Review Mouse HyperX Pulsefire Haste dan Pulsefire Mat RGB XL: Kombinasi Pas buat Para Gamer

Author
Irham
Reading time:

Setelah sebelumnya kami mereview headset HyperX Cloud Core Wireless dan keyboard HyperX Alloy Origins 60, kali ini kami kedatangan dua periferal lain dari HyperX, yaitu mouse HyperX Pulsefire Haste dan desk mat HyperX Pulsefire Mat RGB XL.

review mouse HyperX Pulsefire Haste dan Pulsefire Mat RGB XL

Kedua produk ini tentunya menyasar pengguna dari kalangan gamer, dengan menawarkan kombinasi performa yang tinggi, serta desain yang nyentrik berkat ornamen RGB yang diusungnya.

Seperti apa pengalaman menggunakan kedua perangkat ini, simak review lengkapnya berikut ini.

Desain dan Spesifikasi

HyperX Pulsefire Haste

Mouse ini memiliki desain body simetris meskipun bukan Ambidextrous. Mouse tetap ditujukan untuk pengguna dominan kanan dengan dua tombol ekstra di sisi bagian kiri. Mouse ini sangat ringan dengan bobot hanya 60 gram, berkat desain berlubang dengan bentuk Honeycomb.

review mouse HyperX Pulsefire Haste

Ergonomi juga menjadi nyaman dengan rongga tersebut. Lubang memberikan sirkulasi udara di telapak tangan pengguna bikin tangan tidak terasa gerah meskipun lama bermain. Varian yang kami uji yaitu dengan warna White-Pink, disamping warna lain yang tersedia yaitu Black dan Red-Black.

Mouse ini  memiliki enam buah tombol, dengan tombol kanan, kiri, scroll, DPI, dan dua tombol ekstra di bagian kiri. Fungsi tombol bisa diatur lewat aplikasi NGenuity.

Tombol DPI diletakan di bagian atas, dengan poisisi dibawah tombol scroll. Ada lima tingkatan DPI dengan memori on board. Level DPI bisa diatur lewat aplikasi NGenuity.

Hanya ada satu lampu RGB yang disematkan pada tombol scroll. Pencahayaannya cukup terang, dan karena mouse ini memiliki lubang-lubang, jadi pencahayaannya bisa terlihat di seluruh body mouse.

Untuk kabelnya, mouse ini menggunakan HyperFlex USB Cable. Ini adalah kabel braided, namun material pembungkusnya tidak begitu tebal. Sangat fleksibel dan ringan, tapi tidak begitu rapih terlihat. Panjang kabel sekitar 1.8M.

review mouse HyperX Pulsefire Haste

Mouse ini menggunakan switch yang disebut TTC Golden Micro. Switch memiliki kesan clicky yang terbilang standar, namun tetap presisi. HyperX menjanjikan penggunaan hingga 60 juta klik pada mouse ini. Selain itu, switch ini juga diklaim anti debu, jadi meski memiliki lubang-lubang yang terbuka, tap switch ini tetap aman dari kotoran.

Screenshot 6100

Bagian alasnya menggunakan bahan PTFE yang cukup mulus, jadi tidak akan tersendat saat digunakan. Ini tentunya juga memberikan pergerakan mouse yang presisi bagi pengguna.

Sensor opticnya menggunakan Pixart 3335 sensor, yang memberikan keseimbangan antara performa dan bobot mouse. Sensitivitasnya juga sangat tinggi, mencapai 16000 DPI.

HyperX Pulsefire Mat RGB XL

Desk Mat ini memiliki panjang 90 cm, dengan lebar 42 cm, serta memiliki ketebalan 4mm. Bobotnya yaitu sekitar 1000 gram.

review mouse HyperX Pulsefire Mat RGB XL

Permukaan atasnya menggunakan bahan kain tenun padat, yang dirancang khusus untuk memberikan presisi yang tinggi pada penggunaan mouse. Bagian bawahnya menggunakan bahan karet, yang juga membuatnya anti slip ataupun kusut saat digunakan.

review mouse HyperX Pulsefire Mat RGB XL

HyperX Pulsefire Mat RGB XL memiliki lampu RGB yang ada di sekeliling tepian Desk Mat. Modul kontrolnya ada di pojok kiri atas, dengan tiga tombol profil lampu RGB, serta kabel USB (braided) dengan panjang sekitar 170 cm.

review mouse HyperX Pulsefire Mat RGB XL

Permukaan desk mat memiliki warna hitam polos, yang bahkan tidak ada logo HyperX ataupun motif lainnya. Jadi untuk yang cari desk mat RGB dengan tampilan super polos, yang satu ini bisa dipertimbangkan.

Share
Load Comments

Gadget

October 19, 2025 - 0

Review Infinix GT 30: Smartphone Gaming Padahal Aslinya All-Rounder!

Ini adalah Infinix GT 30! Ya, hape ini adalah versi…
July 10, 2025 - 0

Fossil Hadirkan Dua Jam Tangan Kolaborasi Marvel Fantastic Four

Fossil mengumumkan hadrinya dua jam tangan eksklusif hasil kolaborasi Marvel…
June 18, 2025 - 0

Review “Singkat” Samsung Galaxy S25 Edge: Smartphone Pemicu Pro-Kontra! Sebaik/Seburuk Itu?

Ini hape yang memicu Pro-kontra.  Banyak orang, bahkan kami pun…
June 17, 2025 - 0

Review Amazfit Active 2 Square: Smartwatch “Kotak” yang Klasik, Canggih, dan Baterai Awet!

Kalian sedang cari smartwatch bentuk kotak yang canggih, baterai irit,…

Laptop

March 18, 2026 - 0

Review ADVAN Workmate Ultra: Laptop Intel Core Ultra di Bawah Rp 8 Juta?!

Laptop pakai Intel Core Ultra 5 cuma Rp 8 Juta?…
March 17, 2026 - 0

Review Lenovo Legion Pro 5 Gen 10: Laptop 16-Core Buat Kerja Berat & Main Game AAA

Hei Lenovo! Kalian itu mau sedekah?! Masa’ harga Laptop Gaming…
February 21, 2026 - 0

Review ASUS Zenbook 14 OLED (UM3406GA): Laptop Tipis-Ringan Kelas Atas dengan AMD Ryzen AI 400

Ini dia Laptop tipis dan ringan terbaru dengan prosesor “AMD…

Gaming

March 18, 2026 - 0

Co-Founder Embark Studios Tinggalkan Perusahaan Akibat Tuduhan Pelecehan

Co-founder Embark Studios, Rob Runesson, keluar dari studio itu setelah…
March 18, 2026 - 0

Death Stranding 2 Perlihatkan Konten & Fitur Baru Jelang Rilis di PC

Mendekati rilisnya di PC, Death Stranding 2 perlihatkan adanya konten…
March 18, 2026 - 0

Pimpinan Take Two Sebut AI Tak Bisa Ciptakan Game Yang Sukses

Pimpinan Take Two, Strauss Zelnick, menegaskan bahwa AI hanya dapat…
March 18, 2026 - 0

Kreator MindsEye Berpisah Dari Publisher IO Interactive

Publisher IO Interactive resmi mengakhiri kerja samanya dengan Build a…