Qualcomm Rilis Chipset Khusus Kacamata AR: Snapdragon AR2 Gen 1
Qualcomm resmi memperkenalkan Snapdragon AR2 Gen 1 dalam ajang Snapdragon Summit 2022 di Hawai. Itu adalah sebuah platform chipset atau SoC pertama di dunia yang didesain khusus untuk perangkat kacamata augmented reailty (AR).

Snapdragon AR2 Gen 1 tersebut akan menjadi bagian dari portofolio extended reality (XR) dari Qualcomm. Sebagai informasi, perusahaan asal Amerika Serikat itu juga sudah memiliki chipset khusus XR yang disematkan pada berbagai perangkat VR/AR, salah satunya di Meta Quest Pro.
Nah, produk yang satu ini ditujukan khusus untuk kacamata AR dengan keunggulan konsumsi daya yang amat rendah tapi tetap memiliki performa tinggi. Klaimnya, Snapdragon AR2 mengonsumsi daya 50% lebih rendah dari Snapdragon XR2, bahkan di bawah 1W, dengan kinerja AI 2,5 kali lebih baik.
Desain Arsitektur Multi-Chip yang Terdiri dari Tiga Bagian
Qualcomm membagi pemrosesan Snapdragon AR2 menjadi tiga yakni prosesor utama AR, co-prosesor AR dan chip konektivitas. Hal tersebut bertujuan untuk menyeimbangkan berat dan mengurangi lebar lengan di kedua sisi kacamata, sekaligus membuat kacamata lebih ramping.

Snapdragon AR2 akan bekerja secara dinamis dengan latensi paling minimal untuk menjamin distribusi pemrosesan tak terganggu. Selain itu, chipset tersebut juga akan membebankan pemrosesan data yang lebih kompleks ke perangkat host seperti smartphone atau PC.
Prosesor utama AR bertugas untuk menangani penangkapan persepsi dan menampilkan gambar, yang mendukung hingga sembilan kamera secara bersamaan. Bagi perangkat AR, semakin banyak kamera bakal membuat pemetaan lingkungan di sekitar pengguna jadi lebih baik.
Prosesor tersebut juga punya hardware acceleration engine khusus untuk meningkatkan kemampuan motion tracking, serta reprojection engine.
Kemudian, co-prosesor AR bertugas mengumpulkan data kamera dan sensor, serta menangani eye tracking dan otentikasi iris mata. Memanfaatkan AI, beban kerja dapat disesuaikan hanya ketika mata melihat sehingga konsumsi daya pun bisa diminimalisir.
Terakhir ada chip konektivitas. Menggunakan Qualcomm FastConnect 7800 yang mendukung generasi mendatang Wi-Fi 7, dengan latensi kurang dari 2ms. Koneksi antara kacamata AR dan perangkat host pun akan berjalan seolah tanpa hambatan sama sekali.
Banyak OEM Tengah Kembangkan Kacamata AR Berbasis Snapdragon AR2

Sejumlah OEM ternama tengah bekerjasama dengan Qualcomm untuk mengembangkan kacamata AR mereka masing-masing. Termasuk di antaranya adalah Lenovo, LG, Nreal, OPPO, Pico, QONOQ, Rokid, Sharp, TCL, Tencent, Vuzix dan Xiaomi.
Apakah kacamata AR tadi ada yang akan masuk ke pasar Indonesia? Kita tunggu saja kabar selanjutnya ya.














