Permintaan AI Tinggi, Bisnis Data Center NVIDIA Bertumbuh Hingga 76%

Reading time:
August 25, 2023
NVIDIA

Bisnis pusat data (data center) milik NVIDIA dilaporkan telah bertumbuh cukup pesat per laporan FY2Q24 dengan telah mencapai US$ 10,32 milyar, di mana ini artinya bisnis data center NVIDIA sudah bertumbuh hingga 171% jika dibandingkan dengan tahun lalu.

Laporan keuangan NVIDIA yang diamati oleh TrendForce ini turut menyebutkan bahwa NVIDIA memang secara aktif telah memperluas cakupan bisnis pusat datanya dengan kini tidak hanya menyangsar pasar game saja tetapi juga pasar AI. Dengan perluasan bisnis ini, di laporan FY4Q22 sendiri, pendapatan pusat data menyumbang sekitar 42,7% dan kini di FY1Q23 telah meningkat hingga 45%. Dan untuk FY2Q24, pendapatannya meroket hingga 76%.

Lebih lanjut, TrendForce juga memaparkan bahwa pendorong utama di balik pertumbuhan pendapatan NVIDIA ini berasal dari solusi server terkait AI di pusat datanya. Produk utamanya sendiri mencakup GPU yang diakselerasi untuk AI dan arsitektur referensi HGX server AI, sehingga memiliki fungsi sebagai infrastruktur AI dasar di pusat data yang besar.

Popularitas ChatGPT Dikhawatirkan Bikin GPU Jadi Langka Lagi

Perubahan pendekatan NVIDIA terhadap produk GPU kelas atas ini terjadi mulai 2H23, di mana permintaan akan server kelas AI semakin kompetitif dan NVIDIA menyanggupi kebutuhan tersebut dengan A100 dan H100. Walau demikian, pihak perusahaan dilaporkan akan fokus terhadap H100 dengan harga lebih tinggi untuk secara efektif meningkatkan pertumbuhan pendapatannya di bisnis data center.

Selain menyempurnakan produknya untuk GPU chip AI inti, NVIDIA juga secara aktif mempromosikan solusi HGX dan MGX miliknya tersebut, sehingga membuka peluang besar untuk memperkuat posisinya untuk integrasi ekstnesif platform GPU dan CUDA, di mana akhirnya bisa membangun ekosistem AI yang lebih komperenhensif.

Pasar soal AI ini akan semakin ramai di tahun-tahun mendatang, dengan perusahaan besar seperti Google dan AWS juga mengadopsi chip akselerator AI ASIC internal di masa depan.

(sumber)

Share
Tags:

Load Comments

Gadget

October 19, 2025 - 0

Review Infinix GT 30: Smartphone Gaming Padahal Aslinya All-Rounder!

Ini adalah Infinix GT 30! Ya, hape ini adalah versi…
July 10, 2025 - 0

Fossil Hadirkan Dua Jam Tangan Kolaborasi Marvel Fantastic Four

Fossil mengumumkan hadrinya dua jam tangan eksklusif hasil kolaborasi Marvel…
June 18, 2025 - 0

Review “Singkat” Samsung Galaxy S25 Edge: Smartphone Pemicu Pro-Kontra! Sebaik/Seburuk Itu?

Ini hape yang memicu Pro-kontra.  Banyak orang, bahkan kami pun…
June 17, 2025 - 0

Review Amazfit Active 2 Square: Smartwatch “Kotak” yang Klasik, Canggih, dan Baterai Awet!

Kalian sedang cari smartwatch bentuk kotak yang canggih, baterai irit,…

Laptop

June 24, 2026 - 0

Review Lenovo Legion Pro 7i FIFA World Cup Edition: Laptop Gaming Kolaborasi Spesial Piala Dunia!

Ini adalah laptop gaming limited edition dari Lenovo, yang kolaborasi…
June 23, 2026 - 0

Review ASUS Zenbook A14 (UX3407) 2026: Laptop Snapdragon X2 Elite Paling Ringan, Irit, & Kencang

Laptop 18-Core ini bodinya tipis dan beratnya enteng banget cuman…
June 18, 2026 - 0

Review ASUS ROG Zephyrus Duo (2026): Kencang “Pol” Buat Multitasking & Gaming AAA

Laptop Gaming kekinian tuh harusnya kayak gini. Ini adalah “ASUS…

Gaming

June 26, 2026 - 0

GTA 6 Diklaim Miliki Performa Terbaik di PS5 Pro

Informasi baru mengungkap GTA 6 di PS5 Pro akan mendapat…
June 26, 2026 - 0

Xbox Kembali Naikkan Harga Console Hingga $150

Microsoft kembali menaikkan harga Xbox Series X dan Series S…
June 25, 2026 - 0

Valve Dorong SteamOS Untuk Ubah PC Gaming Jadi Console

Valve memperluas SteamOS ke PC gaming dengan rangkul NVIDIA demi…
June 25, 2026 - 0

Valve Ungkap Alasan Tingginya Harga Steam Machine

Valve menjelaskan alasan Steam Machine dibanderol di atas $1000, menyoroti…