Review MSI Spatium M480 2T: Mencoba SSD Sultan!

Reading time:
December 8, 2021

Pengujian Performa

Synthetic – Best Case Scenario

Kita mulai dengan Benchmark sintetis – Crystal Disk Mark – Default profile

Benchmark1 Synthetic M480

 

Rating read dan write-nya Sequential nampak sesuai dengan rating. Read sampai ke angka 7000MB/s, write hampir 6800MB/s

Berikut ini kalau kita bandingkan dengan beberapa SSD lain di read-write:

Benchmark1B ReadWrite

Sebagai tambahan juga, kalau kita mau lihat jumlah IO transfer per second atau Max IOPS-nya, Read-nya sesuai rating di 650ribu IOPS.

Benchmark2 IOPSMax

Perlu diingat bahwa yang terlihat di awal itu adalah pengujian storage Best Case, istilah teknisnya Queue Depth-nya tinggi saat jumlah antrian data-nya banyak. Ini terjadi di benchmark sintetis, karena tujuan benchmark sintetis adalah menunjukkan kapabilitas teknologi tertentu. Jadi, belum tentu transfer rate-nya sama di kondisi real-world-nya.

Synthetic – Real-World Scenario

Untuk cek real-world scenario, kami memakai Crystal diskmark juga, tapi lihat bagian Random 4K Read IOPS dan juga Read Latency di Q1T1 ini.

Benchmark3 IOPSRealworld

Ini hasilnya kalau kita bandingkan ke SSD lain.

Benchmark3B IOPS RealWorld

Kita bisa lihat MSI Spatiumnya kalah tipis dari 980 Pro dari sisi Read IOPS, dan juga Read Latency-nya, walaupun cukup mendominasi SSD lain.

Bonus Benchmark adalah 3DMark Storage, ini benchmark yang baru. Berikut datanya:

Benchmark4 3DMarkStorage Benchmark4B 3DMarkStorage

Ini mirip dengan test Crystal Diskmark dimana MSI Spatium kalah tipis dari 980 PRO.

Kemudian kita sekarang masuk ke test Real-World.

Perlu diketahui, tidak selamanya skor benchmark sintetis mencerminkan kecepatan storage saat operasi tertentu, copy file misalnya.

Copy File dari SSD PCIe

Copy file ini menggunakan menggunakan tool Disk Bench. Tes ini melakukan Copy File 16GB dari SSD PCIe Gen 4 ke SPATIUM.

Benchmark5 FileCopy

Copy file 16GB menjadi instan di NVME ini, 5 detik, dengan copy speed di atas 2GB/s.

Copy Game Horizon Zero Dawn 68GB, juga sama masih di atas 2GB/s, berikut tabelnya bisa dilihat lebih detail, terlihat jelas perbedaan copy file-nya.

Perbedaan kecepatan copy ini terjadi karena sda beberapa SSD yang kecepatan tulis file-nya turun setelah ukuran tertentu, salah satunya karena buffer/cache SLC-nya sudah habis.

Untungnya MSI Spatium memiliki buffer cukup banyak, sehingga transfer file besar seperti game ini masih bisa dijalankan dengan performa memadai, tanpa penurunan berarti.

Unzip File

Unzip file ke diri sendiri dilakukan dengan menggunakan file besar 80GB (video).

Berikut perbedaannya:

Benchmark6 FileDecompression

Di sini cukup terlihat perbedaan performance di SSD kelas atas.

Game Loading

Gam yang digunakan oleh tes ini adalah game Horizon Zero Dawn.

Benchmark7 GameLoad

Sayangnya tidak ada beda yang signifikan antara drive NVME high-performance.

Test Thermal

Untuk tes Thermal, kami lakukan dengan menulis file terus-terusan selama beberapa menit.

Ini hasil dari pembacaan HWINFO:

MSI HWINFO

Worst-case temperature reading di 50C kalau ada airflow dekat heatsink.

Kalau tidak ada airflow sama sekali dan kita terus-terusan memberikan load berat, bisa kena suhu 72C, dan throttle kecepatannya turun.

ThermalTest Throttling

Sebagai tambahan, kami juga mencoba mencari limit write yang bisa ditahan di SSD M480/ Jadi penguijian kali ini dengan mencoba nulis file 1.5TB.

Benchmark8 SustainedWrite

Awalnya dimulai di sekitar 2.4GB/s average sampai di sekitar batas 200-20GB-an. Lalu dia menulis average di 1.8GB/s sampai sekitar 800GB. Lalu 800GB hingga 1.5TB dia turun ke sekitar 1.1GB/s

Share
Load Comments

Gadget

October 19, 2025 - 0

Review Infinix GT 30: Smartphone Gaming Padahal Aslinya All-Rounder!

Ini adalah Infinix GT 30! Ya, hape ini adalah versi…
July 10, 2025 - 0

Fossil Hadirkan Dua Jam Tangan Kolaborasi Marvel Fantastic Four

Fossil mengumumkan hadrinya dua jam tangan eksklusif hasil kolaborasi Marvel…
June 18, 2025 - 0

Review “Singkat” Samsung Galaxy S25 Edge: Smartphone Pemicu Pro-Kontra! Sebaik/Seburuk Itu?

Ini hape yang memicu Pro-kontra.  Banyak orang, bahkan kami pun…
June 17, 2025 - 0

Review Amazfit Active 2 Square: Smartwatch “Kotak” yang Klasik, Canggih, dan Baterai Awet!

Kalian sedang cari smartwatch bentuk kotak yang canggih, baterai irit,…

Laptop

May 14, 2026 - 0

Review ASUS Zenbook S14 OLED (UX5406AA): Baterai Awet, Performa Makin Kenceng, Desain Tetap Mewah

Bodi ASUS Zenbook S14 OLED (UX5406AA) Form Factor Clamshell atau…
May 8, 2026 - 0

Review ASUS ExpertBook Ultra (2026): Ultra Tipis, Ultra Kencang, Ultra Irit

Bodi ASUS ExpertBook Ultra (2026) Form Factor Clamshell Material Bodi…
April 29, 2026 - 0

Review Axioo Pongo 755 AMD: Sama Kencangnya, Sama Komplitnya, Lebih Murah Harganya

Bodi Form Factor Clamshell atau Laptop Klasik Material Metal untuk…
April 27, 2026 - 0

Review Acer Predator Helios 16 AI: Laptop Gaming 16″ Paling “Monster” dari Acer!

Bodi Acer Predator Helios 16 AI Nah untuk desain, ini…

Gaming

May 19, 2026 - 0

Sony Siapkan Widget PS5 Yang Tampilkan Player Count Game Terpopuler

Setelah sekian lama dinanti, Sony akhirnya siapkan widget di PS5…
May 19, 2026 - 0

ZERO Sievert 2 Raih 100.000 Wishlist dalam 2 Minggu Pasca Reveal

Kesuksesan game pertamanya membuat reveal ZERO Sievert 2 diterima dengan…
May 19, 2026 - 0

Nintendo Dipastikan Akan Hadir di Gamescom 2026

Setelah menjadi salah satu daya tarik utama tahun lalu, Nintendo…
May 19, 2026 - 0

Xbox Player Voice Ungkap Permintaan Terbesar Gamer, Game Eksklusif

Platform feedback Xbox Player Voice langsung menunjukkan apa yang paling…