adanya konten…
March 18, 2026 - 0

Pimpinan Take Two Sebut AI Tak Bisa Ciptakan Game Yang Sukses

Pimpinan Take Two, Strauss Zelnick, menegaskan bahwa AI hanya dapat…
March 18, 2026 - 0

Kreator MindsEye Berpisah Dari Publisher IO Interactive

Publisher IO Interactive resmi mengakhiri kerja samanya dengan Build a…