Babak Baru Intel vs NVIDIA

Reading time:
January 22, 2018
intel eyeQ5

Intel memang mengincar pasar otomotif terutama dari sisi automomous driving. Sementara, NVIDIA sudah cukup lama berada dalam kancah ini. Awal tahun 2017, ketika kami menghadiri penampakan mobil konsep hasil karya BMW – Mobileye – Intel (yang bahkan belum bisa meluncur di jalanan), NVIDIA sudah menampilkan mobil yang berjalan tanpa pengemudi.  Mobil otomoatis yang sistem otomasinya dimotori oleh komputer NVIDIA itu, bahkan sudah berjalan berputar-putar di lapangan parkir CES 2017.

NVIDIA Hadir dengan Xavier

Xavier adalah andalan NVIDIA untuk komputasi di dalam mobil otomatis. Kemampuan solusi NVIDIA ini bahkan sudah teruji di jalan raya sejak lama. Xavier dijanjikan akan menghadirkan performa sebuah rig server besar ke dalam mobil. Masalahnya memang konsumsi dayanya disebut-sebut masih agak tinggi. Meski memang saat ini, Xavier sebenarnya sudah lebih irit dan lebih kencang dibandingkan pendahulunya.

 

mobileye EyeQ SoC
Ini SoC Mobileye EyeQ5 yang diandalkan Intel untuk bersaing dengan solusi NVIDIA.

Intel + Mobileye = Pesaing kuat Autonomous Driving

Setahun telah berlalu dan kali ini Intel bahkan telah mengakuisisi Mobileye. SoC Mobileye adalah yang memungkinkan semua sensor pada mobil bisa diproses datanya. Sementara itu, untuk proses data umum lainnya, Intel sudah menyiapkan prosesor Atom 8 core khusus. Perpaduan keduanya menghasilkan solusi komputasi autonomous driving yang berperforma tinggi, sekaligus memiliki konsumsi daya lebih rendah. Setidaknya, ini yang kami peroleh dari Intel dan beberapa analis lainnya yang mengawasi perkembangan teknologi otomotif terkini.

intel automotive benchmark 1
Intel menjanjikan bahwa solusi Atom + EyeQ5 akan menghadirkan performa Deep Learning dengan efisiensi lebih baik dibandingkan Xavier. Sementara itu kemampuan Compute-nya dijanjikan lebih dari 2X lebih kencang dibandingkan Xavier.

 

intel automotive benchmark 2
Performa lebih tinggi ditawarkan oleh solusi Intel, jika dibandingkan dengan 1 unit Xavier.

 

intel automotive benchmark 3
Untuk menyamai atau mendekati apa yang disuguhkan oleh solusi Intel-Mobileye, (menurut Intel) dibutuhkan 2 unit Xavier. Hal ini akan membuat konsumsi daya Xavier menjadi lebih tinggi.

 

Memang, ini mungkin awal dari “perang” benchmark untuk komputasi otomotif. Dan ini diawali dari para produsen kenamaan di arena PC, di mana adu benchmark sudah menjadi hal yang umum. Apakah kita akan melihat hal ini lebih sering ke depannya? Bisa jadi. Akan tetapi, persaingan akan membuat teknologi berkembang dengan lebih cepat dan dengan lebih baik, bahkan kerap lebih murah. Bukankah itu baik bagi konsumen?

intel automotive benchmark

Lalu, apa selanjutnya?

Intel akan terus mengembangkan perpaduan Atom dan SoC Mobileye. Saat ini adalah awal yang baik, di mana solusi perpaduan keduanya ternyata bisa memberikan kombinasi performa dan daya yang baik. Sementara itu, NVIDIA tentu tidak akan tinggal diam dan akan segera menghadirkan solusinya yang sangat sarat dengan performa paralel yang datang dari GPU-nya tersebut. Lalu, apakah Intel akan mengembangkan GPU-nya sendiri untuk kebutuhan AI dan otomasi mobil? Kemungkinan, dengan datangnya spesialis GPU (Raja Koduri) ke Intel, hal ini bukan tidak bisa menjadi kenyataan. Persaingan antara Intel dan NVIDIA mungkin akan kian ketat dalam industri komputer otomotif di masa mendatang

Share
Load Comments

Gadget

October 19, 2025 - 0

Review Infinix GT 30: Smartphone Gaming Padahal Aslinya All-Rounder!

Ini adalah Infinix GT 30! Ya, hape ini adalah versi…
July 10, 2025 - 0

Fossil Hadirkan Dua Jam Tangan Kolaborasi Marvel Fantastic Four

Fossil mengumumkan hadrinya dua jam tangan eksklusif hasil kolaborasi Marvel…
June 18, 2025 - 0

Review “Singkat” Samsung Galaxy S25 Edge: Smartphone Pemicu Pro-Kontra! Sebaik/Seburuk Itu?

Ini hape yang memicu Pro-kontra.  Banyak orang, bahkan kami pun…
June 17, 2025 - 0

Review Amazfit Active 2 Square: Smartwatch “Kotak” yang Klasik, Canggih, dan Baterai Awet!

Kalian sedang cari smartwatch bentuk kotak yang canggih, baterai irit,…

Laptop

October 6, 2026 - 0

Review MSI Titan 18 HX Dragon Edition Draco Epic: Laptop Super Kencang Pengganti PC Desktop

Sudah nggak butuh PC Desktop kalau punya Laptop “Monster” yang…
October 1, 2026 - 0

Review ASUS TUF Gaming 16 (FX610JH): Laptop Gaming Paling Worth It dari TUF?

Butuh laptop gaming yang cocok dipakai buat kerja sampai kuliah?…
September 25, 2026 - 0

Review Axioo Hype 5 AMD X6-11: Prosesor Kenceng, RAM 16 GB LPDDR5, Harga Rp 8 Jutaan?

Ini adalah laptop thin and light terbaru dari Axioo yang…
September 23, 2026 - 0

Review ADVAN Air Neo: ADVAN Punya Laptop Super Ringan?

Ini adalah laptop Ultra Thin – Ultra Light terbaru dari…

Gaming

October 13, 2026 - 0

Penjualan Console Dilaporkan Turun Drastis Ketika Harganya Tembus US$900

Penjualan console dilaporkan mengalami penurunan drastis di 2026, setelah PlayStation…
October 13, 2026 - 0

Gigabyte Hadirkan GO27Q32 Dengan Panel Penta Tandem QD-OLED 320Hz

Gigabyte GO27Q32 menawarkan monitor gaming dengan panel QD-OLED 320Hz dengan…
October 13, 2026 - 0

Super Mario 64 Bisa Dimainkan di Media Player Lawas Microsoft Zune HD

Programmer berhasil menjalankan Super Mario 64 secara native di media…
October 13, 2026 - 0

Pembocor GTA 6 Ancam Sebarkan Full Game Dengan Konten Lengkap

Cyberleek mengancam sebarkan full build GTA 6 jika Take-Two tak…