Superchip Berbasis ARM – NVIDIA Grace Hopper, Bakal Hadir Dalam Single Chip
NVIDIA dikabarkan tengah berencana menghadirkan CPU Grace Hopper server dalam paket single chip untuk data center. Informasi tersebut disampaikan oleh CFO NVIDIA – Colette Kress, dalam sebuah wawancara.
Seperti yang kita tahu, NVIDIA saat ini memiliki superchip server powerful berbasis ARM dengan arsitektur Grace Hopper. Ini terdiri dari gabungan CPU Grace Hopper dan GPU Grace Hopper. NVIDIA juga memiliki opsi superchip kedua untuk para kliennya di segmen data center, yaitu CPU Only (CPU + CPU).

Dua Chip Grace Hopper Terlalu Kencang
Kedua model ini dihadirkan NVIDIA untuk memenuhi kebutuhan workload di berbagai Industri. Namun tampaknya ada permintaan lain dari konsumen NVIDIA, yang tidak membutuhkan komputasi super kencang, yang mana dengan satu chip CPU Grace Hopper saja, kebutuhan tersebut bisa diakomodir.
Baca Juga: ONEXGPU, External GPU Paling Ringan, Cuma 789 Gram • Jagat Review
Nah dari situlah, NVIDIA nampaknya memiliki rencana untuk menghadirkan CPU Grace Hopper tersebut secara lebih sederhana, yaitu menjual CPU Grace Hopper dengan paket single chip saja, tidak dibuat menjadi dua CPU, atau CPU + GPU. Ide ini tentunya akan memenuhi kebutuhan prosesor sever, dengan segmen yang lebih bervariasi.
Sekedar informasi, untuk superchip Grace Hopper (CPU Only) sendiri memiliki spesifikasi yaitu total 144 core (72 Arm Neoverse V2 per-chip), mendukung memori LPDDR5X hingga 960 GB dengan bandwidth hingga 1 TB/dtk, dan memiliki konsumsi daya gabungan sebesar 500W. Selain itu juga memiliki 117 MB cache L3, dan 58 jalur Gen5, semuanya menggunakan node proses TSMC 4N.
Prosesor server berbasis ARM diketahui juga punya kekuatan komputasi yang bersaing dengan Prosesor berbasis ARM. Tidak hanya lebih powerful, dari segi konsumsi daya juga diklaim lebih efisien.















