Meta Bikin Startup AI Agent “Dreamer,” Hugo Barra Ikut Gabung!

Author
Irham
Reading time:
March 31, 2026

Meta kembali memperluas fokusnya di ranah kecerdasan buatan dengan merekrut tim dari startup bernama Dreamer. Perusahaan ini memang masih sangat baru, tetapi langsung menarik perhatian karena fokus pada pembuatan AI agent. Di saat yang sama, Hugo Barra ikut kembali ke Meta, membawa pengalaman panjang dari berbagai perusahaan teknologi besar.

Hugi Barra Dreamer AI Meta

Siapa Hugo Barra?

Kalau kalian sempat mengikuti industri teknologi beberapa tahun terakhir, nama Hugo Barra bukan sosok baru. Ia dikenal sebagai salah satu wajah global Xiaomi saat ekspansi besar-besaran ke pasar internasional, setelah sebelumnya menjadi eksekutif penting di Google dan terlibat dalam pengembangan Android. Di Meta, ia pernah memimpin divisi virtual reality sebelum akhirnya keluar pada 2021, dan kini kembali dengan fokus yang berbeda, yaitu AI.

Baca Juga: Jepang Uji Coba Data Center Modular di Bawah Jalur Kereta Aktif • Jagat Review

Tim Dreamer akan bekerja di bawah Superintelligence Lab yang dipimpin Alexandr Wang. Mereka akan mengembangkan AI agent dan berbagai tools yang membantu pengguna membangun software sendiri dengan lebih mudah. Buat kalian yang tertarik eksplorasi AI, arah ini membuka peluang baru untuk membuat aplikasi tanpa harus terlalu dalam memahami coding dari nol.

Anggota Tim Dreamer Meta Lainnya

Meta Dreamer AI

Di balik Dreamer sendiri ada nama seperti David Singleton, mantan CTO Stripe yang juga punya pengalaman di Android. Jadi, ini bukan tim sembarangan yang baru belajar AI dari awal. Menariknya, meski bekerja sama dengan Meta, Dreamer tetap berdiri sebagai entitas terpisah dengan skema lisensi teknologi.

Pergerakan ini juga tidak berdiri sendiri jika melihat arah Meta belakangan ini.  Belum lama ini perusahaan menghentikan ambisi metaverse mereka, termasuk restrukturisasi besar di divisi Reality Labs dan penghentian beberapa layanan serta studio VR. Bahkan, fokus pengembangan seperti Horizon Worlds juga mulai dialihkan, dengan dukungan VR yang dikurangi dan perhatian lebih besar ke platform mobile serta AI.

Menarik untuk dilihat, apakah manuver Meta ke arah AI Agent ini akan lebih sukses dibanding strategi mereka sebelumnya di industri metaverse. Apalagi di industri AI Agent ini, Meta bisa dibilang sudah kalah start dibanding raksasa software lain.

Sumber

Share
Load Comments

Gadget

October 19, 2025 - 0

Review Infinix GT 30: Smartphone Gaming Padahal Aslinya All-Rounder!

Ini adalah Infinix GT 30! Ya, hape ini adalah versi…
July 10, 2025 - 0

Fossil Hadirkan Dua Jam Tangan Kolaborasi Marvel Fantastic Four

Fossil mengumumkan hadrinya dua jam tangan eksklusif hasil kolaborasi Marvel…
June 18, 2025 - 0

Review “Singkat” Samsung Galaxy S25 Edge: Smartphone Pemicu Pro-Kontra! Sebaik/Seburuk Itu?

Ini hape yang memicu Pro-kontra.  Banyak orang, bahkan kami pun…
June 17, 2025 - 0

Review Amazfit Active 2 Square: Smartwatch “Kotak” yang Klasik, Canggih, dan Baterai Awet!

Kalian sedang cari smartwatch bentuk kotak yang canggih, baterai irit,…

Laptop

September 7, 2026 - 0

Podcast: Axioo Pakai “ODM Sampah”? ini Penjelasannya!

Harga RAM naik. Harga SSD naik. Nilai tukar Dolar naik.…
September 4, 2026 - 0

Review Acer Swift Air 14 AI: Laptop Kekinian Harusnya Begini!

Ini adalah laptop thin and light 2026 yang sangat kami…
September 3, 2026 - 0

Review Acer Aspire 7 Pro: Kok Bisa Spek Segini Cuma Rp 13 Jutaan?

Hari gini nyari laptop high performance pada mahal semua? Eits…
September 2, 2026 - 0

Review Lenovo IdeaPad Slim 3i (2026): Kencang? Irit? Uji Perdana Laptop Intel “Wildcat Lake”

Kalian harus tahu kalau selain “Core Ultra Series 3”, Intel…

Gaming

September 13, 2026 - 0

HORI Umumkan Controller dan Aksesoris Switch 2 Bertema Zelda Ocarina of Time

HORI Japan menghadirkan controller dan aksesori resmi untuk Switch 2…
September 13, 2026 - 0

Nintendo Tambah Stok Switch 2 Edisi Zelda di Inggris Setelah Sold Out

Nintendo memastikan stok console Switch 2 edisi Zelda 40th Anniversary…
September 13, 2026 - 0

PHYSINT Tinggalkan Sony Diklaim Akibat Mahalnya Biaya Pengembangan

Sony diklaim ingin batalkan PHYSINT dan membuatnya pindah ke Xbox…
September 13, 2026 - 0

Pasar Headset VR Alami Penurunan Mendekati Jendela Rilis Steam Frame

Pasar headset VR global dilaporkan alami penurunan hingga 18% pada…