Strategi Intel Enterprise di Industri AI: Hardware, Software hingga Security

Author
Irham
Reading time:
March 28, 2024

Intel memaparkan mengenai strategi Intel untuk bersaing di industri teknologi saat ini, yang saat ini tengah gencar bersaing dibidang AI. Tidak hanya fokus pada hardware, Intel juga kian mengembangkan ekosistem yang lengkap termasuk portofolio software dan juga solusi khususnya untuk segmen enterprise.

Hardware AI Intel

Dari segi hardware, saat ini Intel sudah memiliki unit komputasi akselerasi AI yaitu Habana Gaudi2. Gaudi2, accelerator AI generasi kedua dari Habana Labs, menawarkan performa menjanjikan dengan 8 HPUs per server, masing-masing 96GB memori (total 768GB).

Intel Gaudi 2

Gaudi2 memiliki proses training hingga 2,5 kali lipat lebih cepat dibandingkan NVIDIA A100, GPU yang paling populer digunakan di berbagai layanan Cloud saat ini. Selain itu dibandingkan dengan NVIDIA  H100, kecepatan proses trainingnya bisa mencapai 1,4 kali lipat. Ini juga berkat fine-tuning BridgeTower, sebuah model vision-language mutakhir.

Tahun ini, Intel berencana merilis Gaudi3, penerus dari Gaudi2 yang memiliki power dan performa lebih tinggi. Jika dibandingkan dengan Gaudi2 yang dikembangkan dengan proses 7nm, Gaudi3 akan dikembangkan menggunakan proses 5nm dan memberikan processing power hingga 4x lebih besar, dan bandwidth network 2x lebih besar. Akan diumumkan dan produksi masaal di tahun 2024.

Software dan Solusi AI Intel

Dari segi software, Intel memiliki Intel Developer Cloud yang merupakan  rangkaian perangkat lunak Intel yang dirancang untuk membantu bisnis dalam berbagai hal terkait komputasi.  Dalam rangkaian tersebut, Developer Cloud berfokus pada  percepatan dan penyederhanaan pengembangan kecerdasan buatan (AI).

Developer cloud

Cloud ini menyediakan akses terintegrasi ke berbagai framework dan peralatan populer yang sudah dioptimalkan oleh Intel.  Akses ini mencakup seluruh tahapan workflow AI, sehingga pengembang bisa menggunakan tools yang sudah familiar  dengan potensi peningkatan performa 10 hingga 100 kali lipat.

Baca Juga: Acer Swift X 14 AI dan Swift Go 14 AI Resmi Meluncur di Indonesia • Jagat Review

Intel Developer Cloud mendukung beragam model dasar open source di bidang AI, Jupyter notebook, dan Intel® Kubernetes Service.  Dukungan ini memungkinkan Anda untuk membangun Large Language Model (LLM) dan produk generative AI lainnya menggunakan framework seperti Hugging Face, Stable Diffusion, dan Meta AI Llama 2.

Selain itu Intel juga memiliki platform cnvrg.io yang dikembangkan oleh Intel Granulate. Ini merupakan platform operasi machine learning (ML) penuh yang dirancang untuk membantu developer AI membangun model berdampak tinggi dengan lebih cepat. cnvrg.io menyediakan kontrol versi untuk aset proyek dan dataset untuk tata kelola yang lebih baik dan ilmu data yang lebih mudah dijelaskan dan direproduksi.

intel developer cloud

Dari segi performance, solusi yang ditawarkan oleh Intel Granulate dapat menghadirkan response time yang lebih cepat hingga 20%, mengurangi waktu proses hingga 35% dan dapat memangkas ongkos operasional hingga 45% berkat sistem otonomisasi dan optimaslisasi di level aplikasi.

Sistem Keamanan di Bidang AI

Tak ketinggalan Intel juga memaparkan strategi mereka dari segi keamanan. Intel telah memiliki Intel Trust Authority, yang menjamin keamanan data pengguna. Ya, apalagi di tengah aktivitas cloud dan generative AI yang makin gencar saat ini, sistem keamanan tentu jadi hal yang paling prioritas buat semua pihak.

Intel Trust Authority

Secara ringkas, Intel Trust Authority (ITA) adalah platform keamanan berbasis cloud yang membantu organisasi untuk mengelola dan mengamankan identitas, perangkat, dan akses ke data. ITA dirancang untuk membantu organisasi untuk mematuhi peraturan regulasi, melindungi data sensitif, dan meningkatkan postur keamanan pada sistem. Platform ini dapat digunakan oleh organisasi dari berbagai ukuran, dan dapat diintegrasikan dengan solusi keamanan yang ada.

Share
Load Comments

Gadget

October 19, 2025 - 0

Review Infinix GT 30: Smartphone Gaming Padahal Aslinya All-Rounder!

Ini adalah Infinix GT 30! Ya, hape ini adalah versi…
July 10, 2025 - 0

Fossil Hadirkan Dua Jam Tangan Kolaborasi Marvel Fantastic Four

Fossil mengumumkan hadrinya dua jam tangan eksklusif hasil kolaborasi Marvel…
June 18, 2025 - 0

Review “Singkat” Samsung Galaxy S25 Edge: Smartphone Pemicu Pro-Kontra! Sebaik/Seburuk Itu?

Ini hape yang memicu Pro-kontra.  Banyak orang, bahkan kami pun…
June 17, 2025 - 0

Review Amazfit Active 2 Square: Smartwatch “Kotak” yang Klasik, Canggih, dan Baterai Awet!

Kalian sedang cari smartwatch bentuk kotak yang canggih, baterai irit,…

Laptop

August 11, 2026 - 0

Review Axioo Pongo 535: Harga Terjangkau Tapi Sekencang Apa?

Ini Laptop Gaming terjangkau dan terbaru dari Axioo, dengan GPU…
August 6, 2026 - 0

Review HyperX OMEN 16 Valorant Edition: Desain Keren, Performa Kenceng, Suhu Super Adem!

Ini adalah laptop gaming terbaru dari HyperX, yang berkolaborasi dengan…

Gaming

August 28, 2026 - 0

Final Fantasy VII Revelation Perlihatkan Weapon di Gamescom 2026

Trailer Final Fantasy VII Revelation di Gamescom 2026 perlihatkan Ruby,…
August 27, 2026 - 0

Windows 11 Siapkan Kendali Memori Untuk Tingkatkan GPU Gaming

Windows 11 siapkan fitur kendali untuk unified memory, mampu prioritaskan…
August 27, 2026 - 0

Gamescom 2026: Trailer Game Pada Opening Night Live

Malam pembukaan Gamescom 2026 hadir dengan membawa 55 trailer game…
August 27, 2026 - 0

Blizzard Hadirkan Overwatch Rush, Game Mobile Seru yang Siap Rilis di Indonesia

Blizzard hadirkan hero shooter Overwatch Rush, game mobile seru yang…