NFV dari ZTE Gantikan Infrastrukur Hardware Telekomunikasi

Author
Irham
Reading time:
August 11, 2016

ZTE-NFV-&-IoTHari ini ZTE menggelar roundtable dengan rekan media, membahas mengenai penerapan solusi terbaru ZTE untuk industri telekomunikasi  yaitu NFV (network Function Virtualization) serta pengimplementasian IoT di Indonesia.

NFV adalah bentuk migrasi untuk solusi hardware platfrom telekomunikasi konvensional, dengan metoder server Cmmercial Off The Shelf(CORS). NFV sangat berguna untuk meningkatkan kapasitas dalam jaringan telekomunikasi saat trafikdata meningkat.  Penyedia layanan telekomunikasi yang memanfaatkan NFV tidak perlu membangun infrastruktur baru seperto router data, perangkat core networkm dan server untuk memenuhi demand dari melonjaknya trafik data. Tentunya ini lebih efektif dan efisien.

“Jangka waktu untuk penerapan teknologi baru pada jaringan telekomunikasi membutuhkan waktu hingga berbulan-bulan dan memakan biaya yang besar, “ ujar Tom Mao selaku VP Head of Presales ZTE USA. “Dengan NFV dimana semua teknologi hardware digantikan dengan sistem cloud, penyedia telekomunikasi bisa melakukannya hanya dengan hitungan jam bahkan menit,” lanjutnya.

Hal tersebut karena penyedia jaringan telekomunikasi tidak perlu repot-repot membeli hardware, mengimpor barang, melakukan konfigurasi dan uji coba sebelum digunakan. Dengan NFV semua menjadi serba instan. NFV nantinya juga akan sangat berguna dalam penerapan IoT yang tentunya sangat bergantung pada kondisi jaringan telekomunikasi

Saat ini solusi jaringan dengan teknologi NFV yang ditawarkan oleh ZTE telah digunakan setidaknya oleh 6 operator telekomunikasi besar global. Salah satunya adalah China Mobile dan AT&T. Saat ini ZTE juga telah berdiskusi dengan beberapa operator telekomunikasi di tanah air untuk penerapan teknologi NFV ini.

Membahas mengenai IoT (Internet of Things), ZTE adalah salah satu pemain industri yang fokus dalam pengimplementasian Internet of Things. Seperti yang dijelaskan oleh Silvio Fernandez selaku Director Marketing and Busssines Strategy of Global IoT Strategy ZTE Corp, IoT akan sangat memberikan efisiensi dan efektivitas dalam kehidupan manusia di segala bidang. Mulai dari industri, transportasi, kesehatan hingga sektor pemerintahan.

Dengan informasi yang disajikan secara realtime dan automatisasi beragam teknologi, semua aspek dalam aktivitas menjadi lebih lebih mudah. Misalnya pada sebuah perusahaan yang menggunakan banyak mesin alat berat, semua bisa dikendalikan dari jarak jauh. Informasi mengenai maintenance dan kondisi peralatan juga bisa dipantau dengan akurat. Ini bukan hanya di sektor industri, tetapi di semua bidang.

ZTE telah memiliki beberapa implementasi IoT di beberapa negara termasuk diantaranya China, Eropa, Afrika, dan Amerika Latin. Adapun solusi yang dihadirkan sangat beragam termasuk Smart Home, Smart Lighting, Energy Metering, Survelliance, Helath dan lain-lain.

“Kami melihat potensi penerapan IoT yang besar di Indonesia adalah di bidang transportasi, logistik, healthcare, dan home,” ujar Silvio Fernandez. “IoT juga membuka kesempatan besar berbagai startup untuk menghadirkan inovasi baru yang berguna bagi masyarakat luas,” Lanjutnya.

Share
Load Comments

Gadget

October 19, 2025 - 0

Review Infinix GT 30: Smartphone Gaming Padahal Aslinya All-Rounder!

Ini adalah Infinix GT 30! Ya, hape ini adalah versi…
July 10, 2025 - 0

Fossil Hadirkan Dua Jam Tangan Kolaborasi Marvel Fantastic Four

Fossil mengumumkan hadrinya dua jam tangan eksklusif hasil kolaborasi Marvel…
June 18, 2025 - 0

Review “Singkat” Samsung Galaxy S25 Edge: Smartphone Pemicu Pro-Kontra! Sebaik/Seburuk Itu?

Ini hape yang memicu Pro-kontra.  Banyak orang, bahkan kami pun…
June 17, 2025 - 0

Review Amazfit Active 2 Square: Smartwatch “Kotak” yang Klasik, Canggih, dan Baterai Awet!

Kalian sedang cari smartwatch bentuk kotak yang canggih, baterai irit,…

Laptop

June 24, 2026 - 0

Review Lenovo Legion Pro 7i FIFA World Cup Edition: Laptop Gaming Kolaborasi Spesial Piala Dunia!

Ini adalah laptop gaming limited edition dari Lenovo, yang kolaborasi…
June 23, 2026 - 0

Review ASUS Zenbook A14 (UX3407) 2026: Laptop Snapdragon X2 Elite Paling Ringan, Irit, & Kencang

Laptop 18-Core ini bodinya tipis dan beratnya enteng banget cuman…
June 18, 2026 - 0

Review ASUS ROG Zephyrus Duo (2026): Kencang “Pol” Buat Multitasking & Gaming AAA

Laptop Gaming kekinian tuh harusnya kayak gini. Ini adalah “ASUS…
May 27, 2026 - 0

Review Polytron Luxia with AMD Ryzen 5: Rp 7 Jutaan, Kencang, Upgradeable, 5X USB, ADP+

Ini dia Laptop pertama Polytron dengan prosesor AMD Ryzen. Harganya?…

Gaming

June 25, 2026 - 0

Valve Dorong SteamOS Untuk Ubah PC Gaming Jadi Console

Valve memperluas SteamOS ke PC gaming dengan rangkul NVIDIA demi…
June 25, 2026 - 0

Valve Ungkap Alasan Tingginya Harga Steam Machine

Valve menjelaskan alasan Steam Machine dibanderol di atas $1000, menyoroti…
June 25, 2026 - 0

Unreal Engine 5.8 Siapkan Optimisasi Performa yang Besar

Epic Games sebutkan Unreal Engine 5.8 akan menjadi versi paling…
June 25, 2026 - 0

Rumor: PS6 Diklaim Akan Gunakan Frame Generation Berbasis AI

Bocoran terbaru menyebut PS6 akan mengandalkan AI, Super Resolution, dan…