Raspberry dan Sony Rilis Modul Kamera AI, Buat Apa?

Author
Irham
Reading time:
September 30, 2024

Raspberry Pi bekerja sama dengan Sony meluncurkan modul kamera AI. Ini dihadirkan untuk memudahkan pengguna Raspberry Pi untuk mengembangkan solusi AI yang bisa memproses data visual secara langsung.

Raspberry Pi dan Sony Kamera AI

Spesifikasi Kamera AI Raspberry x Sony

Kamera AI ini kompatibel dengan semua komputer papan tunggal Raspberry Pi. Teknologi ini menggabungkan chip RP2040 dari Raspberry Pi dan sensor gambar Sony IMX500 untuk pemrosesan AI, sehingga pengguna tidak memerlukan akselerator tambahan atau GPU untuk mengolah data visual.

Dengan resolusi 12,3 megapiksel, kamera ini mampu merekam video pada 10 frame per detik (fps) dengan resolusi 4056 x 3040, atau 40 fps pada 2028 x 1520. Kamera ini juga dilengkapi fokus manual, sudut pandang 76 derajat, dan ukurannya hampir sama dengan Camera Module 3 yang dirilis tahun lalu.

Baca Juga: SSD Samsung 990 EVO Plus Meluncur dengan Kapasitas Hingga 4TB • Jagat Review

Untuk harganya juga cukup terjangkau, yaitu hanya 70 USD atau sekitar Rp 1 jutaan. Kamera ini bisa dipakai di berbagai proyek dan aplikasi, seperti sistem pengawasan pintar, robotika, pertanian cerdas, hingga pengenalan wajah dan objek.

Dalam sistem pengawasan, kamera ini bisa menganalisis dan mendeteksi gerakan secara otomatis. Di bidang pertanian pintar, kamera AI ini bisa digunakan untuk memantau kondisi tanaman secara real-time dan mendeteksi masalah seperti penyakit atau kekurangan air.

Modul kamera ini merupakan lanjutan dari proyek milik Raspberry Pi, untuk menyediakan perangkat untuk pengembang A. Sebelumnya Raspberry pernah merilis beberapa modul kamera sejak 2013, namun masih tanpa fitur AI. CEO Raspberry Pi, Eben Upton, mengatakan bahwa pemrosesan gambar berbasis AI makin diminati pengembang di seluruh dunia sekarang ini, oleh karena itu pihaknya meluncurkan produk buat menjawab kebutuhan tersebut.

Sumber

 

Share
Load Comments

Gadget

October 19, 2025 - 0

Review Infinix GT 30: Smartphone Gaming Padahal Aslinya All-Rounder!

Ini adalah Infinix GT 30! Ya, hape ini adalah versi…
July 10, 2025 - 0

Fossil Hadirkan Dua Jam Tangan Kolaborasi Marvel Fantastic Four

Fossil mengumumkan hadrinya dua jam tangan eksklusif hasil kolaborasi Marvel…
June 18, 2025 - 0

Review “Singkat” Samsung Galaxy S25 Edge: Smartphone Pemicu Pro-Kontra! Sebaik/Seburuk Itu?

Ini hape yang memicu Pro-kontra.  Banyak orang, bahkan kami pun…
June 17, 2025 - 0

Review Amazfit Active 2 Square: Smartwatch “Kotak” yang Klasik, Canggih, dan Baterai Awet!

Kalian sedang cari smartwatch bentuk kotak yang canggih, baterai irit,…

Laptop

October 6, 2026 - 0

Review MSI Titan 18 HX Dragon Edition Draco Epic: Laptop Super Kencang Pengganti PC Desktop

Sudah nggak butuh PC Desktop kalau punya Laptop “Monster” yang…
October 1, 2026 - 0

Review ASUS TUF Gaming 16 (FX610JH): Laptop Gaming Paling Worth It dari TUF?

Butuh laptop gaming yang cocok dipakai buat kerja sampai kuliah?…
September 25, 2026 - 0

Review Axioo Hype 5 AMD X6-11: Prosesor Kenceng, RAM 16 GB LPDDR5, Harga Rp 8 Jutaan?

Ini adalah laptop thin and light terbaru dari Axioo yang…
September 23, 2026 - 0

Review ADVAN Air Neo: ADVAN Punya Laptop Super Ringan?

Ini adalah laptop Ultra Thin – Ultra Light terbaru dari…

Gaming

October 19, 2026 - 0

Sony Patenkan Teknologi Prediksi Frame untuk Kurangi Input Lag

Sony mematenkan teknologi prediksi frame untuk PlayStation untuk kurangi input…
October 19, 2026 - 0

Fanatec & Trak Racer Pamerkan Setir Sim Racing Generasi Baru

Fanatec dan Trak Racer pamerkan Project Obsidian sebagai konsep pengembangan…
October 19, 2026 - 0

MSI Rilis RTX 5080 Edisi Terbatas Bertema COD Modern Warfare 4

MSI hadirkan kartu grafis tematik RTX 5080 COD MW4 Edition…
October 18, 2026 - 0

Razer Hadirkan Lini Periferal Gaming Tematik Pokemon Pixel Art

Razer kembali luncurkan koleksi periferal gaming tematik Pokemon Pixel Art…