Teknologi Intel Core i 7th Generation “Kaby Lake”
Motherboard
Processor Socket

Prosesor Intel Core i 7th Generation “Kaby Lake” masih mengadopsi tipe soket prosesor LGA1151 alias masih menggunakan tipe soket yang sama dengan Core i 6th Generation “Skylake”. Alhasil prosesor Intel Core i 7th Generation “Kaby Lake” dapat digunakan pada motherboard soket LGA1151 terlepas dari tipe chipset yang digunakan. Tentu saja motherboard LGA1151 dengan chipset Intel 100 membutuhkan proses update BIOS agar prosesor Intel Core i 7th Generation “Kaby Lake” dapat dikenali dengan benar.
Chipset/PCH (Platform Controler Hub)
Peluncuran prosesor Intel Core i 7th Generation “Kaby Lake” juga dibarengi dengan hadirnya chipset generasi terbaru Intel 200 Series. Untuk platform PC desktop terdapat chipset Intel Z270, H270, B250 untuk PC desktop kelas konsumer pada umumnya beserta Q270 dan Q250 untuk kelas korporat. Dari penamaan terlihat Intel Z270 merupakan penerus Z170, H270 penerus H170, B250 penerus B150, Q270 penerus Q170, dan Q250 penerus Q150. Akan tetapi ternyata kami tidak menemukan chipset penerus dari H110 yang mungkin akan memiliki nama H210 jika memang ada, Apakah Intel memang sengaja tidak membuat chipset penerus dari H110 atau baru akan diluncurkan di waktu berbeda?


Dari dua tabel di atas terlihat chipset Intel 200 Series menawarkan kelengkapan fitur nyaris sama dengan chipset Intel 100 Series. Walaupun begitu kami menemukan sejumlah peningkatan seperti pada jumlah jalur PCI Express 3.0 yang mampu disediakan oleh chipset. Intel Z270 dan Q270 kini mendukung 24 jalur PCIe 3.0 dari sebelumnya hanya 20 jalur. H270 meningkat menjadi 20 jalur dari sebelumnya 16, B250 meningkat menjadi 12 jalur dari sebelumnya 8 jalur, dan Q250 meningkat menjadi 14 jalur dari sebelumnya 10 jalur. Salah satu keuntungan dari penambahan jumlah jalur PCIe tersebut adalah produsen motherboard dapat menambahkan lebih banyak konektivitas M.2 dan U.2 yang memanfaatkan PCIe 3.0 x4.
Selain penambahan jalur PCIe, perbedaan lain yang kami temukan adalah dihilangkannya dukungan SATA Express. Dengan semakin populer dan bertenaganya storage SSD M.2 PCIe, memang cukup beralasan jika dukungan konektivitas tersebut dihilangkan. Terlebih dengan minimnya populasi produk storage SATA Express di pasaran.

Sementara itu untuk perangkat notebook/laptop dapat ditemukan tiga chipset terbaru yaitu Intel CM238 yang menjadi penerus CM236, QM175 penerus QM170, dan HM175 penerus HM170. Akan tetapi berbeda dengan versi desktop, tiga chipset tersebut tampak tidak menawarkan kelengkapan fitur berbeda dengan pendahulunya. Jumlah jalur PCIe 3.0 tetap sama seperti pendahulunya.
















