China Uji Coba BCI Jangka Panjang, Pasien Amputasi Bisa Main Game Hanya Pakai Pikiran

Author
Irham
Reading time:
May 18, 2025

Peneliti di China baru saja menguji teknologi antarmuka otak-komputer (brain-computer interface/BCI) yang bisa digunakan dalam jangka panjang. Dalam uji coba ini, seorang pasien amputasi mampu memainkan game balap hanya dengan menggunakan pikirannya, tanpa alat bantu fisik. Ini tentunya jadi langkah besar, karena sebelumnya biasanya teknologi BCI, baru bisa bertahan dalam waktu singkat atau bersifat eksperimental.

China BCI Jangka Panjang

Keberhasilan uji coba BCI jangka panjang ini yaitu penggunaan elektroda super kecil dan fleksibel yang ditanam langsung ke jaringan otak, yang mana ini disebut minim gangguan terhadap sistem imun. Tidak seperti operasi otak biasa, penanaman elektroda hanya memerlukan lubang kecil di tengkorak, sehingga lebih aman dan pemulihannya cepat. Setelah tiga minggu, pasien sudah bisa mengontrol kursor komputer dengan lancar.

BCI Makin Banyak Diuji Coba di Bidang Medis

BCI jangka panjang seperti ini akan sangat punya potensi manfaat, terutama bagi penyandang disabilitas. Dengan teknologi ini, sinyal otak bisa dipakai untuk mengoperasikan lengan robotik, kursi roda, atau perangkat lain secara mandiri—tanpa perlu gerakan fisik. Ini bisa sangat membantu mereka yang mengalami kelumpuhan atau kehilangan anggota tubuh.

Baca Juga: Acer Luncurkan Predator Helios Neo 14 AI, Laptop Gaming Ringkas dengan Tenaga AI • Jagat Review

Selain untuk gerakan, BCI juga punya potensi untuk membantu komunikasi bagi pasien yang kehilangan kemampuan bicara. Bahkan, dengan stimulasi listrik yang tepat, teknologi ini sedang diuji untuk mengatasi gangguan neurologis seperti Parkinson atau epilepsi. Semua ini menjadi mungkin karena sistem BCI yang tertanam bisa bertahan dan bekerja secara stabil dalam waktu lama.

Meski tantangan teknis masih ada, terutama dalam memproses sinyal otak yang kompleks, pengembangan BCI jangka panjang ini menunjukkan bahwa masa depan interaksi manusia dan teknologi bisa terjadi langsung dari dalam kepala, bukan sekadar lewat layar atau tombol.

Sumber

Share
Tags:

Load Comments

Gadget

October 19, 2025 - 0

Review Infinix GT 30: Smartphone Gaming Padahal Aslinya All-Rounder!

Ini adalah Infinix GT 30! Ya, hape ini adalah versi…
July 10, 2025 - 0

Fossil Hadirkan Dua Jam Tangan Kolaborasi Marvel Fantastic Four

Fossil mengumumkan hadrinya dua jam tangan eksklusif hasil kolaborasi Marvel…
June 18, 2025 - 0

Review “Singkat” Samsung Galaxy S25 Edge: Smartphone Pemicu Pro-Kontra! Sebaik/Seburuk Itu?

Ini hape yang memicu Pro-kontra.  Banyak orang, bahkan kami pun…
June 17, 2025 - 0

Review Amazfit Active 2 Square: Smartwatch “Kotak” yang Klasik, Canggih, dan Baterai Awet!

Kalian sedang cari smartwatch bentuk kotak yang canggih, baterai irit,…

Laptop

April 13, 2026 - 0

Review Axioo Hype AI 5: Racikan Kencang Merk Lokal dengan Intel Core Ultra

Ini Laptop tipis dan ringan pertama dari Axioo dengan prosesor…
April 10, 2026 - 0

Review ADVAN Workplus AI: Makin “Plus” Buat Kerja Berat dan Main Game

Laptop tipis dan ringan ini punya tipe GPU yang mirip…
March 26, 2026 - 0

Review ASUS Zenbook S16 OLED (UM5606GA): Tipis dan Ringan tapi Kencang dan Kekinian!

Ini adalah ASUS Zenbook S 16 OLED keluaran 2026. Desainnya…

Gaming

April 19, 2026 - 0

ARC Raiders Kembali Buka Pendaftaran Untuk Expedition

ARC Raiders kembali membuka pendaftaran untuk pemain end game yang…
April 17, 2026 - 0

Console Legendaris NeoGeo AES Kembali Dirilis Oleh SNK

SNK bersama Plaion kembali rilis console legendaris NeoGeo AES dengan…
April 17, 2026 - 0

Subnautica 2 Hapus Nama Krafton Dari Kolom Publisher di Steam

Setelah Krafton kalah dalam proses peradilan terkait drama Subnautica 2,…
April 17, 2026 - 0

Windrose Berhasil Terjual 500 Ribu Copy Dalam 2 Hari

Baru 2 hari semenjak mulai early access, Windrose telah berhasil…