Steam Berjalan di Nintendo Switch, Proton Beta Buka Peluang Baru untuk Perangkat ARM

Reading time:
April 19, 2026

Valve dikabarkan mulai membuka peluang penggunaan Steam di perangkat handheld gaming berbasis ARM. Hal ini terlihat setelah seorang pengguna berhasil menampilkan Steam yang berjalan di Nintendo Switch melalui sistem Linux modifikasi dengan versi terbaru Proton 11.0 Beta1. Meski masih sebatas uji coba, perkembangan ini menarik karena bisa membuka jalan bagi lebih banyak handheld non-PC untuk menjalankan ekosistem Steam.

Steam di Nintendo Switch

Valve Bawa Teknologi Translasi Baru Dalam Steam

Valve sendiri telah merilis Proton 11.0 Beta1 melalui halaman GitHub resminya beserta beberapa catatan pembaruan. Salah satu perubahan penting yang mereka hadirkan di versi ini adalah FEX 2604, yaitu lapisan translasi yang dirancang untuk membantu software berbasis x86 berjalan di perangkat ARM Linux. Kehadiran fitur ini pun langsung menarik perhatian komunitas handheld gaming.

Sebagai gambaran, sebagian besar game PC saat ini dibuat untuk prosesor arsitektur x86 yang umum dipakai chip Intel dan AMD. Sementara itu, Nintendo Switch memakai chip ARM yang lebih umum ditemukan di smartphone. Karena perbedaan arsitektur tersebut, game PC biasanya tidak bisa langsung dimainkan begitu saja di perangkat seperti Nintendo Switch.

Valve Release Proton Beta

Melalui FEX 2604, instruksi yang awalnya ditujukan untuk prosesor x86 dapat diterjemahkan ke format yang dipahami prosesor ARM. Dengan kata lain, perangkat ARM berpeluang menjalankan game PC tanpa perlu menunggu pengembang membuat versi khusus terlebih dahulu. Inilah yang membuat Steam mulai terlihat punya potensi hadir di lebih banyak perangkat non-PC.

Baca Juga: YouTube Shorts Kini Bisa “Dinonaktifkan”!

Meski begitu, demonstrasi yang beredar masih berada pada tahap awal dan baru sebatas menampilkan Steam yang bisa dijalankan di Switch. Performa game, stabilitas sistem, dan kompatibilitas penuh masih membutuhkan pengembangan lebih lanjut. Namun, jika Valve berhasil mematangkan dukungan ARM, maka perangkat handheld masa depan tidak harus selalu bergantung pada chip x86.

Kalau kalian dikasih pilihan, lebih tertarik handheld ARM atau x86?

Sumber

Share
Load Comments

Gadget

October 19, 2025 - 0

Review Infinix GT 30: Smartphone Gaming Padahal Aslinya All-Rounder!

Ini adalah Infinix GT 30! Ya, hape ini adalah versi…
July 10, 2025 - 0

Fossil Hadirkan Dua Jam Tangan Kolaborasi Marvel Fantastic Four

Fossil mengumumkan hadrinya dua jam tangan eksklusif hasil kolaborasi Marvel…
June 18, 2025 - 0

Review “Singkat” Samsung Galaxy S25 Edge: Smartphone Pemicu Pro-Kontra! Sebaik/Seburuk Itu?

Ini hape yang memicu Pro-kontra.  Banyak orang, bahkan kami pun…
June 17, 2025 - 0

Review Amazfit Active 2 Square: Smartwatch “Kotak” yang Klasik, Canggih, dan Baterai Awet!

Kalian sedang cari smartwatch bentuk kotak yang canggih, baterai irit,…

Laptop

April 13, 2026 - 0

Review Axioo Hype AI 5: Racikan Kencang Merk Lokal dengan Intel Core Ultra

Ini Laptop tipis dan ringan pertama dari Axioo dengan prosesor…
April 10, 2026 - 0

Review ADVAN Workplus AI: Makin “Plus” Buat Kerja Berat dan Main Game

Laptop tipis dan ringan ini punya tipe GPU yang mirip…
March 26, 2026 - 0

Review ASUS Zenbook S16 OLED (UM5606GA): Tipis dan Ringan tapi Kencang dan Kekinian!

Ini adalah ASUS Zenbook S 16 OLED keluaran 2026. Desainnya…

Gaming

April 19, 2026 - 0

ARC Raiders Kembali Buka Pendaftaran Untuk Expedition

ARC Raiders kembali membuka pendaftaran untuk pemain end game yang…
April 17, 2026 - 0

Console Legendaris NeoGeo AES Kembali Dirilis Oleh SNK

SNK bersama Plaion kembali rilis console legendaris NeoGeo AES dengan…
April 17, 2026 - 0

Subnautica 2 Hapus Nama Krafton Dari Kolom Publisher di Steam

Setelah Krafton kalah dalam proses peradilan terkait drama Subnautica 2,…
April 17, 2026 - 0

Windrose Berhasil Terjual 500 Ribu Copy Dalam 2 Hari

Baru 2 hari semenjak mulai early access, Windrose telah berhasil…