Kerja Sama Seperti Microsoft-OpenAI Timbulkan Kekhawatiran Potensi Monopoli

Author
Mahfud
Reading time:
January 19, 2025

Federal Trade Commission (FTC) alias Komisi Perdagangan Amerika Serikat mengatakan bahwa kerja sama antara raksasa teknologi dengan startup AI telah menimbulkan kekhawatiran soal monopoli. Contoh besarnya seperti hubungan erat antara Microsoft dengan OpenAI, atau raksasa seperti Amazon dan Google dengan Anthropic.

microsoft openai

Melansir dari TechCrunch, FTC menyoroti bagaimana kemitraan oleh perusahaan teknologi besar dapat menciptakan keterikatan dan dapat merampas inovasi AI kunci dari startup, hingga mengungkapkan informasi sensitif. Hal tersebut diklaim dapat merusak persaingan yang adil dengan perusahaan lainnya.

Untuk diketahui, Microsoft sejauh ini dilaporkan telah menggelontorkan setidaknya USD 13 miliar ke OpenAI untuk mendukung pengembangan dan penelitian generative AI. Sementara itu, perusahaan seperti Amazon dan Google juga melakukan hal yang sama ke Anthropic.

Masalah utama yang diangkat adalah praktik ‘circular spending,’ di mana dana yang diberikan startup harus digunakan untuk layanan dari investor itu sendiri. Contohnya, Microsoft meminta OpenAI menggunakan kredit Azure mereka, yang mengurangi risiko keuangan Microsoft tetapi mempersempit peluang dari si startup.

Ketergantungan ke Raksasa Teknologi

FTC menilai, pola seperti ini bisa menciptakan ketergantungan berlebih pada raksasa teknologi. Hal ini berpotensi menghambat persaingan karena startup sulit bekerja sama dengan banyak pihak sekaligus.

Selain itu, perusahaan besar sering kali mendapatkan akses ke data sensitif dan model AI canggih milik startup. Bahkan, beberapa kesepakatan dapat memberikan hak kepada investor untuk menggunakan data atau output model AI tersebut.

Ada pula kekhawatiran soal konsolidasi talenta di bidang AI. FTC memperingatkan, kemitraan ini dapat memusatkan para ahli AI pada perusahaan besar, menyulitkan startup kecil mencari tenaga ahli yang dibutuhkan.

Laporan ini bertujuan memberikan gambaran kepada pembuat kebijakan tentang risiko dari dominasi raksasa teknologi di sektor AI. Bagaimana menurut kalian, apakah kemitraan seperti ini lebih banyak manfaat atau bahayanya?

Share
Load Comments

Gadget

October 19, 2025 - 0

Review Infinix GT 30: Smartphone Gaming Padahal Aslinya All-Rounder!

Ini adalah Infinix GT 30! Ya, hape ini adalah versi…
July 10, 2025 - 0

Fossil Hadirkan Dua Jam Tangan Kolaborasi Marvel Fantastic Four

Fossil mengumumkan hadrinya dua jam tangan eksklusif hasil kolaborasi Marvel…
June 18, 2025 - 0

Review “Singkat” Samsung Galaxy S25 Edge: Smartphone Pemicu Pro-Kontra! Sebaik/Seburuk Itu?

Ini hape yang memicu Pro-kontra.  Banyak orang, bahkan kami pun…
June 17, 2025 - 0

Review Amazfit Active 2 Square: Smartwatch “Kotak” yang Klasik, Canggih, dan Baterai Awet!

Kalian sedang cari smartwatch bentuk kotak yang canggih, baterai irit,…

Laptop

July 6, 2026 - 0

Review Acer Swift Go 14 AI Pro Edition: Ringan, Ringkas, Baterai Awet dan Bisa Gaming?

Laptop se-tipis, se-ringan dan se-cantik ini bisa main game Triple-A?…
July 4, 2026 - 0

Laptop Windows RAM Cuma 8 GB? Bisa Buat Apa? feat. Infinix XBOOK 15

Harga RAM naik tinggi banget dan sepertinya susah turun dalam…
June 28, 2026 - 0

Review Acer Predator Helios Neo 16S AI: Prosesor Baru, Lebih Efisien, Bodi Tipis, Tetap Powerful!

Ini adalah laptop gaming dengan prosesor Panther Lake pertama yang…

Gaming

July 3, 2026 - 0

Inisiatif Stop Killing Games Digagalkan Parlemen Amerika

RUU Protect Our Games Act yang dimulai oleh inisiatif Stop…
July 3, 2026 - 0

GTA 6 Diprediksi Tak Bisa Berjalan 60 FPS di PS5 Pro & Xbox Series X

GTA 6 diprediksi hanya dapat berjalan di 30 FPS pada…
July 3, 2026 - 0

Nintendo Dikabarkan Siapkan Switch 2 dengan Layar LCD Baru

Nintendo dikabarkan tengah menyiapkan Switch 2 dengan panel LCD baru…
July 3, 2026 - 0

Xbox Tegaskan Tak Kurangi Investasi Game Meski Lakukan PHK Massal

Xbox menegaskan investasi untuk pengembangan game tidak berkurang meski perusahaan…