Review VGA Card: ASUS ROG Poseidon GTX 1080 Ti Platinum

Reading time:
November 14, 2017

ASUS ROG Poseidon GTX 1080 Ti Platinum

Sepintar, ROG Poseidon GTX 1080 Ti Platinum ini terlihat tidak jauh berbeda dari sebuah graphics card high-end dengan sistem pendingin dual-fan berukuran besar pasa umumnya. Namun, bila diperhatikan dengan seksama, terdapat mounting untuk watercooling yang menjadi penanda bahwa graphics card ini sebenarnya mengusung sistem pendinginan hybrid. Memang, sistem pendingin di graphics card ini, mirip dengan yang ditawarkan graphics card ROG Poseidon sebelumnya, merupakan gabungan antara air cooling dengan liquid cooling.

ASUS ROG Poseidon GTX 1080 Ti 07
ROG Poseidon GTX 1080 Ti Platinum terpasang di sistem pengujian yang menggunakan custom watercooling

Pendingin hybrid yang digunakan tersebut disebut sebagai Next-Gen DirectCU H2O Hybrid Cooling. Vapor chamber digunakan ASUS sebagai komponen utama dari sistem pendingin ini, yang akan membantu untuk penghantaran panas dari komponen-komponen graphics card ke heatsink. Panas dari heatsink akan dibantu dilepas ke udara dengan hembusan dari dua buah fan yang ada. Namun, tidak hanya itu saja, di vapor chamber, ASUS juga menambahkan water channel yang terhubung ke G1/4-Inch Terminal Block yang bisa mengakomodasi sistem liquid cooling, sehingga membantu meningkatkan kemampuan pendinginan dari sistem pendingin di graphics card monster yang satu ini.

ASUS ROG Poseidon GTX 1080 Ti 04

ASUS menyebutkan bahwa sistem pendingin yang digunakan oleh ROG Poseidon GTX 1080 Ti Platinum ini juga mendukung operasi yang lebih hening, dengan hadirnya fitur 0 dB Technology, di mana kipas tidak akan berputar bila suhu graphics card berada di bawah titik tertentu yang terbilang sangat aman untuk penggunaan normal. Kipas baru akan berputar bila suhu operasi mencapai 55 °C. Selain itu, kipas ini juga hadir dengan sertifikasi IP5X untuk bukti ketahanan terhadap debu.

ROG GTX 1080 Ti Poseidon
Fan “Wing-Blade” dengan sertifikasi IP58

Bicara mengenai ukuran, karena sistem pendingin Next-Gen DirectCU H2O Hybrid Cooling yang digunakan, graphics card ini jadi memiliki ukuran yang besar, hingga 29.8 cm x 15.8 cm x 5 cm. Namun, ukuran tersebut masih bisa dikatakan cukup wajar untuk graphics card high-end saat ini, terlebih beberapa graphics card di kelasnya hadir dengan ukuran yang lebih besar lagi. Sayangnya, ketebalan graphics card ini mencapai 5 cm yang berarti sedikit lebih tebal dari ukuran 2 slot ekspansi di casing. Oleh karena itu, pengguna bisa jadi harus mengorbankan penggunaan slot PCIe yang terletak berdekatan dengan slot untuk graphics card ini di motherboard.

Struktur sistem pendingin dari ASUS ROG Poseidon GTX 1080 Ti Platinum

Lapisan ROG Poseidon GTX 1080 Ti

Satu pertanyaan yang tentunya akan muncul terkait graphics card ini adalah bagaimana kemampuan yang ditawarkan terutama terkait dengan sistem pendingin hybrid berukuran besar yang digunakan. Tentu saja, untuk menjawab hal tersebut, kami melakukan pengujian untuk melihat seberapa baik pendingin ini meredam suhu operasi dari GeForce GTX 1080 Ti yang digunakan. Pengujian kami lakukan dengan menggunakan aplikasi Unigine Heaven 4.0, yang dikenal bisa memberikan beban yang berat untuk graphics card. Pengujian hanya kami lakukan di OC Mode, karena mode itulah yang seharusnya paling membebani sistem hybrid cooling di graphics card ini.

Suhu Kerja ASUS ROG Poseidon GTX 1080 Ti (OC Mode)

  • Full load: 65 °C (Fan Auto @ 45%)
Share
Load Comments

Gadget

October 19, 2025 - 0

Review Infinix GT 30: Smartphone Gaming Padahal Aslinya All-Rounder!

Ini adalah Infinix GT 30! Ya, hape ini adalah versi…
July 10, 2025 - 0

Fossil Hadirkan Dua Jam Tangan Kolaborasi Marvel Fantastic Four

Fossil mengumumkan hadrinya dua jam tangan eksklusif hasil kolaborasi Marvel…
June 18, 2025 - 0

Review “Singkat” Samsung Galaxy S25 Edge: Smartphone Pemicu Pro-Kontra! Sebaik/Seburuk Itu?

Ini hape yang memicu Pro-kontra.  Banyak orang, bahkan kami pun…
June 17, 2025 - 0

Review Amazfit Active 2 Square: Smartwatch “Kotak” yang Klasik, Canggih, dan Baterai Awet!

Kalian sedang cari smartwatch bentuk kotak yang canggih, baterai irit,…

Laptop

February 21, 2026 - 0

Review ASUS Zenbook 14 OLED (UM3406GA): Laptop Tipis-Ringan Kelas Atas dengan AMD Ryzen AI 400

Bodi ASUS Zenbook 14 OLED (UM3406GA) Form Factor Clamshell Material…
February 6, 2026 - 0

Review Acer Nitro V 16S AI: Gaming Kenceng, Nyari Duit Kenceng, Harga Lebih Terjangkau!

Bodi Acer Nitro V 16S AI Form Factor Clamshell Material…
February 5, 2026 - 0

Review ASUS ExpertBook P3 Setelah 100 Hari: Tetap “Gres” Seperti Baru?

Laptop Bisnis ini tidak rusak meskipun diinjak, disiram, ataupun dijatuhkan.…
January 28, 2026 - 0

Review HP OMEN 16 (AP0999AX): Super Kencang Tapi Tetap Adem! Cocok Jadi Alternatif OMEN MAX?

Bodi HP OMEN 16 (AP0999AX) Form Factor Clamshell atau laptop…

Gaming

March 10, 2026 - 0

Sony Dikabarkan Lakukan Dynamic Pricing Test di PlayStation Store

Harga game di PS Store dikabarkan perlihatkan adanya perbedaan, berkat…
March 10, 2026 - 0

Marathon Sertakan Nama Artis Dari Drama Plagiat di Credits

Akhirnya misteri seputar penyelesaian drama plagiat art yang sempat terjadi…
March 10, 2026 - 0

Studio Developer Until Dawn Remake Resmi Ditutup Pada Februari 2026

Efek dari kurang suksesnya Until Dawn Remake di 2024 lalu…
March 10, 2026 - 0

Kreator MindsEye Kembali PHK Karyawannya di Awal 2026

Studio yang ada di balik MindsEye kembali lakukan PHK massal…