Global Foundries Hentikan Riset 7nm, AMD Berpaling ke TSMC

Global Foundries awalnya dikenal sebagai perusahaan spin-off AMD, kemudian perlahan-lahan berkembang menjadi perusahaan semikonduktor ternama. Bermodalkan lisensi IP 14nm FinFET dari Samsung, Global Foundries sukses mengadakan kontrak produksi untuk proyek terkenal, salah satunya AMD Ryzen.
Dengan percapaian 14nm FinFET yang baik membuat Global Foundries saat itu percaya diri dengan mengumumkan pengembangan fabrikasi 7nm, 5nm hingga 3nm. Hal tersebut sekaligus membuat client terbesar mereka yakni AMD menjadi tertarik. Namun secara mengejutkan, Global Foundries mengumumkan menghentikan secara sementara pengembangan fabrikasi 7nm, 5nm dan 3nm.
Salah satu penyebabnya adalah karena kebijakan CEO Global Foundries, Tom Caulfield untuk fokus menghadirkan desain 14nm dan 12nm yang lebih baik untuk client. Sedangkan fabrikasi rancangan sendiri yakni 22nm FDXT tidak terkena dampak, karena laris di segmen embedded dan IoT.
AMD sebagai client terbesar dari Global Foundries mengumumkan secara terpisah telah mengantisipasi akan hal ini dengan tetap melanjutkan pengembangan produk chip CPU dan GPU berbasis fabrikasi 7nm dan memindahkan seluruh produksi ke TSMC.
Dalam keterangan persnya, AMD menyebutkan “Kami sudah menampilkan beragam produk yang berasal dari TSMC” yang menandakan semua produk mendatang berbasis 7nm seperti Epyc, Vega dan bahkan Navi akan diproduksi di TSMC. Walaupun begitu, AMD tetap akan menggunakan jasa Global Foundries untuk produksi Ryzen dan Vega dengan fabrikasi 14nm dan 12nm saat ini.














