Review Acer Predator Helios Neo 14: Laptop Gaming Mungil dan Kencang
Bodi

Form Factor
- Clamshell atau Laptop Klasik
Material
- Metal
Warna
- Black, atau Hitam
Desain

- Secara sekilas, desainnya masih mirip seperti Acer Predator Helios Neo 16 yang pernah kita review, bedanya, yang satu ini punya ukuran lebih mungil.
- Selain itu, yang satu ini punya desain cover atas yang lebih polos dibandingkan Helios Neo 16. Tidak ada sandi teks angka, dan hanya terlihat ornamen garis diagonal di sudut bawah layar.
- Di bagian yang menjorok di belakang layar juga tidak terlihat adanya RGB lighting yang ada di Helios Neo 16.
- Secara keseluruhan, desainnya terlihat lebih kalem dan low profile, dengan logo Predator di bagian cover atas laptop.
Ukuran

- Panjang – 32.4 CM
- Lebar – 25.5 CM
- Tebal 2.09 CM
Bobot

- Laptop – 1.95 Kilogram
- Charger – 595 Gram
- Total – 2.54 Kilogram
Display

- Panel IPS ukuran 14.5 inci
- Resolusi 2.5K (2560×1600) dengan Aspect Ratio di 16:10
- Refresh Rate 165 Hz dengan response time di 3ms dan sudah mendukung NVIDIA G-SYNC
- Menurut Acer, Color Gamut-nya ada di 100% sRGB
- Berdasarkan pengujian Kami, Peak Brightness ada di 453 nits, dengan Gamut Coverage di 96% sRGB dan Gamut Volume di 102.2% sRGB.
- Permukaan layarnya menggunakan lapisan anti-glare, jadi nyaman digunakan tanpa pantulan bayangan yang mengganggu

- Bezel kanan-kiri tergolong tipis, sedangkan bezel bawahnya sedikit lebih tebal karena ada logo Predator dan berbagai stiker disitu.
Kamera dan Mikrofon

- Nah kameranya sudah punya resolusi 1080p 30 fps ya.
- Dan yang satu ini sudah mendukung fitur Windows Studio Effects berkat prosesornya yang punya NPU.
- Untuk mikrofon, ini yang menarik. Selain mikrofon biasa yang terletak di samping webcam, Kami juga menemukan satu lubang mikrofon di dekat area palmrest, mengarah ke pengguna.

- Mikrofon yang satu ini berguna untuk membantu fitur Noise Cancelling yang ada di laptop ini.
- Mikrofonnya juga sudah dilengkapi dengan fitur AI Noise Cancellation yang dapat diakses melalui software Acer PurifiedVoice.
Audio

- Menggunakan konfigurasi dua speaker yang mengarah ke alas laptop
- Terdapat software DTS:X Ultra dan menu Acer TrueHarmony pada software PredatorSense yang dapat digunakan untuk mengubah preset audio
- Cukup disayangkan, untuk Laptop Gaming kelas atas dari Acer, suara yang dihasilkan terasa kurang lantang
- Walaupun begitu, kualitas suara yang dihasilkan masih cukup oke dan dapat dinikmati
- Kalau mau lebih mantap lagi sih sebaiknya gunakan Speaker tambahan atau Headset dengan kualitas lebih baik
Konektor

- Kiri
- Kensington Lock
- DC-IN
- 1x USB 3.2 Gen 2 (10 Gbps)
- 1x Thunderbolt 4 yang mendukung Display Port, Power Delivery, Data Transfer dan penggunaan Perangkat Thunderbolt 4.

- Kanan
- MicroSD Card Reader
- 1x USB 3.2 Gen 2 Type-C (10 Gbps) yang mendukung Power Delivery dan Display Output
- 1x USB 3.2 Gen 2
- 1x HDMI
Keyboard

- Untuk layout dan feel ketikannya sangat mirip dengan Helios Neo 16.
- Bedanya, kalau di Helios Neo 14 dia tidak punya tombol numpad. Wajar, ini kan laptop ukuran 14.5 inci.
- Tombol power terlihat menyatu dengan layout keyboard, di pojok kanan atas.
- Tombol anak panahnya punya ukuran full-size, tidak dikecilkan.
- Untuk tombol navigasi seperti Home, End, Page Up dan Page Down menyatu dengan tombol anak panah, dan dapat diakses dengan menekan tombol Fn.
- Sebagai gantinya, terdapat tombol multimedia seperti Play/Pause, Forward dan Previous di sisi kanan.
- Tombol shortcut untuk PredatorSense dan tombol Microsoft Copilot juga ada di laptop yang satu ini.
- Tentunya keyboard di laptop ini juga sudah dilengkapi dengan backlit RGB empat zona warna.
- Pengaturan warna dan tingkat kecerahan dapat diakses melalui software PredatorSense
Touchpad

- Menggunakan precision touchpad dengan ukuran 12 x 7 CM, yang terletak sedikit melebar ke kanan dari tombol space bar, hingga tombol Windows.
Sistem Pendingin

- Menggunakan sistem pendingin aktif dengan dua buah kipas “5th Gen AeroBlade 3D Fan,” dan tiga buah vector heatpipes.
- Acer juga memberikan Liquid Metal Thermal Grease di laptop ini untuk memaksimalkan penghantaran panas dari CPU dan GPU ke heatsink-nya.
- Intake udara dari bawah, dengan exhaust ke arah belakang. Yang ini bukan ke arah layar ya!
Simak pembahasan lengkap kami di video berikut ini:
Tags:
Daftar Isi
Load Comments













