Review ASUS ROG Strix G16 (2025): Laptop Gaming Sultan Tanpa Kompromi!
Bodi ASUS ROG Strix G16 (2025)

Form Factor
- Clamshell atau Laptop Klasik
Material
- Polikarbonat
Desain



- ROG Strix G16 2025 terinspirasi dari desain mobil balap yang aerodinamis, membuat laptop ini jadi lebih ramping dibandingkan generasi sebelumnya.
- Di bagian tepi belakang menggunakan desain curved, mirip seperti mobil balap.
- Desain cover atasnya tergolong sangat simpel, dengan garis diagonal kecil dan logo ROG yang besar.
- Bagian bawah bodi laptopnya dilengkapi dengan lightbar RGB di sepanjang chassis, dan memberikan kesan “floating” atau “melayang” saat lightbar-nya dinyalakan.
- Pengaturan warna dari Lightbar RGB ini dapat di-sinkronasi-kan dengan perangkat RGB lain yang mendukung Aura Effect dari ROG, dan dapat diatur melalui software Armoury Crate.

-
- Jadi kita tidak memerlukan alat apapun untuk membuka covernya, cukup buka kunci, dan slide bagian bawahnya.
- Saat kita mau upgrade SSD juga tidak memerlukan obeng, karena ASUS menggunakan sistem Q-Latch yang ada di motherboard ROG mereka.
- Jadi saat kita mau upgrade RAM, upgrade SSD, atau membersihkan kipas, semua bisa dilakukan dengan mudah dan cepat.
- Kalau kata ASUS sih “Your Ultimate Pit Stop,” mungkin karena proses bongkar dan upgrade-nya secepat pitstop di Formula One kali ya…
- Oh iya, saat cover bawahnya dibuka, laptop ini akan secara otomatis memutus semua aliran listrik dari baterai ke motherboard, jadi biar lebih aman saat kita mau upgrade RAM atau SSD.
Warna
- Eclipse Gray
Dimensi

- Panjang – 35.4 CM
- Lebar – 26.8 CM
- Untuk tebalnya:
- Di sisi paling tipis 2.28 CM
- Dan sisi paling tebal di 3.08 CM
Bobot

- Laptop – 2.57 Kilogram
- Charger – 635 Gram
- Untuk chargernya yang satu ini punya daya total di 280 Watt.
- Total – 3.2 Kilogram
Display

- Menggunakan ROG Nebula Display
- IPS-Level Panel
- Ukuran 16 inci dengan resolusi 2.5K, atau lebih tepatnya di 2560×1600 piksel.
- Aspect Ratio udah modern di 16:10
- Refresh rate 240 Hz dengan response time di 3ms dan sudah mendukung NVIDIA G-Sync.
- Jadi layarnya udah cocok banget nih buat gaming.
- Menurut ASUS, peak brightness-nya ada di 500nits, dengan color gamut di 100% DCI-P3
- Berdasarkan pengujian kami:
- Tingkat kecerahan maksimal ada di 536 nits
- Gamut Coverage di 97.3% DCI-P3, dan
- Gamut Volume di 104.2% DCI-P3.
- Layarnya juga sudah Pantone Validated, jadi emang cocok banget buat content creation.

- Mau dipakai berlama-lama juga tetap nyaman karena sudah disertifikasi low blue light dari TUV Rheinland.
- Layar ini menggunakan ACR Technology, yaitu dua lapisan film ACR atau Ambient Contrast Ratio yang diklaim membantu mengurangi pantulan cahaya, dan meningkatkan kontras warna pada layar.
- Jadi meskipun layarnya matte atau anti-glare, warna yang ditampilkan bisa tetap terlihat cerah.
- Bingkai layar sisi kanan-kirinya juga tergolong tipis.
- Untuk bingkai atas memang sedikit lebih tebal, karena terdapat kamera disitu.
Kamera dan Microphone

- Untuk kameranya punya resolusi 1080p 30fps dan sudah mendukung fitur Windows Studio Effects.
- Mikrofonnya terletak di sisi kanan-kiri webcam, dan sudah dilengkapi dengan fitur Noise Cancelling yang dapat diakses melalui software Armoury Crate.
Audio

- Menggunakan konfigurasi dua buah speaker dengan Smart Amplifier Technology.
- Terdapat software Dolby Access untuk mengatur profil audio dan equalizer.
- Untuk speakernya memang terasa agak kurang lantang di telinga kami, apalagi untuk sebuah laptop dengan kelas harga ini.
- Meski demikian, kualitas suaranya masih tergolong bagus. Detail-nya terdengar dengan rapi. Vokalnya cukup jelas, dan Bassnya juga sudah terasa meskipun bukan tipe yang menggelegar.
Konektor

- Kiri
- DC-IN
- 1x Ethernet Port
- 1x HDMI 2.1
- 1x USB 3.2 Gen 2 Type-A (10 Gbps)
- 2x Thunderbolt 5
- 1x Audio Jack Combo 3.5mm

- Kanan
- 2x USB 3.2 Gen 2 Type-A (10 Gbps)
Keyboard

- Tombol keyboardnya menggunakan ROG Overstroke Technology yang diklaim dapat membuat tombolnya lebih responsif.
- Meskipun ukurannya 16 inci, keyboard yang satu ini masih belum dilengkapi dengan tombol numpad.
- Sedangkan untuk tombolnya terasa sangat solid dan cukup soft saat digunakan untuk mengetik.
- Di bagian atas terdapat lima tombol makro untuk akses cepat ke volume, mute mikrofon, mode performa dan software Armoury Crate.
- Kelima fungsi tombol ini dapat diubah sesuai dengan kebutuhan penggunanya melalui software Armoury Crate.
- Tombol anak panahnya punya ukuran yang besar dan menyatu dengan tombol navigasi seperti home, page up, page down dan end, jadi tetap nyaman digunakan.
- Untuk tombol QWER dan ASDF punya keycaps yang semi-transparan untuk menandakan bahwa “ini nih tombol yang sering dipencet pas main game.”
- Tentunya keyboard ini sudah dilengkapi backlit per-key RGB dengan tiga tingkat kecerahan.
- Untuk pengaturan tingkat kecerahan dan mode cahaya lanjutan dapat diakses melalui software Armoury Crate.
Touchpad

- Untuk touchpad punya ukuran yang tergolong besar, di 15 x 9.9 CM, ini diklaim 36% lebih besar dibandingkan generasi sebelumnya.
- Touchpad-nya tidak memiliki tombol khusus untuk klik kiri dan kanan, tapi tentunya sudah menggunakan Windows Precision Touchpad.
Sistem Keamanan

- Laptop gaming ini sudah dilengkapi dengan sistem keamanan biometrik berupa infra red camera yang sudah mendukung Windows Hello.
Sistem Pendingin

- Nah ini juga menarik, karena ROG Strix G16 2025 sudah menggunakan ROG Intellegent Cooling yang menggabungkan berbagai teknologi.
- Pertama ada End-to-end Vapor Chamber dengan heatsink sandwich design.
- Jadi vapor chamber-nya punya permukaan yang luas, dan dihimpit oleh dua lapis heatpipe yang mengarah ke belakang.
- Desain seperti ini memastikan agar pembuangan panas bisa sangat optimal.
- Kedua, laptop ini menggunakan teknologi Tri-Fan, atau tiga buah kipas untuk menjamin sirkulasi udara maksimal ke area vapor chamber dan komponen internal dari laptopnya.
- Ketiga, laptop ini menggunakan Liquid Metal Conductonaut Extreme sebagai solusi thermal compound untuk CPU dan GPU-nya.
- Desain pendingin ini diklaim mampu membuat temperatur prosesor turun hingga 15 derajat Celcius, dan menurunkan tingkat kebisingan pada mode Turbo dibandingkan dengan generasi sebelumnya.
Simak pembahasan lengkapnya berikut ini:
Tags:
Daftar Isi
Load Comments














