Review Notebook Gaming: ASUS ROG STRIX GL702ZC

Reading time:
November 9, 2017

Konsumsi Daya

ASUS GL702ZC Power

Note: Total system power consumption (In Watts)

Dengan penggunaan daya listrik setinggi itu, tidak aneh jika dibutuhkan unit catu daya dengan kemampuan 330 Watt. Di skenario pengujian rendering 3D dimana kemampuan prosesor digunakan secara penuh, konsumsi daya berada di kisaran 150-160 Watt. Dengan level performa nyaris 2X Core i7 7700HQ yang memakan sekitar 80-90 Watt di pengujian yang sama, konsumsi daya Ryzen 7 1700 masih tergolong masuk akal. Walaupun begitu di skenario gaming, konsumsi daya ASUS ROG STRIX GL702ZC kami rasa tergolong tinggi. Terlebih laptop GTX 1060 6 GB yang menawarkan performa gaming setara umumnya memakan daya listrik tidak lebih dari 150 Watt.

Kesimpulan

Ryzen 7 1700 – Masifnya jumlah thread prosesor di ASUS ROG STRIX GL702ZC seharusnya tidak hanya memikat kalangan gamer saja tetapi juga kalangan profesional yang membutuhkan komputasi super kencang di pekerjaan mereka. Mereka yang berkutat dengan aplikasi kelas “berat” (3D-modelling, video editing, CAD, dan lainnya) akan sangat cocok menggunakan ASUS ROG STRIX GL702ZC. Terlebih performa Ryzen 7 1700 dikemas dalam bentuk laptop yang dapat ditenteng dengan mudah kemana saja di dalam sebuah tas punggung sekalipun. Bahkan untuk saat ini kami tidak dapat menemukan laptop gaming lain yang menawarkan performa komputasi prosesor sekencang ASUS ROG STRIX GL702ZC. Menariknya meskipun hadir dalam bentuk laptop, hasil pengujian kami menunjukkan jika ASUS tidak memangkas sama sekali performa asli dari Ryzen 7 1700 sehingga kemampuan yang di dapatkan sama seperti versi desktop.

ASUS GL702ZC Official 02

Radeon RX 580 – Graphics card dengan GPU Polaris 20 tersebut tampak sesuai dipasangkan dengan layar Full HD di ASUS ROG STRIX GL702ZC. Game dapat ditampilkan di kualitas visual maksimal tanpa perlu takut mengorbankan faktor kenyamanan bermain akibat rendahnya frame rate. Kapasitas memori/VRAM 4 GB pun membuat Radeon RX 580 siap menangani game modern dengan kebutuhan memori tinggi. Bahkan implementasi teknologi AMD FreeSync pada layar siap membuat pengalaman memainkan game semakin sempurna dengan hilangnya gejala image tearing, stuttering, dan input lag. Tentu saja penggunaan RX 580 juga membuat ASUS ROG STRIX GL702ZC siap menangani konten VR (Virtual Reality) dengan sempurna.

Performa gaming ASUS ROG STRIX GL702ZC sendiri ternyata di level kurang lebih setara dengan laptop gaming lain dengan Core i7 7700HQ+GTX 1060 6 GB. Sayangnya dengan level performa gaming seperti itu, ASUS ROG STRIX GL702ZC tampil dengan ukuran lebih bongsor, bobot lebih berat, dan konsumsi daya lebih tinggi dibandingkan kompetitornya. Terlebih GTX 1060 6 GB menawarkan kapasitas memori/VRAM lebih tinggi sehingga lebih siap menangani game “rakus” memori. Dengan ukuran bodi, bobot, dan konsumsi daya seperti itu, seharusnya performa gaming yang ditawarkan dapat lebih tinggi lagi.

Temperature – Masifnya ukuran bodi menjadi nilai positif tersendiri karena ASUS tidak perlu melakukan kompromi untuk sistem pendingin. Hasilnya temperatur kerja Ryzen 7 1700 dan Radeon RX 580 dapat ditekan hingga mendekati kisaran angka 60 °C. Sulit sekali kami menemukan laptop gaming dengan temperatur kerja serendah itu meskipun memang harus dibayar dengan kebisingan yang tinggi dengan kecepatan kipas 100%. Walaupun begitu penggunaan kecepatan kipas 50% atau di bawahnya sebenarnya sudah mencukupi untuk menjaga temperatur kerja ASUS ROG STRIX GL702ZC di zona yang aman tanpa harus membuat telinga terpapar kebisingan terus menerus. Desain sistem pendingin ASUS ROG STRIX GL702ZC pun membuat tombol keyboard yang sering digunakan untuk memainkan game dan area palmrest bebas dari paparan panas tinggi.

ASUS GL702ZC ROG Logo 02

OverallASUS ROG STRIX GL702ZC ditawarkan pada kisaran harga Rp. 23.299.000,- dengan kapasitas memori/RAM sebesar 8 GB dan telah dilengkapi sistem operasi Windows 10. Jika Anda mengincar ASUS ROG STRIX GL702ZC hanya untuk performa gaming-nya saja, laptop gaming dengan Core i7 7700HQ+GTX 1060 6 GB mungkin akan lebih menarik dengan ukuran bodi lebih kecil, bobot lebih ringan, dan konsumsi daya lebih irit. Akan tetapi jika Anda juga mengincar kencangnya performa komputasi prosesor Ryzen 7 1700, laptop gaming dengan prosesor Intel HQ/HK Series akan sulit mengejar apa yang ditawarkan ASUS ROG STRIX GL702ZC. Bahkan ASUS ROG STRIX GL702ZC saat ini menjadi PC dengan bobot paling ringan dan mudah dibawa dengan prosesor AMD Ryzen 7 1700 di dalamnya.

Kelebihan

(+) Prosesor octa-core Ryzen 7 1700 kencang di aplikasi multi-threading

(+) Prosesor dapat diganti

(+) Performa gaming memuaskan di resolusi 1920×1080

(+) Temperatur kerja rendah

(+) Sejumlah area keyboard dan palmrest bebas paparan panas tinggi

(+) Kapasitas memori/RAM bawaan masif

(+) Layar IPS dengan AMD FreeSync

(+) 256 GB SSD untuk storage utama

(+) Backlit keyboard

(+) USB 3.1 Gen 2

(+) 3X USB 3.1 Gen 1

(+) HDMI + Mini Display Port

(+) Wi-Fi ac

(+) Bluetooth V4.1

(+) Ventilasi mengarah ke belakang

Kekurangan

(-) Kipas bising di kecepatan 100%

(-) Bongsor dan berat untuk performa gaming yang ditawarkan

(-) Konsumsi daya tinggi untuk performa gaming yang ditawarkan

Share
Load Comments

Gadget

October 19, 2025 - 0

Review Infinix GT 30: Smartphone Gaming Padahal Aslinya All-Rounder!

Ini adalah Infinix GT 30! Ya, hape ini adalah versi…
July 10, 2025 - 0

Fossil Hadirkan Dua Jam Tangan Kolaborasi Marvel Fantastic Four

Fossil mengumumkan hadrinya dua jam tangan eksklusif hasil kolaborasi Marvel…
June 18, 2025 - 0

Review “Singkat” Samsung Galaxy S25 Edge: Smartphone Pemicu Pro-Kontra! Sebaik/Seburuk Itu?

Ini hape yang memicu Pro-kontra.  Banyak orang, bahkan kami pun…
June 17, 2025 - 0

Review Amazfit Active 2 Square: Smartwatch “Kotak” yang Klasik, Canggih, dan Baterai Awet!

Kalian sedang cari smartwatch bentuk kotak yang canggih, baterai irit,…

Laptop

July 29, 2026 - 0

Review Lenovo Yoga Slim 7i Ultra Aura Edition (14IPH11): Laptop Mewah Idaman Kami!

Bodi Lenovo Yoga Slim 7i Ultra Aura Edition Form Factor…
July 22, 2026 - 0

Review Zyrex D-Tech: Rp 6 Jutaan, AMD Ryzen Quad-Core, Bisa Upgrade, Tapi…

Bodi Zyrex D-Tech Form Factor Clamshell atau Laptop Klasik Material…
July 20, 2026 - 0

Review Axioo Hype AMD X1: Terjangkau, Kencang, & Aman Kalau Dimaling

Bodi Form Factor Clamshell atau Laptop Klasik Material Polikarbonat Pilihan…
July 16, 2026 - 0

Review Dell Pro 14 Essential: Dell Bikin Laptop Bisnis Terjangkau? Performanya Gimana?

Bodi Dell Pro 14 Essential Form Factor Clamshell Material Polikarbonat…

Gaming

July 30, 2026 - 0

Xbox Paparkan Penyebab Matinya Layanan Online Selama Sehari Penuh

Microsoft menjelaskan penyebab gangguan login Xbox selama sehari penuh, dan…
July 30, 2026 - 0

NVIDIA Kembali Naikkan Harga GPU Hingga Tembus 30 Persen

NVIDIA kembali menaikkan harga GPU hingga 30% untuk ketiga kalinya…
July 29, 2026 - 0

Gamer Cerdik Gabungkan 2 GeForce RTX 30, Ringankan Beban Frame Generation

Gamer cerdik berhasil gabungkan GeForce RTX 3090 dan RTX 3050…
July 29, 2026 - 0

Steam Frame Terancam Makin Mahal Akibat Harga Chip Qualcomm Naik

Kenaikan harga chipset Qualcomm dikabarkan dapat membuat perangkat Steam Frame…