Apple Dapat Bagian 36% dari Penghasilan Iklan Google Search di Safari

Author
Mahfud
Reading time:
November 16, 2023

Berbagai fakta baru terus terungkap sepanjang sidang anti-monopoli antara Google dengan Departemen Kehakiman AS. Setelah terungkap bahwa Google membayar mahal Apple dan juga browser lain seperti Firefox demi menjadi mesin pencari bawaan, spesifik untuk Apple ternyata Google berbagi hasil dengan porsi 36% dari pendapatan iklan Google Search di browser Safari.

Apple Dapat Bagian 36% dari Penghasilan Iklan Google Search di Safari

Seperti dilaporkan oleh Bloomberg, detail tersebut terungkap dalam kesaksian tertutup dari profesor Universitas Chicago, Kevin Murphy, yang disebut sebagai “pakar ekonomi utama” untuk Google. Bagi hasil iklan 36% itu sendiri merupakan salah satu rincian dari total uang yang selalu dibayarkan Google ke Apple per tahun untuk terus menjadikan Google Search sebagai mesin pencari bawaan.

Google Bayar Mahal Apple

Informasinya, pada 2021 lalu saja Google telah menghabiskan USD 26,3 miliar untuk sejumlah browser, ponsel, dan platform. Total paling besar mengalir ke kantong Apple dengan nilai mencapai USD 18 miliar, dan dari angka tersebut salah satu sumbernya adalah 36% dari pendapatan iklan yang dihasilkan Google Search melalui browser Safari milik Apple.

Baca Juga: Kueri Pencarian Yang Paling Menguntungkan Google: iPhone! • Jagat Review

Angka tersebut memang terbilang sangat fantastis. Namun, mengingat fakta bahwa produk-produk Apple sangat tersebar di seluruh dunia, terlebih lagi iPhone mendominasi pasar smartphone di Amerika Serikat, ini cukup masuk akal. Selain itu, kesepakatan tersebut juga menguntungkan bagi kedua belah pihak, di mana Google terus tak tergoyahkan posisinya sementara Apple mendapat angka uang yang sangat besar.

Kendati demikian, apa yang dilakukan Google ini adalah cara bersaing yang tidak sehat lewat memonopoli pasar dengan uang. Mesin pencari lain pun, macam Microsoft Bing, jadi sulit untuk berkompetisi seperti yang diutarakan oleh Sang CEO Microsoft, Satya Nadella, dalam kesaksiannya di sidang yang sudah berlangsung sejak September tersebut.

Sumber

Share
Tags:

Load Comments

Gadget

October 19, 2025 - 0

Review Infinix GT 30: Smartphone Gaming Padahal Aslinya All-Rounder!

Ini adalah Infinix GT 30! Ya, hape ini adalah versi…
July 10, 2025 - 0

Fossil Hadirkan Dua Jam Tangan Kolaborasi Marvel Fantastic Four

Fossil mengumumkan hadrinya dua jam tangan eksklusif hasil kolaborasi Marvel…
June 18, 2025 - 0

Review “Singkat” Samsung Galaxy S25 Edge: Smartphone Pemicu Pro-Kontra! Sebaik/Seburuk Itu?

Ini hape yang memicu Pro-kontra.  Banyak orang, bahkan kami pun…
June 17, 2025 - 0

Review Amazfit Active 2 Square: Smartwatch “Kotak” yang Klasik, Canggih, dan Baterai Awet!

Kalian sedang cari smartwatch bentuk kotak yang canggih, baterai irit,…

Laptop

February 21, 2026 - 0

Review ASUS Zenbook 14 OLED (UM3406GA): Laptop Tipis-Ringan Kelas Atas dengan AMD Ryzen AI 400

Ini dia Laptop tipis dan ringan terbaru dengan prosesor “AMD…
February 6, 2026 - 0

Review Acer Nitro V 16S AI: Gaming Kenceng, Nyari Duit Kenceng, Harga Lebih Terjangkau!

Ini adalah Laptop High Performance terbaru dari Acer, yang tak…
February 5, 2026 - 0

Review ASUS ExpertBook P3 Setelah 100 Hari: Tetap “Gres” Seperti Baru?

Laptop Bisnis ini tidak rusak meskipun diinjak, disiram, ataupun dijatuhkan.…

Gaming

March 14, 2026 - 0

CD Projekt Red Pastikan Tidak Ada DLC Baru untuk Cyberpunk 2077

CD Projekt Red berikan konfirmasi pasti bahwa mereka tidak memiliki…
March 14, 2026 - 0

Turnamen League of Legends Game Changers Rising & Nova Series Dipastikan Lanjut di 2026

Kompetisi esports wanita di League of Legends mendapat dorongan besar…
March 14, 2026 - 0

Kreator ARC Raiders Ungkapkan Penggunaan AI Dalam Fase Development

Pimpinan Embark Studio mengungkap penggunaan AI dalam fase pembuatan ARC…
March 14, 2026 - 0

Call of Duty Warzone Akan Tambahkan Solo Mode di Black Ops Royale

Kreator Call of Duty Warzone mengumumkan akan adanya tambahan mode…