Pengembang ini Bikin Sistem Jamming Drone Berbasis Raspberry Pi

Author
Irham
Reading time:
November 25, 2024

Penggunaan teknologi berbasis Raspberry Pi semakin berkembang, salah satunya adalah dalam pengembangan sistem jamming drone. Proyek terbaru dari Media-Grizzly, bernama D.E.S.E.R.T Pi-Powered Tactical System, menunjukkan bagaimana perangkat kecil ini dapat digunakan untuk mengintervensi sinyal drone. Tentunya ini menarik, mengingat Raspberry Pi sendiri hadir sebagai sistem open source, dan juga punya portabilitas yang baik.

Jamming Drone Raspberry Pi

Cara Kerja Jamming Drone Raspberry Pi

D.E.S.E.R.T Pi-Powered Tactical System menggunakan Raspberry Pi sebagai inti dari sistemnya. Dengan menghubungkan antena dan mengaktifkan saklar “DE-AUTH”, perangkat ini dapat mengganggu sinyal drone dalam radius tertentu. Saat saklar diaktifkan, drone yang berada dalam jangkauan akan kehilangan koneksi dengan pengontrolnya, membuatnya tidak dapat beroperasi.

Jamming Drone Raspberry Pi

Sistem ini memanfaatkan Raspberry Pi 4B, tetapi kompatibel dengan model lain seperti Raspberry Pi Zero atau bahkan Raspberry Pi 5 dengan sedikit penyesuaian. Untuk dayanya, perangkat ini menggunakan baterai 12V dan konverter 5V, dengan konsumsi daya total sekitar 17 watt. Selain itu, sistem ini dilengkapi layar LCD untuk menampilkan informasi, termasuk rencana penambahan fitur pemantauan daya secara real-time menggunakan sensor Adafruit INA219.

Baca Juga:  CEO NVIDIA: Halusinasi AI Masih Belum Bisa Diatasi Dalam Waktu Dekat • Jagat Review

Sistem seperti ini tentunya punya potensi besar, terutama di bidang keamanan. Teknologi bisa mencegah pengoperasian drone di area terlarang seperti fasilitas militer atau zona pribadi. Ya, apalagi saat ini perangkat Drone sudah dipakai sebagai peralatan militer, yang punya kemampuan berbahaya untuk menyerang orang, teknologi ini akan sangat berguna untuk menghindari resiko.

Namun, Media-Grizzly menekankan bahwa penggunaan fitur ini bersifat teoretis dan tergantung pada regulasi hukum di setiap negara. Dalam banyak wilayah, penggunaan jammer drone tanpa izin dianggap ilegal. Oleh karena itu, perangkat ini lebih cocok untuk tujuan pengujian atau situasi darurat yang diatur oleh otoritas.

Pengembang berencana untuk membagikan kode sumber proyek ini di GitHub, memungkinkan komunitas pengembang untuk mempelajari dan mungkin memodifikasi sistem ini lebih lanjut. Mereka juga aktif berbagi perkembangan proyek melalui platform seperti Reddit.

Sumber

Share
Load Comments

Gadget

October 19, 2025 - 0

Review Infinix GT 30: Smartphone Gaming Padahal Aslinya All-Rounder!

Ini adalah Infinix GT 30! Ya, hape ini adalah versi…
July 10, 2025 - 0

Fossil Hadirkan Dua Jam Tangan Kolaborasi Marvel Fantastic Four

Fossil mengumumkan hadrinya dua jam tangan eksklusif hasil kolaborasi Marvel…
June 18, 2025 - 0

Review “Singkat” Samsung Galaxy S25 Edge: Smartphone Pemicu Pro-Kontra! Sebaik/Seburuk Itu?

Ini hape yang memicu Pro-kontra.  Banyak orang, bahkan kami pun…
June 17, 2025 - 0

Review Amazfit Active 2 Square: Smartwatch “Kotak” yang Klasik, Canggih, dan Baterai Awet!

Kalian sedang cari smartwatch bentuk kotak yang canggih, baterai irit,…

Laptop

April 29, 2026 - 0

Review Axioo Pongo 755 AMD: Sama Kencangnya, Sama Komplitnya, Lebih Murah Harganya

Ini Laptop Gaming pertama dari Axioo dengan prosesor AMD Ryzen.…
April 27, 2026 - 0

Review Acer Predator Helios 16 AI: Laptop Gaming 16″ Paling “Monster” dari Acer!

Ini adalah Acer Predator Helios 16 AI! Walaupun ukurannya 16…
April 26, 2026 - 0

Review ASUS ROG Strix G16 (G615): Laptop ROG Kelas Atas dengan RTX 5080, Sekencang Apa?

Ini adalah Laptop Gaming Monster dari ASUS yang performanya super…
April 13, 2026 - 0

Review Axioo Hype AI 5: Racikan Kencang Merk Lokal dengan Intel Core Ultra

Ini Laptop tipis dan ringan pertama dari Axioo dengan prosesor…

Gaming

April 30, 2026 - 0

Film Nintendo Berikutnya Garapan Illumination Dikabarkan Rilis April 2028

Sebuah film Nintendo baru garapan Illumination dilaporkan muncul di jadwal…
April 30, 2026 - 0

Nama WUCHANG: Fallen Feathers Dibeli Digital Bros

Digital Bros resmi membeli IP WUCHANG: Fallen Feathers dari Chengdu…
April 30, 2026 - 0

Windrose Janjikan Daerah Baru Bernama Ashlands via Roadmap

Windrose bagikan roadmap terbarunya dengan janji akan bawakan daerah baru…
April 29, 2026 - 0

EA Sebut 85 Persen Proses QA Mereka Kini Sudah Gunakan AI

EA mengungkap sekitar 85 persen proses quality assurance mereka kini…