Pemerintah Rusia Paksa Aplikasi Telegram Untuk Ungkap Data Personal

Reading time:
March 21, 2018
telegram app

Pengadilan tinggi Rusia baru saja mengeluarkan keputusan yang memaksa aplikasi messenger Telegram untuk memberikan data pengguna kepada pihak yang berwajib. Kasus bermula ketika Telegram mengajukan protes terhadap permintaan badan intelijen Federal Security Service (FSB) untuk menyerahkan data pribadi yang berkaitan dengan penggunanya. Protes yang dilakukan pihak Telegram ditolak mentah-mentah oleh Pengadilan Agung Rusia. Pengadilan tersebut memutuskan bahwa Telegram harus “berbagi” data pribadi pengguna dengan FSB atau menanggung resiko diblock di Rusia.

Permintaan FSB untuk meminta data kepada Telegram adalah karena konon katanya aplikasi sangat senang digunakan oleh kelompok militan seperti ISIS. Untuk alasan keamanan, pemerintah Rusia meminta Telegram untuk berbagi kunci enkripsi dan chat history. Telegram berargumen bahwa langkah tersebut akan melanggar hak-hak dari pengguna jasa messenger tersebut.

Telegram memang memberikan kemampuan enkripsi end-to-end yang membuat pesan dalam percakapan antara dua orang  atau percakapan dalam group tidak dapat dibaca pihak lain selain pengirim dan penerima pesan tersebut. Kemampuan inilah yang menjadi momok bagi badan intelejen seluruh dunia karena tanpa kemampuan membaca pesan ini, pihak teroris dapat berkomunikasi dan berorganisasi dengan mudah.

Telegram diberikan waktu 15 hari untuk menuruti permintaaan pemerintah Rusia atau pemerintah akan memblok jasa messenger ini di Rusia.

Share
Load Comments

Gadget

October 19, 2025 - 0

Review Infinix GT 30: Smartphone Gaming Padahal Aslinya All-Rounder!

Ini adalah Infinix GT 30! Ya, hape ini adalah versi…
July 10, 2025 - 0

Fossil Hadirkan Dua Jam Tangan Kolaborasi Marvel Fantastic Four

Fossil mengumumkan hadrinya dua jam tangan eksklusif hasil kolaborasi Marvel…
June 18, 2025 - 0

Review “Singkat” Samsung Galaxy S25 Edge: Smartphone Pemicu Pro-Kontra! Sebaik/Seburuk Itu?

Ini hape yang memicu Pro-kontra.  Banyak orang, bahkan kami pun…
June 17, 2025 - 0

Review Amazfit Active 2 Square: Smartwatch “Kotak” yang Klasik, Canggih, dan Baterai Awet!

Kalian sedang cari smartwatch bentuk kotak yang canggih, baterai irit,…

Laptop

October 6, 2026 - 0

Review MSI Titan 18 HX Dragon Edition Draco Epic: Laptop Super Kencang Pengganti PC Desktop

Sudah nggak butuh PC Desktop kalau punya Laptop “Monster” yang…
October 1, 2026 - 0

Review ASUS TUF Gaming 16 (FX610JH): Laptop Gaming Paling Worth It dari TUF?

Butuh laptop gaming yang cocok dipakai buat kerja sampai kuliah?…
September 25, 2026 - 0

Review Axioo Hype 5 AMD X6-11: Prosesor Kenceng, RAM 16 GB LPDDR5, Harga Rp 8 Jutaan?

Ini adalah laptop thin and light terbaru dari Axioo yang…
September 23, 2026 - 0

Review ADVAN Air Neo: ADVAN Punya Laptop Super Ringan?

Ini adalah laptop Ultra Thin – Ultra Light terbaru dari…

Gaming

October 9, 2026 - 0

GMK TriggerKey Hadirkan Tombol WASD Mechanical Yang Bisa Atur Titik Aktuasi

GMK hadirkan keycap TriggerKey, memungkinkan gamer mengatur titik aktuasi WASD…
October 9, 2026 - 0

NVIDIA RTX Spark Buka Pre-order, Klaim Mampu Gaming 100+ FPS di 1440p

NVIDIA mulai membuka pre-order untuk platform RTX Spark, menawarkan kemampuan…
October 9, 2026 - 0

SteelSeries & KontrolFreek Hadirkan Jajaran Periferal Bertema Fortnite

SteelSeries dan KontrolFreek meluncurkan lini periferal tematik Fortnite berisi headset,…
October 9, 2026 - 0

PUBG Black Budget Resmi Dibatalkan Setelah 2 Kali Playtest

PUBG: Black Budget resmi dibatalkan oleh Krafton setelah game extraction…