Intel Stop Pengembangan Project Alloy

Reading time:
September 24, 2017

Tahun 2016 lalu, di IDF16, Intel mengumumkan proyek virtual reality mereka yang disebut sebagai Project Alloy. Awal tahun ini pun, Intel masih sempat memamerkan headset VR standalone hasil dari Project Alloy tersebut di CES 2017. Namun, beberapa saat lalu, secara mengejutkan, Intel mengumumkan mereka menghentikan pengembangan proyek tersebut.

Intel-Project-Alloy

 

Anggap VR Lebih Cocok Terhubung ke PC

Setelah mengerjakan Project Alloy selama beberapa waktu, Intel mengambil kesimpulan bahwa proyek ini tidak menarik untuk dilanjutkan. Intel merasa VR akan lebih cocok tetap seperti yang ada saat ini, terhubung ke PC, sehingga headset standalone, dengan semua perangkat pendukung terintegrasi dalam headset, tidak menarik. VR, menurut Intel, lebih cocok tetap terhubung ke PC performa tinggi.

Selain itu, Intel sendiri, melalui Kim Pallister, petinggi tim pengembangan virtual reality, menyebutkan bahwa sejauh ini Project Alloy kurang peminat. Bisa jadi, bila Intel terus memaksa melanjutkan Project Alloy, mereka akan kesulitan mendapatkan pihak yang mau memproduksi perangkat jadi hasil dari proyek tersebut. Selain itu, kemungkinan besar harga perangkat yang dihasilkan pun tidak akan menarik bagi pengguna akhir.

Beralih Integrasikan Teknologi Modern ke VR

Berakhirnya Project Alloy bukan berarti Intel menarik diri dari VR. Mereka menyebutkan bahwa mengintegrasikan teknologi modern ke headset VR, seperti WiGig (WiFi AD), akan jadi fokus mereka. Hal seperti ini akan membuat headset VR lebih ringkas, karena tidak memerlukan banyak kabel untuk terhubung ke PC, karena data tampilan bisa dikirimkan secara wireless ke headset.

Share
Load Comments

Gadget

October 19, 2025 - 0

Review Infinix GT 30: Smartphone Gaming Padahal Aslinya All-Rounder!

Ini adalah Infinix GT 30! Ya, hape ini adalah versi…
July 10, 2025 - 0

Fossil Hadirkan Dua Jam Tangan Kolaborasi Marvel Fantastic Four

Fossil mengumumkan hadrinya dua jam tangan eksklusif hasil kolaborasi Marvel…
June 18, 2025 - 0

Review “Singkat” Samsung Galaxy S25 Edge: Smartphone Pemicu Pro-Kontra! Sebaik/Seburuk Itu?

Ini hape yang memicu Pro-kontra.  Banyak orang, bahkan kami pun…
June 17, 2025 - 0

Review Amazfit Active 2 Square: Smartwatch “Kotak” yang Klasik, Canggih, dan Baterai Awet!

Kalian sedang cari smartwatch bentuk kotak yang canggih, baterai irit,…

Laptop

March 24, 2026 - 0

Review HyperX OMEN 15-gb0555AX: Gaming Adem, Content Creation Adem, Performa Mantap!

Ini adalah laptop gaming terbaru dari HP yang baru aja…
March 24, 2026 - 0

Review ADVAN 360 GO: Laptop Murah Rp 5 Jutaan yang Bisa Jadi Tablet

Ini Laptop Covertible paling terjangkau dari ADVAN untuk saat ini.…
March 18, 2026 - 0

Review ADVAN Workmate Ultra: Laptop Intel Core Ultra di Bawah Rp 8 Juta?!

Laptop pakai Intel Core Ultra 5 cuma Rp 8 Juta?…
March 17, 2026 - 0

Review Lenovo Legion Pro 5 Gen 10: Laptop 16-Core Buat Kerja Berat & Main Game AAA

Hei Lenovo! Kalian itu mau sedekah?! Masa’ harga Laptop Gaming…

Gaming

March 18, 2026 - 0

Co-Founder Embark Studios Tinggalkan Perusahaan Akibat Tuduhan Pelecehan

Co-founder Embark Studios, Rob Runesson, keluar dari studio itu setelah…
March 18, 2026 - 0

Death Stranding 2 Perlihatkan Konten & Fitur Baru Jelang Rilis di PC

Mendekati rilisnya di PC, Death Stranding 2 perlihatkan adanya konten…
March 18, 2026 - 0

Pimpinan Take Two Sebut AI Tak Bisa Ciptakan Game Yang Sukses

Pimpinan Take Two, Strauss Zelnick, menegaskan bahwa AI hanya dapat…
March 18, 2026 - 0

Kreator MindsEye Berpisah Dari Publisher IO Interactive

Publisher IO Interactive resmi mengakhiri kerja samanya dengan Build a…