Tizen OS Jadi Open Source, Samsung Umumkan Porting ke RISC-V

Author
Irham
Reading time:
October 5, 2024

Samsung baru saja membuat pengumumkan besar, bahwa sistem operasi Tizen akhirnya di-porting ke arsitektur CPU open-source RISC-V. Pengumuman ini disampaikan pada 4 Oktober dalam acara tahunan Samsung Developer Conference (SDC). Dengan ini, pastinya para pengembang bisa lebih mudah menghadirkan perangkat pintar berbasis Tizen yang menggunakan CPU tanpa biaya royalti.

TizenOS Open Source

Selama ini, produsen CPU seperti Apple, AMD, ARM, dan Intel mengandalkan paten untuk melindungi arsitektur mereka, yang berarti produsen perangkat harus membayar biaya lisensi. Ini membuat  harga perangkat pintar jadi tinggi, dan membatasi pihak lain untuk mengembangkan produk di ekosistem tersebut secara bebas.

Tizen OS Jadi Open Source

Namun, ekosistem paltform RISC-V menawarkan solusi yang berbeda. Sebagai arsitektur open-source yang bebas royalti, RISC-V memberikan ruang yang lebih luas bagi pengembang dan produsen.

TizenOS Open Source

Untungnya kini Samsung mau TizenOS secara porting ke RISC-V. Bagi para pengembang yang ingin bereksperimen dengan pengembangan perangkat lunak berbasis RISC-V, Raspberry Pi Pico 2 bisa menjadi pilihan ekonomis untuk memulai. Selain itu, pada tahun 2023, Samsung telah bergabung dengan proyek RISE (RISC-V Software Ecosystem) untuk memperluas ekosistem perangkat lunak di arsitektur ini.

Baca Juga: Samsung Mulai Produksi Massal PM9E1, SSD PC Untuk AI Paling Powerful Saat Ini! • Jagat Review

Tak hanya memporting Tizen OS, Samsung juga mengumumkan bahwa mereka telah memindahkan Flutter, sebuah framework antarmuka pengguna (UI) open-source yang dikembangkan oleh Google, ke Tizen OS di RISC-V. Ini dilakukannya untuk membuka peluang baru dalam pengembangan aplikasi yang lebih terjangkau dan efisien.

Tapi meski begitu, Samsung baru berencana menghadirkan bahwa kit pengembangan perangkat lunak (SDK) untuk Tizen OS di tahun 2026. Jadi para pengembang yang ingin menghadirkan perangkat pintar yang lebih terbuka dan bebas dari biaya lisensi dengan TizenOS, sepertinya masih harus bersabar sedikit lagi.

Sumber

Share
Load Comments

Gadget

October 19, 2025 - 0

Review Infinix GT 30: Smartphone Gaming Padahal Aslinya All-Rounder!

Ini adalah Infinix GT 30! Ya, hape ini adalah versi…
July 10, 2025 - 0

Fossil Hadirkan Dua Jam Tangan Kolaborasi Marvel Fantastic Four

Fossil mengumumkan hadrinya dua jam tangan eksklusif hasil kolaborasi Marvel…
June 18, 2025 - 0

Review “Singkat” Samsung Galaxy S25 Edge: Smartphone Pemicu Pro-Kontra! Sebaik/Seburuk Itu?

Ini hape yang memicu Pro-kontra.  Banyak orang, bahkan kami pun…
June 17, 2025 - 0

Review Amazfit Active 2 Square: Smartwatch “Kotak” yang Klasik, Canggih, dan Baterai Awet!

Kalian sedang cari smartwatch bentuk kotak yang canggih, baterai irit,…

Laptop

February 6, 2026 - 0

Review Acer Nitro V 16S AI: Gaming Kenceng, Nyari Duit Kenceng, Harga Lebih Terjangkau!

Ini adalah Laptop High Performance terbaru dari Acer, yang tak…
February 5, 2026 - 0

Review ASUS ExpertBook P3 Setelah 100 Hari: Tetap “Gres” Seperti Baru?

Laptop Bisnis ini tidak rusak meskipun diinjak, disiram, ataupun dijatuhkan.…
January 22, 2026 - 0

Mengenal Seri Laptop HP OmniBook: Apa itu OmniBook? Kemana Spectre, Envy dan Pavilion?

Laptop-laptop yang akan kami bahas kali ini adalah laptop thin…

Gaming

February 12, 2026 - 0

Film Helldivers Umumkan Tanggal Rilis & Pemeran Utama

Setelah sekian lamanya tanpa kabar, film adaptasi dari game Helldivers…
February 12, 2026 - 0

Rumor: Pokemon Fire Red & Leaf Green Diisyaratkan Akan ‘Kembali’ Oleh Leaker

Leaker memberi teaser misterius soal kembalinya Pokemon Fire Red &…
February 12, 2026 - 0

No Man’s Sky Kembali Beri Update Berskala Besar Gratis Bertajuk ‘Remnant’

No Man's Sky kembali kedatangan update masif 'Remnant' yang beri…
February 12, 2026 - 0

Silent Hill Transmission Akan Bahas Mengenai Silent Hill: Townfall

Konami akan gelar acara Silent Hill Transmission terbaru pada Februari…