Startup AI di China Lebih Pilih RTX 4090 Daripada NVIDIA H20
Banyak startup AI di Tiongkok kini lebih memilih kartu grafis RTX 4090 daripada Nvidia H20, meski H20 dirancang khusus untuk pasar China. Alasan utama di balik keputusan ini adalah biaya.
RTX 4090 sendiri sebenarnya juga sudah dibatasi untuk dikirim ke China sejak November tahun lalu. Tapi masih banyak perusahaan masih bisa mendapatkan versi penuh RTX 4090, bukan versi khusus Tiongkok yaitu RTX 4090D. Hal ini menunjukkan bahwa meskipun Tiongkok menghadapi sanksi dan hambatan dari Amerika Serikat, negara tersebut terus berinovasi dan mencari cara untuk tetap bersaing di arena teknologi AI global.

Perbandingan Harga RTX 4090 dibanding NVIDIA H20
RTX 4090 dihargai sekitar 16.000 hingga 20.000 yuan, sedangkan satu server H20 dengan delapan kartu GPU bisa mencapai 1,3 juta yuan. Dengan harga yang sama, perusahaan bisa membeli sekitar 65 unit RTX 4090 untuk dirakit menjadi server. Ini membuat RTX 4090 dirasa lebih terjangkau bagi perusahaan kecil dan menengah, dan apalagi performa dari kartu grafis yang sebenarnya ditujukan untuk segmen konsumer – gamer, memang terbilang cukup powerful.
Baca Juga: Penjualan Dibatasi, RTX 4090 Diubah Jadi Chip AI di China • Jagat Review
Meskipun Nvidia H20 menawarkan kekuatan pemrosesan yang lebih besar, banyak perusahaan menilai kinerjanya tidak sebanding dengan chip A100 dan H100 yang lebih dulu populer. Hal ini membuat startup lebih memilih RTX 4090, yang dinilai lebih efektif dalam hal biaya. Perusahaan besar seperti Baidu, Alibaba, dan Tencent mampu membeli chip AI yang lebih mahal, tetapi banyak startup merasa pilihan ini tidak ekonomis.
Beberapa pengusaha AI mengaku memulai dengan menyewa chip A100 dan H100 melalui layanan cloud sebelum beralih ke RTX 3090 dan V100 bekas yang lebih murah secara lokal. Kini, RTX 4090 menjadi pilihan utama bagi banyak perusahaan, dengan beberapa bahkan berencana memasang hingga 100 unit RTX 4090 pada Agustus ini untuk memenuhi kebutuhan pemrosesan AI mereka.
















