NVIDIA Menang di AI Berkat CUDA, Intel Ingin Hentikan Dominasinya!

Author
Irham
Reading time:
December 17, 2023

Dalam event yang bertajuk AI Everywhere yang digelar oleh Intel beberapa hari lalu, CEO Intel, Pat Gelsinger, menyebut NVIDIA mendominasi pasar AI  bukan karena kekuatan komputasi yang dimiliki oleh produk mereka, melalinkan platform CUDA milik NVIDIA.

CEO Intel NVIDIA Menang Berkat CUDA

Untuk yang belum tahu tentang CUDA (Compute Unified Device Architecture), ini merupakan platform komputasi yang dikembangkan oleh NVIDIA, yang memungkinkan perangkat lunak untuk menggunakan GPU untuk pemrosesan umum, baik untuk grafis, audio bahkan machine learning.

Tapi Intel menilai kalau domninasi CUDA milik NVIDIA masih bisa untuk dilampaui, yaitu dengan melalui metode inferensi. Inferensi maksudnya adalah proses penggunaan model AI yang telah dilatih untuk memprediksi hasil baru berdasarkan data baru. Proses inferensi ini lebih efisien daripada proses pelatihan model baru, karena model yang sudah dilatih dapat digunakan berulang kali.

OpenVINO Buatan Intel Ingin Saingi CUDA

Intel juga memperkenalkan model platform pengolah AI mereka untuk menyaingi CUDA milik NVIDIA, yaitu OpenVINO. Platform yang dilatih dengan metode inferensi ini diklaim Intel akan menawarkan optimalisasi AI dan fitur yang lebih banyak dari pesaingnya.

Baca Juga: AMD Jadikan FSR 3.0 Open Source, Semua Game Bisa Pakai! • Jagat Review

Meski demikian, Intel juga punya PR besar untuk bisa menyaingi CUDA milik NVIDIA. Apalagi platfrom tersebut sudah lebih dulu eksis di industri AI, sehingga kompatibilitasnya lebih banyak diimplementasi di berbagai sistem dan skenario penggunaan.

Bukan hanya Intel yang kini membuat pesaing CUDA, AMD juga punya ROCm (Radeon Open Compute) yang ditujukan untuk perangkat akselerator AI mereka. Seperti yang terbaru diluncurkan oleh AMD yaitu AMD MI300X. Menariknya ROCm ini juga dihadirkan sebagai fitur Open Source oleh AMD.

Tentunya persaingan antara ketiga perusahaan tersebut akan semakin kuat di masa mendatang. Dan tentunya ini akan semakin melahirkan inovasi teknologi yang kian cangih, khususnya di bidang AI, di masa depan.

Sumber

Share
Load Comments

Gadget

October 19, 2025 - 0

Review Infinix GT 30: Smartphone Gaming Padahal Aslinya All-Rounder!

Ini adalah Infinix GT 30! Ya, hape ini adalah versi…
July 10, 2025 - 0

Fossil Hadirkan Dua Jam Tangan Kolaborasi Marvel Fantastic Four

Fossil mengumumkan hadrinya dua jam tangan eksklusif hasil kolaborasi Marvel…
June 18, 2025 - 0

Review “Singkat” Samsung Galaxy S25 Edge: Smartphone Pemicu Pro-Kontra! Sebaik/Seburuk Itu?

Ini hape yang memicu Pro-kontra.  Banyak orang, bahkan kami pun…
June 17, 2025 - 0

Review Amazfit Active 2 Square: Smartwatch “Kotak” yang Klasik, Canggih, dan Baterai Awet!

Kalian sedang cari smartwatch bentuk kotak yang canggih, baterai irit,…

Laptop

August 11, 2026 - 0

Review Axioo Pongo 535: Harga Terjangkau Tapi Sekencang Apa?

Ini Laptop Gaming terjangkau dan terbaru dari Axioo, dengan GPU…
August 6, 2026 - 0

Review HyperX OMEN 16 Valorant Edition: Desain Keren, Performa Kenceng, Suhu Super Adem!

Ini adalah laptop gaming terbaru dari HyperX, yang berkolaborasi dengan…
July 29, 2026 - 0

Review Lenovo Yoga Slim 7i Ultra Aura Edition (14IPH11): Laptop Mewah Idaman Kami!

“Laptop Premium Idaman” itu harusnya kaya gini nih! Desainnya cantik,…

Gaming

August 24, 2026 - 0

AOC Luncurkan 4 Monitor Gaming Baru Untuk Kelas Budget

AOC meluncurkan 4 monitor gaming budget hingga 260 Hz dengan…
August 24, 2026 - 0

Samsung Hadirkan Layar OLED 300 Hz Untuk Laptop Gaming

Samsung pamerkan panel OLED baru untuk laptop gaming dengan refresh…
August 24, 2026 - 0

Handheld PlayStation 6 Diprediksi Akan Dibanderol Lebih Dari $600

Kenaikan harga chip memori LPDDR5X akibat ledakan industri AI diprediksi…
August 24, 2026 - 0

Take-Two Buru Leaker GTA 6 Lewat Microsoft dan Discord

Take-Two memburu leaker GTA 6 dengan ajukan perintah pengadilan kepada…