OpenAI Kembali Gagal Daftarkan “GPT” Sebagai Merek Dagang

Author
Mahfud
Reading time:
February 18, 2024

Patent and Trademark Office (PTO) Amerika Serikat menolak pengajuan merek dagang dari OpenAI untuk kata GPT. GPT sendiri adalah singkatan dari Generative Pre-Trained Transformer dan PTO menganggap itu adalah istilah umum yang tidak bisa didaftarkan sebagai merek dagang.

OpenAI

OpenAI sendiri berargumen bahwa dalam penerapannya kata GPT bukanlah kata deskriptif. GPT diklaim bukan istilah umum, di mana konsumen akan langsung memahami bahwa itu adalah salah satu produk dari OpenAI.

Seperti diketahui, OpenAI mungkin yang mempopulerkan kata GPT di industri AI, termasuk ChatGPT yang membawa nama mereka melambung. Itu adalah chatbot AI yang menggunakan model bahasa besar yang milik mereka yakni GPT 3.

Hal tersebut membuat istilah GPT menjadi seolah terikat dengan OpenAI. Namun, belakangan banyak startup AI yang juga menggunakan GPT pada nama-nama produk mereka. Contohnya saja GPTZero yang merupakan tools AI untuk mendeteksi konten hasil AI, sementara banyak juga yang memakai istilah GPT untuk nama model AI dasar mereka.

Baca Juga: Android 15 Developer Preview Sudah Dirilis, Apa Saja yang Baru? • Jagat Gadget (jagatreview.com)

Diketahui bahwa ini bukan kali pertama AS menolak klaim merek dagang GPT dari OpenAI. Perusahaan yang dipimpin oleh Sam Altman itu juga pernah mengajukan pendaftaran serupa pada Mei 2023 dengan hasil yang sama yakni penolakan.

Itu artinya, ini adalah penolakan kedua dari PTO dan OpenAI akan punya kesempatan sekali lagi untuk mengajukan banding agar mendapatkan istilah GPT sebagai merek dagang mereka. Kalau kalian sendiri, apakah OpenAI layak mengklaim istilah GPT tersebut?

Sumber

Share
Tags:

Load Comments

Gadget

October 19, 2025 - 0

Review Infinix GT 30: Smartphone Gaming Padahal Aslinya All-Rounder!

Ini adalah Infinix GT 30! Ya, hape ini adalah versi…
July 10, 2025 - 0

Fossil Hadirkan Dua Jam Tangan Kolaborasi Marvel Fantastic Four

Fossil mengumumkan hadrinya dua jam tangan eksklusif hasil kolaborasi Marvel…
June 18, 2025 - 0

Review “Singkat” Samsung Galaxy S25 Edge: Smartphone Pemicu Pro-Kontra! Sebaik/Seburuk Itu?

Ini hape yang memicu Pro-kontra.  Banyak orang, bahkan kami pun…
June 17, 2025 - 0

Review Amazfit Active 2 Square: Smartwatch “Kotak” yang Klasik, Canggih, dan Baterai Awet!

Kalian sedang cari smartwatch bentuk kotak yang canggih, baterai irit,…

Laptop

August 11, 2026 - 0

Review Axioo Pongo 535: Harga Terjangkau Tapi Sekencang Apa?

Ini Laptop Gaming terjangkau dan terbaru dari Axioo, dengan GPU…
August 6, 2026 - 0

Review HyperX OMEN 16 Valorant Edition: Desain Keren, Performa Kenceng, Suhu Super Adem!

Ini adalah laptop gaming terbaru dari HyperX, yang berkolaborasi dengan…
July 29, 2026 - 0

Review Lenovo Yoga Slim 7i Ultra Aura Edition (14IPH11): Laptop Mewah Idaman Kami!

“Laptop Premium Idaman” itu harusnya kaya gini nih! Desainnya cantik,…
July 22, 2026 - 0

Review Zyrex D-Tech: Rp 6 Jutaan, AMD Ryzen Quad-Core, Bisa Upgrade, Tapi…

Harga RAM naik, harga SSD naik, harga Laptop ikut naik.…

Gaming

August 12, 2026 - 0

SteamOS Lebarkan Dukungan Untuk Handheld Selain Steam Deck

Valve memperluas dukungan SteamOS ke lebih banyak handheld seperti MSI,…
August 12, 2026 - 0

Intel Gamer Days Turunkan Harga Core Ultra 270K Plus dan 250K Plus

Event Intel Gamer Days membuat harga CPU Core Ultra 270K…
August 12, 2026 - 0

Perangkat iOS Bisa Mainkan Zelda Ocarina of Time & Majora’s Mask via Port Fans

Zelda Ocarina of Time dan Majora’s Mask kini berjalan native…
August 12, 2026 - 0

Pemerintah Targetkan IGRS Kembali Aktif di Tahun 2026

Kemkomdigi menargetkan sistem rating game IGRS akan kembali aktif pada…