Review Samsung Odyssey Neo G9 Gaming (2021): Monitor Gaming Premium Super Lebar dan Fitur Melimpah

Author
Irham
Reading time:
March 7, 2022

Pengalaman Penggunaan

Oke, beralih pada saat kami menguji monitor Samsung Odyssey Neo G9 (2021) ini dengan memainkan beberapa game. Layar 49” dengan kurvatur 1000R ini mampu menyajikan sudut pandang yang sangat lebar.

Review Monitor Gaming Samsung Odyssey G9 2021 49

Contohnya saat kami memainkan game Triple A seperti Death Stranding, Shadow of the Tomb Raider dan F1 2021. Semua kami mainkan di resolusi 5120 x 1440 pixel.

Review Monitor Gaming Samsung Odyssey G9 2021 50

Sebagai monitor gaming premium, tentu saja kami mencoba memainkan game triple A dengan mengaktifkan fitur HDR dan Ray Tracing. Hasilnya? Monitor Samsung Odyssey Neo G9 (2021) mampu menampilkan kualitas gambar keren.

Lalu, bagaimana dengan game kompetitif seperti CSGO dan Valorant? Tentu saja kami mencoba kedua game ini dan kami tidak mengalami kendala sama sekali seperti image tearing saat bermain.

Hanya saja, saat memainkan kedua game kompetitif tersebut, tampilan game yang menjadi full screen, terasa seperti “dipaksa” melebar oleh monitor.Untuk menyiasatinya, kita bisa mengganti ke resolusi layar pada game agar sesuai dengan resolusi atau rasio monitor.

Baca Juga: Review Monitor Samsung S80A 27 Inci: Monitor 4K HDR Kaya Warna, Akurasi Tinggi, dengan Fitur Profesional • Jagat Review

Oke, selain bermain game, apakah monitor ini bisa digunakan untuk content creation dan menikmati beberapa konten video? Tentu saja bisa.Sebagai catatan, monitor gaming premium dari Samsung ini diklaim memiliki brightnes max. di 420 nits dan color gamut di 125% sRGB.

Nah, berdasarkan hasil pengujian alat kami, Brightness yang dihasilkan monitor Samsung Odyssey Neo G9 (2021) di dalam ruangan, mencapai 425 Nits.

Sedangkan Color gamut dan DCI-P3-nya, tercatat:

  • Color Gamut volume-nya 130% sRGB
  • Dan mencapai Gamut Volume 92.3% DCI-P3
  • Hasil pengukuran ini kami dapat pada beberapa mode preset, seperti High Bright, FPS, RTS, RPG dan AOS.

Kemudian untuk nilai maksimum Delta E2000 ada di 1.41. Jadi, monitor Samsung yang satu ini terbilang cocok juga digunakan untuk content creator.

Untuk menonton konten video dengan dukungan HDR pun layar ini tergolong mantap. Dukungan fitur Quantum HDR2000 di monitor ini pun mampu memberikan tampilan yang cemerlang dan gradasi warna jadi terlihat lebih nyata.

Review Monitor Gaming Samsung Odyssey G9 2021 57

Kemudian, bagaimana dengan konsumsi dayanya? Kami mencoba mengukur daya yang dipakai monitor ini saat memutar konten saat HDR aktif dan dinonaktifkan.

  • HDR On – Konsumsi dayanya mencapai sekitar 130 W
  • HDR Off – Konsumsi dayanya turun menjadi 110 W

Layar curved dengan tingkat kurvatur 1000R ini terlihat sangat melengkung. Dan memang, mata menjadi sedikit lebih nyaman, terutama saat menggunakan monitor dalam jangka waktu lama, seperti bermain game.

Review Monitor Gaming Samsung Odyssey G9 2021

Uniknya, setelah agak lama dipakai, kami merasa seakan monitor ini rata. Mungkin ini adalah efek dari samanya jarak pandang ke semua titik di layar. Dan masalah besarnya adalah saat melihat monitor besar yang flat, sisi ujung kanan dan kiri monitor flat jadi terasa aneh dan jauh. Tentunya ini efek samping kelamaan pakai monitor melengkung.

Share
Load Comments

Gadget

October 19, 2025 - 0

Review Infinix GT 30: Smartphone Gaming Padahal Aslinya All-Rounder!

Ini adalah Infinix GT 30! Ya, hape ini adalah versi…
July 10, 2025 - 0

Fossil Hadirkan Dua Jam Tangan Kolaborasi Marvel Fantastic Four

Fossil mengumumkan hadrinya dua jam tangan eksklusif hasil kolaborasi Marvel…
June 18, 2025 - 0

Review “Singkat” Samsung Galaxy S25 Edge: Smartphone Pemicu Pro-Kontra! Sebaik/Seburuk Itu?

Ini hape yang memicu Pro-kontra.  Banyak orang, bahkan kami pun…
June 17, 2025 - 0

Review Amazfit Active 2 Square: Smartwatch “Kotak” yang Klasik, Canggih, dan Baterai Awet!

Kalian sedang cari smartwatch bentuk kotak yang canggih, baterai irit,…

Laptop

August 11, 2026 - 0

Review Axioo Pongo 535: Harga Terjangkau Tapi Sekencang Apa?

Bodi Form Factor Clamshell atau Laptop Klasik Material Polikarbonat Warna…
August 6, 2026 - 0

Review HyperX OMEN 16 Valorant Edition: Desain Keren, Performa Kenceng, Suhu Super Adem!

Bodi HyperX OMEN 16 Valorant Edition Form Factor Clamshell atau…
July 29, 2026 - 0

Review Lenovo Yoga Slim 7i Ultra Aura Edition (14IPH11): Laptop Mewah Idaman Kami!

Bodi Lenovo Yoga Slim 7i Ultra Aura Edition Form Factor…
July 22, 2026 - 0

Review Zyrex D-Tech: Rp 6 Jutaan, AMD Ryzen Quad-Core, Bisa Upgrade, Tapi…

Bodi Zyrex D-Tech Form Factor Clamshell atau Laptop Klasik Material…

Gaming

August 12, 2026 - 0

Perangkat iOS Bisa Mainkan Zelda Ocarina of Time & Majora’s Mask via Port Fans

Zelda Ocarina of Time dan Majora’s Mask kini berjalan native…
August 12, 2026 - 0

Pemerintah Targetkan IGRS Kembali Aktif di Tahun 2026

Kemkomdigi menargetkan sistem rating game IGRS akan kembali aktif pada…
August 11, 2026 - 0

Zelda Breath of the Wild Disulap Menjadi Game VR via BetterVR Mod

Mod BetterVR berhasil mengubah Zelda Breath of the Wild menjadi…
August 11, 2026 - 0

Nintendo Akhirnya Resmi Masuk Indonesia

Nintendo akhirnya secara resmi membawa dukungan untuk Switch dan Switch…