Review Western Digital Black 6TB

Reading time:
September 8, 2016

Di tengah maraknya pertumbuhan SSD (Solid State Drive) saat ini, tentunya tidak akan membuat media penyimpanan HDD (Hard Disk Drive) akan tersisihkan. Selain kapasitas yang semakin lapang ditawarkan, harga yang dibanderol pun jauh lebih murah ketimbang SSD berkapasitas besar. Selain itu, beberapa produsen juga mulai menawarkan produk HDD terbaru yang kinerja makin ditingkatkan.

wd-black-04

Salah satu produk yang mendeskripsikan di atas mungkin terdapat pada salah satu model milik WD (Western Digital) kali ini. Produsen ternama di dunia sebagai penyedia HDD ini kembali menambah koleksi terbaru dari salah satu model HDD-nya, yaitu WD Black. Pada Agustus 2015 lalu, WD resmi menambah koleksi WD Black mereka dengan kapasitas yang paling tinggi saat ini, 6TB. Dan kini, perangkat penyimpanan tersebut akhirnya mampir ke meja pengujian kami.

Hampir sebagian para PC enthusiast terutama bagi kalangan gamer, sangat mengenal produk WD yang satu ini. Ya! WD Black dirancang untuk para pengguna yang memiliki komputer berkinerja tinggi atau PC Gaming. Pada WD Black yang kami uji kali ini, memiliki kapasitas 6TB. Kapasitas ini merupakan yang paling tertinggi saat ini untuk WD Black. Tentunya, selain dapat digunakan sebagai sistem, HDD berkapasitas masif ini dapat digunakan juga untuk menyimpan beragam data.

wd-black-02

HDD WD Black berkapasitas 6TB ini memiliki kecepatan rotasi hingga 7200 RPM dengan Cache berukuran 128 MB. HDD ini diklaim memiliki teknologi aktuator dual stage yang dipadankan dengan interface SATA 6 Gbps dan prosesor dual yang terintegrasi. Sehingga HDD ini diklaim tidak hanya mampu menawarkan kapasitas yang besar tetapi juga mampu menyajikan kinerja yang cukup tinggi.

wd-black-01

Ingin tahu lebih lanjut soal performa dari WD Black berdasarkan hasil pengujian kami? Sebelum kita melangkah ke segmen tersebut, berikut ini kami paparkan terlebih dahulu platfrom pengujian yang kami gunakan.

Platform Pengujian

  • Prosesor Intel Core i7 6950X
  • Motherboard ASUS X99 Series Deluxe II
  • RAM DDR4 Kingston HyperX Fury 8GB
  • SSD Intel NVMe 750 Series
  • Graphics Card GeForce GTX 1060
  • PSU Corsair AX850
Share
Load Comments

Gadget

October 19, 2025 - 0

Review Infinix GT 30: Smartphone Gaming Padahal Aslinya All-Rounder!

Ini adalah Infinix GT 30! Ya, hape ini adalah versi…
July 10, 2025 - 0

Fossil Hadirkan Dua Jam Tangan Kolaborasi Marvel Fantastic Four

Fossil mengumumkan hadrinya dua jam tangan eksklusif hasil kolaborasi Marvel…
June 18, 2025 - 0

Review “Singkat” Samsung Galaxy S25 Edge: Smartphone Pemicu Pro-Kontra! Sebaik/Seburuk Itu?

Ini hape yang memicu Pro-kontra.  Banyak orang, bahkan kami pun…
June 17, 2025 - 0

Review Amazfit Active 2 Square: Smartwatch “Kotak” yang Klasik, Canggih, dan Baterai Awet!

Kalian sedang cari smartwatch bentuk kotak yang canggih, baterai irit,…

Laptop

April 29, 2026 - 0

Review Axioo Pongo 755 AMD: Sama Kencangnya, Sama Komplitnya, Lebih Murah Harganya

Ini Laptop Gaming pertama dari Axioo dengan prosesor AMD Ryzen.…
April 27, 2026 - 0

Review Acer Predator Helios 16 AI: Laptop Gaming 16″ Paling “Monster” dari Acer!

Ini adalah Acer Predator Helios 16 AI! Walaupun ukurannya 16…
April 26, 2026 - 0

Review ASUS ROG Strix G16 (G615): Laptop ROG Kelas Atas dengan RTX 5080, Sekencang Apa?

Ini adalah Laptop Gaming Monster dari ASUS yang performanya super…
April 13, 2026 - 0

Review Axioo Hype AI 5: Racikan Kencang Merk Lokal dengan Intel Core Ultra

Ini Laptop tipis dan ringan pertama dari Axioo dengan prosesor…

Gaming

April 30, 2026 - 0

Film Nintendo Berikutnya Garapan Illumination Dikabarkan Rilis April 2028

Sebuah film Nintendo baru garapan Illumination dilaporkan muncul di jadwal…
April 30, 2026 - 0

Nama WUCHANG: Fallen Feathers Dibeli Digital Bros

Digital Bros resmi membeli IP WUCHANG: Fallen Feathers dari Chengdu…
April 30, 2026 - 0

Windrose Janjikan Daerah Baru Bernama Ashlands via Roadmap

Windrose bagikan roadmap terbarunya dengan janji akan bawakan daerah baru…
April 29, 2026 - 0

EA Sebut 85 Persen Proses QA Mereka Kini Sudah Gunakan AI

EA mengungkap sekitar 85 persen proses quality assurance mereka kini…