3 Perusahaan Ternama Langgar Paten FinFET

Reading time:
December 7, 2016

Tiga perusahaan ternama di bidang teknologi berpotensi terkena tuntutan karena dianggap melanggar paten. Paten yang kemungkinan membawa masalah bagi tiga perusahaan itu, yaitu Samsung, Qualcomm, dan Global Foundries, terkait dengan teknologi FinFET untuk produksi chip. Tuntutan ini sudah diajukan ke pengadilan di Texas, AS, oleh KAIST.

60584-samsungexynos

Memanfaatkan Teknologi Tanpa Ijin

KAIST, Korea Advanced Institute of Science & Technology, perusahaan riset teknologi hasil kerja sama Korea Selatan dan AS, mengajukan tuntutan karena menganggap ketiga perusahaan itu memanfaatkan teknologi FinFET tanpa ijin. Samsung disebut menjadi target utama KAIST karena dianggap yang pertama kali menggunakan FinFET tanpa ijin. Global Foundries turut terseret karena mendapatkan “lisensi” dari Samsung terkait FinFET, sementara Qualcomm dianggap bersalah karena memproduksi chip berbasis FinFET di kedua manufaktur itu.

Selain Samsung, Qualcomm, dan Global Foundries, perusahaan lain yang disebut berpotensi terkena tuntutan adalah TSMC. KAIST kini tengah memeriksa kemungkinan apakah TSMC juga melanggar paten FinFET dengan memanfaatkannya untuk produksi chip. Sayangnya, belum ada keterangan apakah HiSilicon, yang juga menggunakan FinFET di beberapa chip mereka, juga berpotensi terkena tuntutan atau tidak.

Intel Sudah Dapatkan Lisensi dari KAIST

Berbeda dengan beberapa perusahaan teknologi yang terkena tuntutan dari KAIST, Intel justru disebut sudah berada di posisi aman dalam kasus ini. Intel disebut sudah mengajukan ijin penggunaan FinFET sejak lama. KAIST sendiri disebut juga sudah memberikan lisensi paten FinFET ke Intel.

Share
Load Comments

Gadget

October 19, 2025 - 0

Review Infinix GT 30: Smartphone Gaming Padahal Aslinya All-Rounder!

Ini adalah Infinix GT 30! Ya, hape ini adalah versi…
July 10, 2025 - 0

Fossil Hadirkan Dua Jam Tangan Kolaborasi Marvel Fantastic Four

Fossil mengumumkan hadrinya dua jam tangan eksklusif hasil kolaborasi Marvel…
June 18, 2025 - 0

Review “Singkat” Samsung Galaxy S25 Edge: Smartphone Pemicu Pro-Kontra! Sebaik/Seburuk Itu?

Ini hape yang memicu Pro-kontra.  Banyak orang, bahkan kami pun…
June 17, 2025 - 0

Review Amazfit Active 2 Square: Smartwatch “Kotak” yang Klasik, Canggih, dan Baterai Awet!

Kalian sedang cari smartwatch bentuk kotak yang canggih, baterai irit,…

Laptop

October 6, 2026 - 0

Review MSI Titan 18 HX Dragon Edition Draco Epic: Laptop Super Kencang Pengganti PC Desktop

Sudah nggak butuh PC Desktop kalau punya Laptop “Monster” yang…
October 1, 2026 - 0

Review ASUS TUF Gaming 16 (FX610JH): Laptop Gaming Paling Worth It dari TUF?

Butuh laptop gaming yang cocok dipakai buat kerja sampai kuliah?…
September 25, 2026 - 0

Review Axioo Hype 5 AMD X6-11: Prosesor Kenceng, RAM 16 GB LPDDR5, Harga Rp 8 Jutaan?

Ini adalah laptop thin and light terbaru dari Axioo yang…
September 23, 2026 - 0

Review ADVAN Air Neo: ADVAN Punya Laptop Super Ringan?

Ini adalah laptop Ultra Thin – Ultra Light terbaru dari…

Gaming

October 19, 2026 - 0

ASUS ROG Bulwark Dock DG310 Ubah ROG Xbox Ally Jadi Console 4K 144Hz

ASUS ROG Bulwark Dock DG310 berikan akses untuk ubah handheld…
October 19, 2026 - 0

Modder Bawa DLSS 5 Versi Baru ke Game yang Belum Didukung

Modder menguji model DLSS 5 terbaru di Forza Horizon 6…
October 19, 2026 - 0

Sony Patenkan Teknologi Prediksi Frame untuk Kurangi Input Lag

Sony mematenkan teknologi prediksi frame untuk PlayStation untuk kurangi input…
October 19, 2026 - 0

Fanatec & Trak Racer Pamerkan Setir Sim Racing Generasi Baru

Fanatec dan Trak Racer pamerkan Project Obsidian sebagai konsep pengembangan…