Review ASUS ROG Strix G16 (2025): Laptop Gaming Sultan Tanpa Kompromi!

Bodi ASUS ROG Strix G16 (2025)

ASUS ROG Strix G16 2033

Form Factor

  • Clamshell atau Laptop Klasik

Material

  • Polikarbonat

Desain

ASUS ROG Strix G16 2034 ASUS ROG Strix G16 2035 ASUS ROG Strix G16 2036
  • ROG Strix G16 2025 terinspirasi dari desain mobil balap yang aerodinamis, membuat laptop ini jadi lebih ramping dibandingkan generasi sebelumnya.
  • Di bagian tepi belakang menggunakan desain curved, mirip seperti mobil balap.
  • Desain cover atasnya tergolong sangat simpel, dengan garis diagonal kecil dan logo ROG yang besar.
  • Bagian bawah bodi laptopnya dilengkapi dengan lightbar RGB di sepanjang chassis, dan memberikan kesan “floating” atau “melayang” saat lightbar-nya dinyalakan.
    • Pengaturan warna dari Lightbar RGB ini dapat di-sinkronasi-kan dengan perangkat RGB lain yang mendukung Aura Effect dari ROG, dan dapat diatur melalui software Armoury Crate.

ASUS ROG Strix G16 2037Dan kalau berbicara mengenai bagian bawahnya tadi kita sudah jelaskan ya, kalau laptop yang satu ini menggunakan Tool-less design.

    • Jadi kita tidak memerlukan alat apapun untuk membuka covernya, cukup buka kunci, dan slide bagian bawahnya.
    • Saat kita mau upgrade SSD juga tidak memerlukan obeng, karena ASUS menggunakan sistem Q-Latch yang ada di motherboard ROG mereka.
    • Jadi saat kita mau upgrade RAM, upgrade SSD, atau membersihkan kipas, semua bisa dilakukan dengan mudah dan cepat.
    • Kalau kata ASUS sih “Your Ultimate Pit Stop,” mungkin karena proses bongkar dan upgrade-nya secepat pitstop di Formula One kali ya…
  • Oh iya, saat cover bawahnya dibuka, laptop ini akan secara otomatis memutus semua aliran listrik dari baterai ke motherboard, jadi biar lebih aman saat kita mau upgrade RAM atau SSD.

Warna

  • Eclipse Gray

Dimensi

ASUS ROG Strix G16 2038
  • Panjang – 35.4 CM
  • Lebar – 26.8 CM
  • Untuk tebalnya:
    • Di sisi paling tipis 2.28 CM
    • Dan sisi paling tebal di 3.08 CM

Bobot

ASUS ROG Strix G16 2039
  • Laptop – 2.57 Kilogram
  • Charger – 635 Gram
    • Untuk chargernya yang satu ini punya daya total di 280 Watt.
  • Total – 3.2 Kilogram

Display

ASUS ROG Strix G16 2040
  • Menggunakan ROG Nebula Display
  • IPS-Level Panel
  • Ukuran 16 inci dengan resolusi 2.5K, atau lebih tepatnya di 2560×1600 piksel.
  • Aspect Ratio udah modern di 16:10
  • Refresh rate 240 Hz dengan response time di 3ms dan sudah mendukung NVIDIA G-Sync.
    • Jadi layarnya udah cocok banget nih buat gaming.
  • Menurut ASUS, peak brightness-nya ada di 500nits, dengan color gamut di 100% DCI-P3
  • Berdasarkan pengujian kami:
    • Tingkat kecerahan maksimal ada di 536 nits
    • Gamut Coverage di 97.3% DCI-P3, dan
    • Gamut Volume di 104.2% DCI-P3.
  • Layarnya juga sudah Pantone Validated, jadi emang cocok banget buat content creation.
ASUS ROG Strix G16 2041
  • Mau dipakai berlama-lama juga tetap nyaman karena sudah disertifikasi low blue light dari TUV Rheinland.
  • Layar ini menggunakan ACR Technology, yaitu dua lapisan film ACR atau Ambient Contrast Ratio yang diklaim membantu mengurangi pantulan cahaya, dan meningkatkan kontras warna pada layar.
    • Jadi meskipun layarnya matte atau anti-glare, warna yang ditampilkan bisa tetap terlihat cerah.
  • Bingkai layar sisi kanan-kirinya juga tergolong tipis.
    • Untuk bingkai atas memang sedikit lebih tebal, karena terdapat kamera disitu.

Kamera dan Microphone

ASUS ROG Strix G16 2042
  • Untuk kameranya punya resolusi 1080p 30fps dan sudah mendukung fitur Windows Studio Effects.
  • Mikrofonnya terletak di sisi kanan-kiri webcam, dan sudah dilengkapi dengan fitur Noise Cancelling yang dapat diakses melalui software Armoury Crate.

Audio

ASUS ROG Strix G16 (2025)
  • Menggunakan konfigurasi dua buah speaker dengan Smart Amplifier Technology.
  • Terdapat software Dolby Access untuk mengatur profil audio dan equalizer.
  • Untuk speakernya memang terasa agak kurang lantang di telinga kami, apalagi untuk sebuah laptop dengan kelas harga ini.
    • Meski demikian, kualitas suaranya masih tergolong bagus. Detail-nya terdengar dengan rapi. Vokalnya cukup jelas, dan Bassnya juga sudah terasa meskipun bukan tipe yang menggelegar.

Konektor

ASUS ROG Strix G16 2044
  • Kiri
    • DC-IN
    • 1x Ethernet Port
    • 1x HDMI 2.1
    • 1x USB 3.2 Gen 2 Type-A (10 Gbps)
    • 2x Thunderbolt 5
    • 1x Audio Jack Combo 3.5mm
ASUS ROG Strix G16 2045
  • Kanan
    • 2x USB 3.2 Gen 2 Type-A (10 Gbps)

Keyboard

ASUS ROG Strix G16 2046
  • Tombol keyboardnya menggunakan ROG Overstroke Technology yang diklaim dapat membuat tombolnya lebih responsif.
  • Meskipun ukurannya 16 inci, keyboard yang satu ini masih belum dilengkapi dengan tombol numpad.
  • Sedangkan untuk tombolnya terasa sangat solid dan cukup soft saat digunakan untuk mengetik.
  • Di bagian atas terdapat lima tombol makro untuk akses cepat ke volume, mute mikrofon, mode performa dan software Armoury Crate.
    • Kelima fungsi tombol ini dapat diubah sesuai dengan kebutuhan penggunanya melalui software Armoury Crate.
  • Tombol anak panahnya punya ukuran yang besar dan menyatu dengan tombol navigasi seperti home, page up, page down dan end, jadi tetap nyaman digunakan.
  • Untuk tombol QWER dan ASDF punya keycaps yang semi-transparan untuk menandakan bahwa “ini nih tombol yang sering dipencet pas main game.”
  • Tentunya keyboard ini sudah dilengkapi backlit per-key RGB dengan tiga tingkat kecerahan.
    • Untuk pengaturan tingkat kecerahan dan mode cahaya lanjutan dapat diakses melalui software Armoury Crate.

Touchpad

ASUS ROG Strix G16 2047
  • Untuk touchpad punya ukuran yang tergolong besar, di 15 x 9.9 CM, ini diklaim 36% lebih besar dibandingkan generasi sebelumnya.
  • Touchpad-nya tidak memiliki tombol khusus untuk klik kiri dan kanan, tapi tentunya sudah menggunakan Windows Precision Touchpad.

Sistem Keamanan

ASUS ROG Strix G16 2048
  • Laptop gaming ini sudah dilengkapi dengan sistem keamanan biometrik berupa infra red camera yang sudah mendukung Windows Hello.

Sistem Pendingin

ASUS ROG Strix G16 2049
  • Nah ini juga menarik, karena ROG Strix G16 2025 sudah menggunakan ROG Intellegent Cooling yang menggabungkan berbagai teknologi.
  • Pertama ada End-to-end Vapor Chamber dengan heatsink sandwich design.
    • Jadi vapor chamber-nya punya permukaan yang luas, dan dihimpit oleh dua lapis heatpipe yang mengarah ke belakang.
    • Desain seperti ini memastikan agar pembuangan panas bisa sangat optimal.
  • Kedua, laptop ini menggunakan teknologi Tri-Fan, atau tiga buah kipas untuk menjamin sirkulasi udara maksimal ke area vapor chamber dan komponen internal dari laptopnya.
  • Ketiga, laptop ini menggunakan Liquid Metal Conductonaut Extreme sebagai solusi thermal compound untuk CPU dan GPU-nya.
  • Desain pendingin ini diklaim mampu membuat temperatur prosesor turun hingga 15 derajat Celcius, dan menurunkan tingkat kebisingan pada mode Turbo dibandingkan dengan generasi sebelumnya.

Simak pembahasan lengkapnya berikut ini:

Share
Load Comments

Gadget

October 19, 2025 - 0

Review Infinix GT 30: Smartphone Gaming Padahal Aslinya All-Rounder!

Ini adalah Infinix GT 30! Ya, hape ini adalah versi…
July 10, 2025 - 0

Fossil Hadirkan Dua Jam Tangan Kolaborasi Marvel Fantastic Four

Fossil mengumumkan hadrinya dua jam tangan eksklusif hasil kolaborasi Marvel…
June 18, 2025 - 0

Review “Singkat” Samsung Galaxy S25 Edge: Smartphone Pemicu Pro-Kontra! Sebaik/Seburuk Itu?

Ini hape yang memicu Pro-kontra.  Banyak orang, bahkan kami pun…
June 17, 2025 - 0

Review Amazfit Active 2 Square: Smartwatch “Kotak” yang Klasik, Canggih, dan Baterai Awet!

Kalian sedang cari smartwatch bentuk kotak yang canggih, baterai irit,…

Laptop

February 21, 2026 - 0

Review ASUS Zenbook 14 OLED (UM3406GA): Laptop Tipis-Ringan Kelas Atas dengan AMD Ryzen AI 400

Bodi ASUS Zenbook 14 OLED (UM3406GA) Form Factor Clamshell Material…
February 6, 2026 - 0

Review Acer Nitro V 16S AI: Gaming Kenceng, Nyari Duit Kenceng, Harga Lebih Terjangkau!

Bodi Acer Nitro V 16S AI Form Factor Clamshell Material…
February 5, 2026 - 0

Review ASUS ExpertBook P3 Setelah 100 Hari: Tetap “Gres” Seperti Baru?

Laptop Bisnis ini tidak rusak meskipun diinjak, disiram, ataupun dijatuhkan.…
January 28, 2026 - 0

Review HP OMEN 16 (AP0999AX): Super Kencang Tapi Tetap Adem! Cocok Jadi Alternatif OMEN MAX?

Bodi HP OMEN 16 (AP0999AX) Form Factor Clamshell atau laptop…

Gaming

March 10, 2026 - 0

Sony Dikabarkan Lakukan Dynamic Pricing Test di PlayStation Store

Harga game di PS Store dikabarkan perlihatkan adanya perbedaan, berkat…
March 10, 2026 - 0

Marathon Sertakan Nama Artis Dari Drama Plagiat di Credits

Akhirnya misteri seputar penyelesaian drama plagiat art yang sempat terjadi…
March 10, 2026 - 0

Studio Developer Until Dawn Remake Resmi Ditutup Pada Februari 2026

Efek dari kurang suksesnya Until Dawn Remake di 2024 lalu…
March 10, 2026 - 0

Kreator MindsEye Kembali PHK Karyawannya di Awal 2026

Studio yang ada di balik MindsEye kembali lakukan PHK massal…