Framework, Laptop Modular yang Bisa Upgrade Banyak
Umumnya, laptop yang kita pakai saat ini hanya bisa diupgrade untuk beberapa aspek. Seperti memori RAM atau storage. Tapi apa jadinya kalau semua komponen laptop lainnya seperti baterai, layar, keyboard dan lain sebagainya, itu juga bisa diupgrade. Jawabannya adalah Framework, laptop modular yang memungkinkan kita melakukan hal tersebut.
Ide ini yang nampaknya coba direalisasikan oleh startup bernama Framework asal San Fransisco. Nirav Patel, selaku founder dari Framework mengatakan kalau ide ini bermula dari rasa frustasinya akan perangkat teknologi yang saat ini beredar di industri saat ini.
Baca Juga: Review ASUS ZenBook Flip S (UX371)

Dimana perusahaan meluncurkan produk dengan spesifikasi berbeda-beda dan menghasilkan hardware yang sangat banyak untuk sampai ke tangan konsumen. Namun pada akhirnya menjadi barang yang tak terpakai, dan ia menganggap ini suatu pemborosan, tidak efisien dan pada akhirnya akan merusak lingkungan.
Laptop modular Framework ini hadir dengan spesifikasi dasar yaitu layar 13,5 inci 2256 x 1504, dengan prosesr intel Gen 11, memori DDR4 up to 64GB, serta penyimpanan NVme Gen4 dengan kapasitas 4TB atau lebih.
Spesifikasi tersebut dibungkus di dalam sasis berbahan aluminium dengan bobot yang cukup ringan yaitu sekitar 1,4 kg pon. Selain itu juga dilengkapi dengan webcam 1080p 60fps, dan ditenagai baterai berkapasitas 55W.
Nantinya pengguna bisa mengganti komponen-komponen sesuai keinginan mereka mulai dari komponen internal seperti RAM, Storage, Baterai dan sebagainya.
Baca Juga: Kenapa Laptop Huawei Itu Beda? Perkenalkan, Matebook D14 dengan Prosesor Intel
Framework juga menawarkan tiga keunggulan tambahan dari laptop modular tersebut, yang pertama yaitu upgrade komponen luar termasuk keyboard, layar, bezel, dan port interface.
Kedua yaitu, upgrade komponen dengan pembelian secara online, dimana Framework nantinya bekerja sama dengan pihak ketiga untuk penyediaan komponen modular.
Ketiga konsumen bisa membeli produk laptop dalam bentuk DIY kit, dimana nantinya pengguna bisa memilih spesifikasi sesuai keinginan mereka untuk dirakit sendiri.
Framework mendukung sistem operasi Windows dan juga Linux. Untuk saat ini belum ada informasi harga dari laptop Framework. Tetapi perusahan mengklaim kalau laptop ini akan dijual dengan harga yang bersaing dengan laptop konvensional.













