Kasus Crowdstrike Bikin Rugi, Synology Bagikan 5 Tips Perkuat Ketahanan Sistem IT

Author
Irham
Reading time:
August 16, 2024

Pada 19 Juli 2024, pembaruan “Falcon Sensor” oleh CrowdStrike untuk mendeteksi ancaman secara real-time justru menyebabkan kerusakan sistem yang berdampak pada 8,5 juta perangkat Microsoft Windows di seluruh dunia. Perlu diketahui bahwa gangguan ini terjadi justru bukan akibat serangan siber, melainkan semata-mata hanya error pada sistem. Namun insiden ini menunjukkan pentingnya memiliki strategi cadangan dan pemulihan data untuk menjaga kelangsungan bisnis.

Tips perkuat sistem IT dari Synology

Gangguan pertama kali terdeteksi di Australia dan segera menyebar ke seluruh dunia, memicu “blue screen of death” di perangkat Windows yang mengganggu operasional perusahaan dan penyedia layanan kritis. Sektor keuangan, teknologi, dan manufaktur terkena dampak parah. Bayangkan saja, menurut Wall Street Journal, sekitar 2.600 penerbangan di AS dibatalkan, sementara lebih dari 4.200 penerbangan di seluruh dunia terpaksa melakukan check-in manual.

Baca Juga: Sempat Gegerkan Dunia Teknologi, CrowdStrike Dapat “Penghargaan” • Jagat Review

CrowdStrike segera merilis patch untuk memperbaiki masalah, tetapi banyak sistem tidak dapat dipulihkan secara otomatis. Admin IT terpaksa mem-boot perangkat satu per satu ke safe mode untuk menghapus pembaruan yang bermasalah. Meskipun Microsoft menawarkan solusi penghapusan otomatis, proses ini tetap memakan waktu dan tenaga. Akibatnya, terjadi penurunan produktivitas, biaya tambahan, dan dampak buruk pada reputasi perusahaan.

5 TipsLindungi Data dan Menjaga Kelangsungan Bisnis

Untuk kengantisipasi kejadian seperti kasus Crowdstrike tersebut, Synology memberikan beberapa tips yang diharapkan bisa mencegah jangan sampai kasus serupa mengancam keberlangsungan bisnis perusahaan. Ada lima langkah penting yang bisa dilakukan perusahaan diantaranya

  • Solusi pencadangan komprehensif: Punya strategi pencadangan untuk semua sumber data dan perangkat, terutama jika bisnis beroperasi di berbagai platform berbeda.
  • Uji pemulihan berkala: Rutin menguji pemulihan data cadangan untuk memastikan data dapat dipulihkan ketika ada insiden.
  • Pemulihan mesin virtual instan: Virtualisasi layanan dan pemulihan cepat dapat mengurangi waktu henti dan menjaga kelangsungan bisnis.
  • Recovery data lintas platform: Lindungi bisnis dari risiko kehilangan data dengan memastikan semua data dan sistem dapat dipulihkan.
  • Cadangan di lokasi terpisah: Selain di lokal, simpan cadangan data di lokasi terpisah untuk mengurangi risiko kehilangan data. Ini memungkinkan organisasi untuk melanjutkan operasi bisnis lewat cadangan data jika terjadi insiden krusial.

Memiliki rencana cadangan dan pemulihan data yang kuat adalah langkah utama dalam menjaga keamanan data, terutama bagi bisnis yang sedang melakukan transformasi digital. Insiden CrowdStrike menegaskan pentingnya strategi cadangan yang kokoh dan pengujian rutin untuk menjaga kelangsungan bisnis dalam situasi tak terduga.

Share
Load Comments

Gadget

October 19, 2025 - 0

Review Infinix GT 30: Smartphone Gaming Padahal Aslinya All-Rounder!

Ini adalah Infinix GT 30! Ya, hape ini adalah versi…
July 10, 2025 - 0

Fossil Hadirkan Dua Jam Tangan Kolaborasi Marvel Fantastic Four

Fossil mengumumkan hadrinya dua jam tangan eksklusif hasil kolaborasi Marvel…
June 18, 2025 - 0

Review “Singkat” Samsung Galaxy S25 Edge: Smartphone Pemicu Pro-Kontra! Sebaik/Seburuk Itu?

Ini hape yang memicu Pro-kontra.  Banyak orang, bahkan kami pun…
June 17, 2025 - 0

Review Amazfit Active 2 Square: Smartwatch “Kotak” yang Klasik, Canggih, dan Baterai Awet!

Kalian sedang cari smartwatch bentuk kotak yang canggih, baterai irit,…

Laptop

March 18, 2026 - 0

Review ADVAN Workmate Ultra: Laptop Intel Core Ultra di Bawah Rp 8 Juta?!

Laptop pakai Intel Core Ultra 5 cuma Rp 8 Juta?…
March 17, 2026 - 0

Review Lenovo Legion Pro 5 Gen 10: Laptop 16-Core Buat Kerja Berat & Main Game AAA

Hei Lenovo! Kalian itu mau sedekah?! Masa’ harga Laptop Gaming…
February 21, 2026 - 0

Review ASUS Zenbook 14 OLED (UM3406GA): Laptop Tipis-Ringan Kelas Atas dengan AMD Ryzen AI 400

Ini dia Laptop tipis dan ringan terbaru dengan prosesor “AMD…

Gaming

March 18, 2026 - 0

Co-Founder Embark Studios Tinggalkan Perusahaan Akibat Tuduhan Pelecehan

Co-founder Embark Studios, Rob Runesson, keluar dari studio itu setelah…
March 18, 2026 - 0

Death Stranding 2 Perlihatkan Konten & Fitur Baru Jelang Rilis di PC

Mendekati rilisnya di PC, Death Stranding 2 perlihatkan adanya konten…
March 18, 2026 - 0

Pimpinan Take Two Sebut AI Tak Bisa Ciptakan Game Yang Sukses

Pimpinan Take Two, Strauss Zelnick, menegaskan bahwa AI hanya dapat…
March 18, 2026 - 0

Kreator MindsEye Berpisah Dari Publisher IO Interactive

Publisher IO Interactive resmi mengakhiri kerja samanya dengan Build a…