Teknologi Intel Buat Jalan Jadi Lebih Aman

Reading time:
January 9, 2019

Salah satu topik yang menjadi bahan pembahasan Intel di CES 2019 adalah mobil otonom. Intel memang banyak terlibat di mobil otonom setelah mereka mengakuisisi Mobileye, salah satu perusahaan yang berkecimpung di pengembangan produk dan juga teknologi pendukung mobil otonom. Menariknya, di pameran teknologi yang digelar di Las Vegas, AS ini, bukan hanya perangkat dan teknologi baru pendukung mobil otonom yang lebih mutakhir saja yang dibahas, tetapi juga pemanfaatan teknologi yang ada untuk membuat jalan raya menjadi tempat yang lebih aman.

Intel Mobileye 01
CEO Mobileye saat menunjukkan salah satu produk mereka untuk mobil otonom, EyeQ 5.

Dibuat untuk Mobil Otonom, Cocok untuk “Mengamankan Jalan”

Sudah banyak produk dan teknologi yang digarap oleh Mobileye untuk mobil otonom, yang memungkinkan mobil memiliki suatu sistem yang membantu pengemudi di jalan sampai yang benar-benar bisa menjalankan mobil tanpa campur tangan pengemudi, yang disebut sebagai L1 ~ L5, sesuai tingkat otomatisasi. Menariknya, berbagai produk dan teknologi yang ada itu, bisa dipakai untuk meningkatkan aspek keamanan di jalan raya. Penerapan produk dan teknologi itu ada dalam cakupan Advanced Driver Assistant System (ADAS) yang masuk ke ranah L1 & L2.

Salah satu bentuk penerapan teknologi pendukung mobil otonom untuk keamanan di jalan raya adalah terkait pemetaan objek di sekitar jalan, yang merupakan bagian dari Road Experience Management (REM). Selain bisa digunakan untuk mendukung mobil otonom, peta objek yang dihasilkan bisa digunakan di ADAS. Untuk hal yang satu ini, Mobileye sudah bekerja sama dengan satu badan di Inggris Raya, Ordnance Surveys, untuk melakukan pemetaan jalan raya di negara itu, dengan menggunakan Mobileye 8 Connect.

Intel Mobileye 02

Satu hal yang perlu ditekankan, “peta” di sini bukanlah sebuah peta biasa, melainkan peta jalan yang sudah dilengkapi dengan info terkait objek-objek yang ada di jalan dan sekitarnya, seperti speed bump/polisi tidur, tiang listrik, papan petunjuk arah, dan lain sebagainya. Informasi di peta kompleks ini bisa dibaca oleh sistem mobil otonom, dan juga ADAS, dan digunakan sebagai petunjuk untuk berbagai hal. Termasuk, yang terkait dengan pengambilan keputusan pendukung keamanan di jalan raya.

Bantu Pengemudi Hindari Masalah di Jalan

Memanfaatkan sebuah sistem yang disebut sebagai Responsibility-Sensitive Safety (RSS), yang sebenarnya merupakan suatu sistem pengambilan keputusan di mobil otonom, yang diintegrasikan ke ADAS, hadirnya peta di REM bisa membantu, misalnya untuk mengurangi kecepatan mobil ke tingkat yang aman melalui sistem Automatic Emergency Braking (AEB) saat ada mobil mendekati polisi tidur. Atau, saat pengemudi kurang konsentrasi dan mengarahkan mobil ke suatu objek di sekitar jalan, sistem bisa juga digunakan untuk mencoba menghentikan mobil sebelum menabrak objek tersebut.

Professor Amnon Shashua, CEO Mobileye, juga menyebutkan beberapa skenario pemanfaatan teknologi-teknologi yang dibuat untuk mobil otonom itu di berbagai kondisi lain yang mendukung ADAS menhadirkan jalan raya yang lebih aman. Seiring makin banyaknya teknologi mobil otonom yang dikembangkan, akan makin banyak teknologi yang bisa dimanfaatkan untuk membuat jalan menjadi makin aman, terlepas dari itu diterapkan di suatu mobil otonom atau mobil yang “hanya” dilengkapi ADAS. Aspek keamanan itu merupakan salah satu yang menjadi fokus dari Mobileye, yang menjadi dasar pemikiran dari beberapa teknologi yang mereka kembangkan untuk mobil otonom, dan juga ADAS.

Share
Load Comments

Gadget

October 19, 2025 - 0

Review Infinix GT 30: Smartphone Gaming Padahal Aslinya All-Rounder!

Ini adalah Infinix GT 30! Ya, hape ini adalah versi…
July 10, 2025 - 0

Fossil Hadirkan Dua Jam Tangan Kolaborasi Marvel Fantastic Four

Fossil mengumumkan hadrinya dua jam tangan eksklusif hasil kolaborasi Marvel…
June 18, 2025 - 0

Review “Singkat” Samsung Galaxy S25 Edge: Smartphone Pemicu Pro-Kontra! Sebaik/Seburuk Itu?

Ini hape yang memicu Pro-kontra.  Banyak orang, bahkan kami pun…
June 17, 2025 - 0

Review Amazfit Active 2 Square: Smartwatch “Kotak” yang Klasik, Canggih, dan Baterai Awet!

Kalian sedang cari smartwatch bentuk kotak yang canggih, baterai irit,…

Laptop

June 18, 2026 - 0

Review ASUS ROG Zephyrus Duo (2026): Kencang “Pol” Buat Multitasking & Gaming AAA

Laptop Gaming kekinian tuh harusnya kayak gini. Ini adalah “ASUS…
May 27, 2026 - 0

Review Polytron Luxia with AMD Ryzen 5: Rp 7 Jutaan, Kencang, Upgradeable, 5X USB, ADP+

Ini dia Laptop pertama Polytron dengan prosesor AMD Ryzen. Harganya?…
May 25, 2026 - 0

Review Acer TravelMate X4 14 AI: Laptop Bisnis AI Cepat, Ringan & Produktif

Kata siapa bisnis UMKM ga butuh Laptop canggih?! Apalagi sekarang…
May 21, 2026 - 0

Review ASUS Zenbook DUO 2026 (UX8407AA): Desain Baru, Makin Kokoh, Makin Kenceng!

Kerja serius pakai laptop thin and light biasa? Kurang mantap…

Gaming

June 20, 2026 - 0

Epic Games Akan Rombak Store Launcher Supaya Lebih Cepat

Epic Games siapkan perombakan besar untuk Epic Games Store, dan…
June 20, 2026 - 0

Sony Mulai Andalkan AI untuk Masa Depan PlayStation

Sony mengungkap rencana penggunaan AI untuk pengembangan game, PS Store,…
June 19, 2026 - 0

Tanggal Rilis GTA 6 Hilang dari Situs Rockstar, Picu Kekhawatiran Akan Delay

Akibat hilangnya tanggal rilis GTA 6 dari situs Rockstar Games…
June 19, 2026 - 0

Pasar Game Global Cetak Rekor Pendapatan di Tengah Gelombang PHK

Pendapatan pasar game global tembus $201,6 miliar pada 2025, di…