Benchmark Pertama Dari Intel Hades Canyon Bocor

Reading time:
March 7, 2018

Sejak diperkenalkan, prosesor dengan kode nama “Hades Canyon” banyak mencuri perhatian. Betapa tidak, ini adalah prosesor pertama Intel yang mengusung sebuah Integrated Graphic Card dari AMD. Dengan menggunakan CPU berdasarkan arsitektur Kaby Lake dan dipasangkan dengan sebuah IGP yang menggunakan teknologi yang diambil dari Radeon RX Vega, Intel mengharapkan sebuah prosesor kencang dengan IGP yang berperforma tinggi. Tentunya yang ditunggu banyak orang adalah bagaimana performa dari prosesor ini? Apakah akan memenuhi ekspektasi dari berbagai pihak?

Hades canyon

Sejak prosesor modern mulai mengintegrasikan GPU kedalam prosesor, pandangan terhadap IGP semakin berubah. IGP berubah dari solusi “yang penting ada” hingga menjadi alternatif ketika kebetulan budget belum memungkinkan untuk membeli graphic card terpisah. Solusi penggunaan IGP selalu terkait dengan budget. Sayangnya jarang sekali solusi IGP yang dianggap sebagai solusi utama untuk menggantikan graphic card terpisah. Hasil “perkawinan” antara Intel dan Radeon ini diharapkan menjadi produk yang memulai revolusi dan merubah pandangan terhadap IGP.

HadesCanyon

Benchmark yang muncul di dunia maya menunjukkan bahwa Intel Hades Canyon mampu memainkan tiga game popular dengan baik. Sudah dipastikan bahwa Hades Canyon akan datang dengan platform Intel NUC.

Beberapa catatan yang muncul adalah mengingat ini adalah masih menggunakan driver awal, kemungkinan besar performa pada saat peluncuran akan berbeda. Catatan kedua adalah di harga Intel akan meluncurkan NUC dengan prosesor Core i7-8809G ini? Jika melihat trend peluncuran Intel dari tahun ke tahun, kemungkinan besar harga diusung tidak akan murah. Tetapi mentalitas Intel terhadap NUC sendiri lebih kepada “proof of concept”, dia tidak tertarik terhadap angka penjualan NUC Hades Canyon sendiri. Penulis lebih tertarik dengan kemungkinan produsen lain menggunakan prosesor ini untuk digunakan didalam laptop atau sistem yang menggunakan form factor console dan menciptakan sebuah sistem yang akhirnya mampu bermain game dengan lancar tanpa harus membutuhkan graphic card tambahan.

Sumber: ExtremeTech 

Share
Load Comments

Gadget

October 19, 2025 - 0

Review Infinix GT 30: Smartphone Gaming Padahal Aslinya All-Rounder!

Ini adalah Infinix GT 30! Ya, hape ini adalah versi…
July 10, 2025 - 0

Fossil Hadirkan Dua Jam Tangan Kolaborasi Marvel Fantastic Four

Fossil mengumumkan hadrinya dua jam tangan eksklusif hasil kolaborasi Marvel…
June 18, 2025 - 0

Review “Singkat” Samsung Galaxy S25 Edge: Smartphone Pemicu Pro-Kontra! Sebaik/Seburuk Itu?

Ini hape yang memicu Pro-kontra.  Banyak orang, bahkan kami pun…
June 17, 2025 - 0

Review Amazfit Active 2 Square: Smartwatch “Kotak” yang Klasik, Canggih, dan Baterai Awet!

Kalian sedang cari smartwatch bentuk kotak yang canggih, baterai irit,…

Laptop

February 6, 2026 - 0

Review Acer Nitro V 16S AI: Gaming Kenceng, Nyari Duit Kenceng, Harga Lebih Terjangkau!

Ini adalah Laptop High Performance terbaru dari Acer, yang tak…
February 5, 2026 - 0

Review ASUS ExpertBook P3 Setelah 100 Hari: Tetap “Gres” Seperti Baru?

Laptop Bisnis ini tidak rusak meskipun diinjak, disiram, ataupun dijatuhkan.…
January 22, 2026 - 0

Mengenal Seri Laptop HP OmniBook: Apa itu OmniBook? Kemana Spectre, Envy dan Pavilion?

Laptop-laptop yang akan kami bahas kali ini adalah laptop thin…

Gaming

February 11, 2026 - 0

Escape from Tarkov Gelar Kolaborasi Dengan Escape from Duckov

Kolaborasi antara Escape from Tarkov dengan Escape from Duckov akhirnya…
February 11, 2026 - 0

ARC Raiders Luncurkan Hot Fix Untuk Atasi Duplication Glitch

Duplication Glitch yang belakangan ini membayangi pemain di ARC Raiders…
February 11, 2026 - 0

Directive 8020 Umumkan Tanggal Rilis & Buka Pre-Order

Setelah sempat ditunda rilisnya, game horror Directive 8020 akhirnya umumkan…
February 10, 2026 - 0

Monster Hunter Wilds Siapkan Konten Expansion Berskala Besar

Capcom ternyata sedang mempersiapkan konten expansion berskala besar untuk Monster…