Synology Paparkan Rangkaian Solusi Terbaru di 2023, Turut Hadirkan Produk Surveillance

Author
Irham
Reading time:
November 23, 2022

Synology menggelar media briefieng, untuk memperkenalkan rangkaian produk solusi dan strategi perusahaan di waktu mendatang, guna membantu bisnis semakin berkembang, serta mampu menghadapi tantangan IT yang terus berkembang.

synology 2023 solutions

Synology menghadirkan Inovasi signifikan di seluruh produk, mencakup manajemen data, perlindungan data, dan keamanan infrastruktur IT. Synology juga meningkatkan standar realibilitas, keamanan, dan skalabilitas menjadi lebih tinggi

Manajemen Data

Untuk solusi manajemen data, Synology akan menghadirkan  DSM 7.2 di awal 2023, dengan akan memperkenalkan enkripsi volume penuh (full-volume) untuk meningkatkan kinerja penyimpanan sebesar 48% dibandingkan enkripsi berbasis shared-folder.

DSM 7.2 juga bakal punya fitur folder WORM (write once, read many), dimana folder ini hanya bisa ditulis satu kali dan tidak dapat diubah dalam jangka waktu tertentu, mencegah modifikasi atau data hilang demi keamanan data.

synology 2023 solutions

Selain itu Synology juga memberikan pembaruan pada solusi cloud pribadi Synology Drive, membantu menjaga file lebih aman selama berbagi file antar tim dengan watermark dan kebijakan download.

Guna meminimalkan risiko keamanan pengguna bisa menghapus data dari jarak jauh, dari folder yang disinkronkan pada klien Windows dan macOS yang dicuri.

Ada fitur Login otomatis dengan kredensial AD, dan juga penyediaan tugas backup dan sinkronisasi, jadi manajemen data menjadi lebih simpel.

Berbagi data melalui SMB akan lebih aman dan efisien di DSM 7.2. Fitur file locking atau penguncian file lintas protokol antara berbagi file SMB dan Synology Drive memastikan bahwa file yang sedang digunakan tidak dapat diedit atau ditimpa.

Dukungan transfer multichannel SMB memanfaatkan semua koneksi jaringan yang tersedia antara server dan klien untuk meningkatkan kinerja transfer file SMB.

Server penyimpanan generasi terbaru

Synology juga bakal menghadirkan server penyimpanan dengan sistem sistem scale-out terbaru di tahun 2023, yang dirancang untuk penyimpanan file dan objek.

synology 2023 solutions

Sistem scale-out generasi pertama akan mendukung kluster hingga 60 server untuk penyimpanan lebih dari 12 PB, kinerja tulis berurutan lebih dari 60 GB/dtk, dan lebih dari 80.000 koneksi secara bersamaan.

Kluster ini akan menyediakan ketersediaan hingga 99,99% dan mendukung rangkaian perlindungan data Hyper Backup dan Active Backup, aplikasi backup dari Synology.

Perlindungan Data

Platform manajemen baru untuk Active Backup dan C2 Backup bertujuan untuk memungkinkan pengelolaan, penerapan, dan pemantauan tugas pencadangan yang mulus di seluruh infrastruktur IT perusahaan, terlepas dari lokasi atau skala.

Platform baru ini menyatukan Synology on-premise dan solusi berbasis cloud, memberikan admin IT dan MSP alat yang paling efisien untuk melindungi dan memastikan pemulihan perangkat atau layanan apa pun secara tepat waktu.

Luncurkan Solusi Surveilance

Synology juga bakal terjun ke industri kamera pengawasan, dengan merilis kamera IP Synology seri 500. Ini didukung dengan platform Surveillance Station, aplikasi manajemen pengawasan video dari Synology.

Kemampuan Edge AI, seperti menjaga zona deteksi penyusupan, mengurangi kapasitas server recording untuk memungkinkan penerapan yang didukung AI lebih luas, sedangkan pemrosesan khusus dapat mempercepat pencarian orang dan kendaraan di mana saja dalam feed video.

Hadir dalam dua faktor bentuk, kamera Synology Seri 500 menampilkan sensor 5 MP untuk wide-angle 16:9, 3K (2880×1620) pada 30 FPS. Kamera ini mendukung PoE dan tahan dalam cuaca apapun (IP67), memungkinkan penempatan yang fleksibel di dalam atau luar ruangan.

Kamera Synology Seri 500 telah mendukung NDAA/TAA Amerika Serikat dan dirancang untuk keamanan, memperkenalkan inovasi keamanan serupa yang ditemukan pada produk enterprise dari Synology.

Layanan Hybrid-cloud

Aplikasi Synology, Active Insight, dikembangan untuk secara otomatis mencegah aktivitas pengguna yang melanggar aturan perlindungan data. Fitur pencegahan kehilangan data baru dapat memantau aktivitas pengguna seperti login, akses file, pembuatan tugas bersama, sambil membandingkan checksum file yang diupload atau dibagikan.

Pada tahun 2023, C2 Identity akan ditingkatkan untuk mengaktifkan login tanpa kata sandi ke layanan dan perangkat online serta lokal. Integrasi dengan Windows Hello dan Face ID/Touch ID Apple memudahkan autentikasi pada titik akhir yang dikelola dalam C2 Identity.

Dan digabungkan dengan portal pengguna C2 Identity yang akan datang, karyawan yang menggunakan titik akhir yang terkelola dapat masuk secara otomatis ke layanan web yang mendukung SAML, dengan opsi untuk mengaktifkan 2FA untuk layanan yang lebih sensitif seperti sistem ERP atau CRM perusahaan.

Share
Tags:

Load Comments

Gadget

October 19, 2025 - 0

Review Infinix GT 30: Smartphone Gaming Padahal Aslinya All-Rounder!

Ini adalah Infinix GT 30! Ya, hape ini adalah versi…
July 10, 2025 - 0

Fossil Hadirkan Dua Jam Tangan Kolaborasi Marvel Fantastic Four

Fossil mengumumkan hadrinya dua jam tangan eksklusif hasil kolaborasi Marvel…
June 18, 2025 - 0

Review “Singkat” Samsung Galaxy S25 Edge: Smartphone Pemicu Pro-Kontra! Sebaik/Seburuk Itu?

Ini hape yang memicu Pro-kontra.  Banyak orang, bahkan kami pun…
June 17, 2025 - 0

Review Amazfit Active 2 Square: Smartwatch “Kotak” yang Klasik, Canggih, dan Baterai Awet!

Kalian sedang cari smartwatch bentuk kotak yang canggih, baterai irit,…

Laptop

March 24, 2026 - 0

Review ADVAN 360 GO: Laptop Murah Rp 5 Jutaan yang Bisa Jadi Tablet

Ini Laptop Covertible paling terjangkau dari ADVAN untuk saat ini.…
March 18, 2026 - 0

Review ADVAN Workmate Ultra: Laptop Intel Core Ultra di Bawah Rp 8 Juta?!

Laptop pakai Intel Core Ultra 5 cuma Rp 8 Juta?…
March 17, 2026 - 0

Review Lenovo Legion Pro 5 Gen 10: Laptop 16-Core Buat Kerja Berat & Main Game AAA

Hei Lenovo! Kalian itu mau sedekah?! Masa’ harga Laptop Gaming…

Gaming

March 18, 2026 - 0

Co-Founder Embark Studios Tinggalkan Perusahaan Akibat Tuduhan Pelecehan

Co-founder Embark Studios, Rob Runesson, keluar dari studio itu setelah…
March 18, 2026 - 0

Death Stranding 2 Perlihatkan Konten & Fitur Baru Jelang Rilis di PC

Mendekati rilisnya di PC, Death Stranding 2 perlihatkan adanya konten…
March 18, 2026 - 0

Pimpinan Take Two Sebut AI Tak Bisa Ciptakan Game Yang Sukses

Pimpinan Take Two, Strauss Zelnick, menegaskan bahwa AI hanya dapat…
March 18, 2026 - 0

Kreator MindsEye Berpisah Dari Publisher IO Interactive

Publisher IO Interactive resmi mengakhiri kerja samanya dengan Build a…